• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 12 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kecantikan

Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

11/09/2026
in Kecantikan
Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

Foto: Istimewa

66
SHARES
507
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

HIJAB maupun helm bukan penyebab langsung ketombe. Namun, panas, keringat, sebum, kelembapan, dan residu yang terakumulasi sepanjang aktivitas dapat membuat gatal dan flakes lebih terasa pada kulit kepala yang rentan berketombe.

Berangkat menggunakan helm, bekerja seharian dengan hijab, lalu berpindah antara cuaca panas, perjalanan outdoor, dan ruangan ber-AC. Bagi banyak masyarakat Indonesia, mobilitas seperti ini sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Namun, di penghujung hari, sebagian orang mulai merasakan kulit kepala lebih lembap, cepat berminyak, gatal, atau melihat flakes kembali muncul.

Yang perlu diperhatikan bukan penggunaan hijab atau helm itu sendiri, melainkan perubahan kondisi kulit kepala selama tertutup dalam waktu lama. Keringat dapat bercampur dengan sebum, debu, polusi, serta residu produk rambut. Pada kulit kepala yang memang rentan berketombe, kombinasi tersebut dapat membuat keluhan menjadi lebih terasa.

Menurut dr. Ardhiah Iswanda Putri, Sp.D.V.E., M.Ked.Klin, Dermatologist sekaligus Dermascalp Expert Trichologist Board, kondisi kulit kepala dapat berubah mengikuti aktivitas dan lingkungan yang dihadapi sepanjang hari.

“Kulit kepala adalah lingkungan yang dinamis. Kondisinya dapat berubah mengikuti aktivitas, cuaca, keringat, polusi, dan produk yang digunakan.”

Karena itu, perawatan kulit kepala sebaiknya tidak hanya ditentukan oleh berapa lama seseorang menggunakan hijab atau helm, tetapi juga oleh apa yang terjadi pada kulit kepala setelah menjalani aktivitas tersebut.

Ketombe merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Produksi sebum, keberadaan Malassezia, kondisi microbiome, hingga scalp barrier dapat saling berperan.

Saat tubuh menghadapi suhu tinggi atau aktivitas meningkat, produksi keringat ikut bertambah. Ketika kulit kepala berada dalam kondisi tertutup, kelembapan dapat bertahan lebih lama. Keringat kemudian bercampur dengan minyak alami kulit kepala, debu, polusi, dan residu produk rambut.

Pada kulit kepala yang rentan berketombe, lingkungan yang lebih lembap dan berminyak dapat membuat gatal dan flakes lebih terasa.

Baca juga: Konsep Scalp Cycling Bantu Pahami Pemakaian Shampoo yang Sesuai

Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala

Seperti dijelaskan dr. Ardhiah:

“Ketombe yang terlihat di permukaan bisa menjadi tanda dari kondisi scalp yang belum seimbang. Karena itu, kita tidak hanya melihat flakes-nya, tetapi juga lingkungan tempat masalah itu muncul.”

Artinya, ketika ketombe terus kembali, perawatan tidak cukup hanya berfokus pada flakes yang terlihat. Kondisi kulit kepala tempat masalah tersebut muncul juga perlu diperhatikan.

Kondisi kulit kepala selama menggunakan hijab juga telah menjadi perhatian dalam penelitian dermatologi di Indonesia.

Penelitian yang dipimpin Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E., Subsp.D.T., FINSDV, FAADV bersama tim dermatologi FKUI–RSCM dan dipublikasikan dalam Scientific Reports pada 2023 menemukan adanya perbedaan komposisi scalp microbiome antara perempuan sehat pengguna hijab dan non-hijab.

Pada kelompok pengguna hijab, Malassezia restricta dan Staphylococcus capitis lebih umum ditemukan dibandingkan kelompok non-hijab.

Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi scalp pada covered-hair environment dapat memiliki karakteristik microbiome yang berbeda.

Namun, hasil tersebut tidak berarti hijab menyebabkan ketombe atau masalah kulit kepala. Studi ini bersifat cross-sectional sehingga menunjukkan adanya perbedaan pola microbiome, bukan hubungan sebab-akibat langsung.

Penelitian Prof. Sandra secara khusus mempelajari penggunaan hijab. Karena itu, temuannya tidak dapat langsung digeneralisasi untuk penggunaan helm.

Pada pengguna helm, faktor seperti panas, keringat, kelembapan, gesekan, serta kebersihan bagian dalam helm tetap menjadi hal yang relevan untuk diperhatikan dalam rutinitas sehari-hari.

Setelah beraktivitas seharian, kulit kepala yang sangat berminyak atau penuh residu memang perlu dibersihkan. Namun, ketika masalah yang terus muncul adalah ketombe, flakes, dan rasa gatal, pemilihan shampoo perlu mempertimbangkan bahan aktif yang memang ditujukan untuk masalah ketombe.

Salah satunya adalah Piroctone Olamine.

Pada Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo, Piroctone Olamine membantu mengontrol Malassezia dan sebum berlebih yang berkaitan dengan ketombe.

Formula tersebut dipadukan dengan Biomimetic ScalpTech™ powered by Molecular Amino. Molecular Amino meniru Natural Moisturizing Factors (NMF) yang secara alami terdapat pada kulit kepala untuk membantu mengurangi dry flakes, mempertahankan hidrasi, serta mendukung kondisi microbial barrier kulit kepala.

Kombinasi tersebut ditujukan pada dua kebutuhan yang sering muncul bersamaan pada kulit kepala yang rentan berketombe: membantu mengontrol faktor yang berkaitan dengan ketombe sekaligus menjaga kondisi kulit kepala tetap terhidrasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dalam pengujian produk, Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo teruji mengurangi ketombe hingga 92% setelah 14 hari. Selain itu, 90% merasa rasa gatal pada kulit kepala berkurang setelah satu kali penggunaan.

Perawatannya tidak perlu rumit. Hal yang paling penting adalah mencegah keringat, minyak, kelembapan, dan residu bertahan terlalu lama pada kulit kepala.

Pastikan rambut dan kulit kepala cukup kering sebelum kembali menggunakan hijab atau helm dalam waktu lama. Inner hijab dan bagian dalam helm yang rutin bersentuhan dengan rambut serta kulit kepala juga perlu dibersihkan dan dikeringkan secara berkala.

Setelah banyak berkeringat, hindari membiarkan kulit kepala tetap sangat lembap terlalu lama. Bila scalp sudah terasa sangat berminyak, gatal, atau flakes mulai muncul, bersihkan sesuai kebutuhannya.

Untuk menggunakan Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo, basahi rambut dan kulit kepala terlebih dahulu.

Busakan shampoo di tangan, kemudian aplikasikan busanya pada kulit kepala. Pijat lembut dengan gerakan melingkar, lalu bilas hingga bersih menggunakan air dingin atau hangat.

Jika ketombe terus menetap atau semakin berat, terutama apabila disertai kemerahan luas, luka, sisik tebal, atau kerontokan rambut yang tidak biasa, pemeriksaan oleh Dermatologist diperlukan untuk memastikan penyebab dan perawatan yang tepat.

Kulit kepala yang tertutup bukan berarti kulit kepala yang otomatis bermasalah. Yang lebih penting adalah memahami bagaimana kondisi scalp berubah sepanjang hari dan menyesuaikan perawatannya ketika ketombe, flakes, atau rasa gatal mulai berulang. [Din]

Tags: Ketombe Mudah Kambuh Saat Menggunakan Hijab atau Helm Seharian? Ini yang Terjadi pada Kulit Kepala
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Bahasa Arab Tak Sekadar Hafalan, JIBS Bekali Siswa untuk Percakapan Sehari-hari dan Umroh

Next Post

Ribuan Kembang Endhog Diarak di Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad

Next Post
Ribuan Kembang Endhog Diarak di Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad

Ribuan Kembang Endhog Diarak di Banyuwangi untuk Peringati Maulid Nabi Muhammad

Abu Vulkanik Bukan Hanya Mengganggu Pernapasan, Tapi Jadi Ancaman juga Bagi Mata

Abu Vulkanik Bukan Hanya Mengganggu Pernapasan, Tapi Jadi Ancaman juga Bagi Mata

Keringat Bukan Penyebab Utama Munculnya Ketombe

Keringat Bukan Penyebab Utama Munculnya Ketombe

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    395 shares
    Share 158 Tweet 99
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    357 shares
    Share 143 Tweet 89
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9299 shares
    Share 3720 Tweet 2325
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    819 shares
    Share 328 Tweet 205
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054
  • Hari Radio Nasional 2026 Mengingat Kembali Suara yang Menjaga Indonesia

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tren Kecantikan Kembali Nuansa Era 2000-an

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4795 shares
    Share 1918 Tweet 1199
  • 5 Style Hijab Tanpa Peniti yang Praktis dan Tetap Modis

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga