• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 22 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kecantikan

Konsep Scalp Cycling Bantu Pahami Pemakaian Shampoo yang Sesuai

11/09/2026
in Kecantikan
Konsep Scalp Cycling Bantu Pahami Pemakaian Shampoo yang Sesuai

Foto: Istimewa

70
SHARES
535
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KONSEP scalp cycling membantu memahami kapan scalp membutuhkan cleansing lebih mendalam dan kapan perlu kembali ke shampoo yang sesuai dengan concern utamanya.

Berangkat di tengah polusi kota, menggunakan helm atau penutup kepala selama perjalanan, berolahraga setelah jam kerja, hingga mengandalkan styling product untuk menjaga tampilan rambut sepanjang hari.

Dalam rutinitas dengan mobilitas tinggi, kulit kepala terus berhadapan dengan keringat, minyak, debu, polusi, dan residu produk.

Bagi sebagian orang, tanda-tandanya mudah dikenali: rambut lebih cepat lepek, kulit kepala terasa berminyak atau berat, bahkan seperti belum benar-benar bersih meski sudah rutin keramas.

Kondisi tersebut tidak selalu berarti seseorang perlu mencuci rambut lebih sering atau menggunakan cleansing yang lebih kuat. Yang perlu diperhatikan justru apa yang sedang menjadi kebutuhan kulit kepala pada saat itu.

Menurut dr. Ardhiah Iswanda Putri, Sp.D.V.E., M.Ked.Klin, Dermatologist sekaligus Dermascalp Expert Trichologist Board, kebutuhan scalp dapat berubah mengikuti aktivitas dan paparan sehari-hari.

“Ada saatnya scalp membutuhkan cleansing harian yang gentle, dan ada saatnya buildup perlu dibersihkan lebih mendalam. Kuncinya adalah menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan scalp.”

Baca juga: ParagonCorp dan BRIN Eksplorasi Mikroalga Lokal, Membuka Potensi Biodiversitas Indonesia

Konsep Scalp Cycling Bantu Pahami Pemakaian Shampoo yang Sesuai

Pendekatan inilah yang menjadi dasar konsep scalp cycling: bukan mengganti-ganti shampoo secara acak, tetapi menyesuaikan jenis cleansing dan perawatan dengan kondisi kulit kepala.

Pada hari dengan aktivitas ringan, cleansing rutin menggunakan shampoo yang sesuai dengan concern utama mungkin sudah cukup.

Namun setelah banyak berkeringat, terpapar polusi, menggunakan styling product, atau ketika scalp terasa lebih berminyak dan berat dari biasanya, residu dapat terakumulasi dan kebutuhan cleansing pun berubah.

Scalp cycling tidak perlu diterapkan sebagai jadwal kaku seperti “detox di hari pertama, treatment di hari kedua, lalu rest di hari berikutnya”.

Prinsipnya justru lebih sederhana: baca kondisi kulit kepala dan sesuaikan perawatannya dengan kebutuhan yang sedang dominan.

Seperti dijelaskan dr. Ardhiah:

“Scalp cycling bukan soal membersihkan lebih keras, tetapi memilih intensitas dan jenis perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit kepala.”

Dengan kata lain, tujuannya bukan membuat cleansing semakin intens, tetapi memahami kapan buildup membutuhkan pembersihan lebih mendalam dan kapan perawatan perlu kembali diarahkan pada concern utama.

Buildup dapat terbentuk dari kombinasi sebum, keringat, debu, polusi, serta residu produk rambut yang terakumulasi sepanjang aktivitas.

Ketika minyak dan residu menjadi masalah yang paling terasa, Dermascalp Expert Micellar Detox Shampoo dapat digunakan sebagai cleansing support dalam scalp cycling.

Dermascalp Expert Micellar Detox Shampoo menghadirkan Biomimetic ScalpTech™ powered by Hydra-B5 Complex dan Antioxidant Detoxifier, serta Potassium Cocoyl Glycinate sebagai bahan pembersih yang gentle.

Hydra-B5 Complex membantu mempertahankan hidrasi kulit kepala selama proses cleansing, sementara Antioxidant Detoxifier membantu membersihkan residu dan buildup yang terakumulasi akibat aktivitas dan paparan lingkungan.

Dalam pengujian produk, Dermascalp Expert Micellar Detox Shampoo memberikan deep cleansing hingga 99% setelah satu kali penggunaan. Selain itu, 93% merasa oil dan sebum berkurang setelah 14 hari.

Salah satu misconception dalam scalp cycling adalah anggapan bahwa detox shampoo perlu menggantikan shampoo yang biasa digunakan.

Padahal, buildup dan concern utama kulit kepala merupakan dua kebutuhan yang berbeda.

Seseorang yang rentan berketombe, misalnya, tetap membutuhkan shampoo yang memang ditujukan untuk masalah ketombe.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dalam kondisi tersebut, Dermascalp Expert Micellar Detox Shampoo dapat digunakan ketika buildup dan minyak terasa lebih dominan, kemudian rutinitas kembali menggunakan shampoo sesuai dandruff concern.

Untuk masalah ketombe, Dermascalp Expert Dandruff Relief Shampoo mengandung Piroctone Olamine yang membantu mengontrol Malassezia dan sebum berlebih yang berkaitan dengan ketombe.

Formula ini dipadukan dengan Biomimetic ScalpTech™ powered by Molecular Amino untuk membantu merawat dry flakes dan mempertahankan hidrasi kulit kepala.

Micellar Detox menjawab kondisi ketika buildup, minyak, dan residu sedang dominan. Dandruff Relief tetap menjawab masalah ketombe ketika itu menjadi concern utamanya.

Karena itu, scalp cycling tidak harus mengikuti kalender tertentu. Ketika buildup sudah tidak lagi menjadi masalah dominan, rutinitas dapat kembali diarahkan pada shampoo yang sesuai dengan kebutuhan utama kulit kepala.

Tidak setiap rambut yang lepek membutuhkan deep cleansing. Begitu pula tidak setiap hari dengan aktivitas tinggi otomatis membutuhkan detox shampoo.

Perhatikan perubahan yang benar-benar dirasakan: minyak terasa lebih berlebih dari biasanya, rambut lebih cepat lepek, kulit kepala terasa berat, atau residu produk terasa menumpuk setelah aktivitas.

Ketika tanda-tanda tersebut muncul, cleansing lebih mendalam dapat digunakan sesuai kebutuhan. Setelah kondisi scalp terasa kembali nyaman, gunakan kembali perawatan yang menjawab concern utamanya.

Jika kulit kepala terus mengalami gatal, ketombe menetap, iritasi, luka, sisik tebal, atau kerontokan rambut yang tidak biasa, pemeriksaan oleh Dermatologist diperlukan untuk mengetahui penyebab dan perawatan yang sesuai.

Kulit kepala tidak menghadapi kondisi yang sama setiap hari. Perawatan yang tepat bukan berarti melakukan lebih banyak, tetapi memahami kapan scalp membutuhkan cleansing lebih mendalam dan kapan perlu kembali pada perawatan yang menjawab masalah utamanya. [Din]

Tags: Konsep Scalp Cycling Bantu Pahami Pemakaian Shampoo yang Sesuai
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Usiaku 56 Tahun Sekarang

Next Post

Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

Next Post
Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

Memahamkan Kebaikan kepada Anak bukan Memaksa

Belajar Bahasa Arab Tak Sekadar Hafalan, JIBS Bekali Siswa untuk Percakapan Sehari-hari dan Umroh

Belajar Bahasa Arab Tak Sekadar Hafalan, JIBS Bekali Siswa untuk Percakapan Sehari-hari dan Umroh

Barang-barang yang Harus Masuk ke dalam Tas Persiapan Bencana

Barang-barang yang Harus Masuk ke dalam Tas Persiapan Bencana

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9581 shares
    Share 3832 Tweet 2395
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2539 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    304 shares
    Share 122 Tweet 76
  • Mencintai-Mu Diam-Diam

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kajian Aqidah Islam, Menengok Isi Kitab Talmud Yahudi (Bag. 2)

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • CNN Pecat 3 Karyawan karena Masuk Kantor Tanpa Divaksinasi

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Muddassar Ahmed: Filantropis Muslim Asia, Bekerja untuk Mengatasi Kelaparan di London

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga