HARI Jumat adalah hari yang paling mulia bagi umat Islam. Di hari istimewa ini, kaum muslimin dianjurkan memperbanyak amalan seperti bershalawat, berdoa, membaca Al-Qur’an, dan menghadiri shalat Jumat. Di antara amalan yang paling dianjurkan oleh Rasulullah adalah membaca Surah Al-Kahfi, surah ke-18 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 110 ayat. Anjuran ini bukan sekadar tradisi, melainkan memiliki dasar dari hadis-hadis sahih yang menjelaskan keutamaannya.
Surah Al-Kahfi berisi kisah-kisah penuh hikmah, seperti Ashabul Kahfi, Nabi Musa dan Khidir, pemilik dua kebun, hingga Dzulqarnain. Seluruh kisah tersebut mengajarkan tentang keimanan, kesabaran, tawakal, serta pentingnya menjaga diri dari fitnah dunia. Karena itulah, membacanya setiap Jumat menjadi sarana untuk menyegarkan hati dan menguatkan iman.
Baca Juga: Asma Binti Syakl Sahabiyah yang Tak Malu Belajar Agama
Keutamaan Surah Al Kahfi Untuk yang Membacanya di Hari Jumat
1. Mendapatkan Cahaya di Antara Dua Jumat
Keutamaan yang paling masyhur adalah memperoleh cahaya dari Allah hingga Jumat berikutnya. Rasulullah bersabda:
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, niscaya Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat.”
Para ulama menjelaskan bahwa cahaya tersebut dimaknai sebagai petunjuk, keberkahan, dan penjagaan Allah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menjadi penerang bagi hati agar lebih mudah membedakan kebenaran dan kebatilan.
2. Terlindung dari Fitnah Dajjal
Rasulullah juga mengajarkan agar umatnya membaca atau menghafal sepuluh ayat pertama Surah Al-Kahfi sebagai benteng dari fitnah Dajjal. Fitnah Dajjal merupakan ujian terbesar di akhir zaman, sehingga surah ini menjadi bekal spiritual yang sangat berharga bagi setiap muslim.
3. Menjadi Pengingat Kehidupan Akhirat
Surah Al-Kahfi dipenuhi pelajaran tentang kefanaan dunia. Kisah pemilik dua kebun mengingatkan agar manusia tidak sombong dengan harta, sedangkan kisah Ashabul Kahfi menunjukkan bahwa mempertahankan iman jauh lebih berharga daripada kenikmatan dunia. Membacanya setiap Jumat membantu hati kembali mengingat tujuan hidup yang sesungguhnya, yaitu mencari ridha Allah.
4. Meraih Pahala Membaca Al-Qur’an
Setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai pahala. Rasulullah menjelaskan bahwa satu huruf dibalas dengan sepuluh kebaikan. Ketika seseorang meluangkan waktu membaca Surah Al-Kahfi di hari Jumat, ia bukan hanya memperoleh keutamaan khusus surah tersebut, tetapi juga pahala besar dari tilawah Al-Qur’an.
***
Mayoritas ulama menjelaskan bahwa Surah Al-Kahfi dapat dibaca sejak malam Jumat, yaitu setelah matahari terbenam pada Kamis, hingga berakhirnya hari Jumat sebelum Maghrib. Jika belum sempat membaca sekaligus, seseorang boleh membaginya dalam beberapa waktu selama masih berada dalam rentang tersebut. Yang terpenting adalah menjaga keistiqamahan dalam mengamalkannya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan beritberita a-terkini dengan mengklik tautan ini.
Membaca Surah Al-Kahfi bukan sekadar mengejar keutamaan, tetapi juga kesempatan untuk merenungi pesan-pesan Allah yang begitu dalam. Jadikan hari Jumat sebagai momen memperbaiki hubungan dengan Al-Qur’an, karena hati yang dekat dengan firman-Nya akan lebih mudah menemukan ketenangan, hikmah, dan cahaya dalam menjalani kehidupan. [DW]





