SISWA Primary Jakarta Islamic School (JISc) mulai berani menyampaikan gambaran tentang masa depan yang ingin mereka raih.
Melalui lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk aktif berkomunikasi, berpikir kritis dan kreatif, JISc berupaya membantu anak mengenali potensi serta membangun keberanian untuk memiliki cita-cita.
“When a Jisc’s primary student talks about her future…” menjadi gambaran bagaimana seorang siswa Primary JISc mulai memandang masa depan dengan penuh harapan.
Bagi JISc, pembicaraan mengenai cita-cita bukan sekadar tentang profesi yang ingin dicapai, tetapi juga proses membangun karakter, kepercayaan diri dan kemampuan berpikir sejak dini.
Pendekatan tersebut sejalan dengan program pendidikan JISc yang mengembangkan keterampilan abad ke-21 melalui berbagai aktivitas pembelajaran.
Dari Bangku Primary JISc, Siswa Mulai Bicara tentang Masa Depan
Siswa tidak hanya diarahkan untuk menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan critical thinking, creative thinking, komunikasi serta keterampilan sosial.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebagai sekolah yang mengusung konsep The First Integrated Internasional Islamic School, JISc mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan program Al-Qur’an dengan pendidikan berstandar internasional. Sekolah ini menggunakan kurikulum Edexcel dari Inggris dan menjadi Official Edexcel Exam Centre.
Lingkungan belajar dengan jumlah siswa maksimal 16 orang per kelas juga menjadi bagian dari upaya menciptakan pembelajaran yang lebih dekat dan personal.
Konsep A School Like Home diterapkan agar siswa merasa nyaman dalam proses belajar sekaligus mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai potensinya.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Untuk jenjang Primary, JISc juga memberikan pengalaman belajar lintas budaya melalui Immersion Program ke Malaysia dan Singapura. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan siswa pada lingkungan global sejak usia dini.
Dengan berbagai pendekatan tersebut, JISc berupaya menyiapkan siswa bukan hanya untuk menghadapi kebutuhan pendidikan saat ini, tetapi juga memiliki wawasan dan kesiapan menghadapi masa depan.
Dari ruang kelas Primary, keberanian seorang siswa berbicara tentang masa depannya menjadi langkah kecil menuju mimpi yang lebih besar. [Din]





