MEMILIKI anak perempuan adalah amanah yang begitu indah sekaligus mulia. Allah tidak hanya menitipkan seorang putri untuk dibesarkan, tetapi juga mempercayakan hati yang lembut agar dibimbing mengenal iman, akhlak, dan kemuliaan. Karena itu, tugas orang tua bukan sekadar menjadikan anak perempuan cerdas dalam pelajaran dunia, melainkan juga membentuknya menjadi wanita yang kuat dalam keimanan dan indah dalam adab.
Di zaman ketika ukuran keberhasilan sering diukur dari prestasi dan pencapaian, kita perlu mengingat bahwa pendidikan terbaik dimulai dari hati. Ilmu akan membawanya membuka banyak pintu kesempatan, tetapi akhlak yang baik akan membuatnya dihormati di mana pun berada. Ketakwaan pula yang akan menjaga langkahnya ketika tidak ada orang tua di sisinya.
Baca Juga: Asma Binti Salamah Perempuan Tangguh yang Menyertai Hijrah ke Negeri Habasyah
Mendidik Putri Menjadi Cahaya Kebaikan
Ajarkan putri kita mencintai rumah, bukan karena rumah membatasi dirinya, tetapi karena rumah adalah tempat tumbuhnya ketenangan, kasih sayang, dan ibadah. Di sanalah ia belajar menghormati ayah dan ibu, menyayangi saudara, serta memahami bahwa keluarga adalah madrasah pertama sebelum ia mengenal dunia yang lebih luas.
Berbakti kepada kedua orang tua juga perlu ditanamkan sejak dini. Anak perempuan yang terbiasa menghormati dan melayani orang tuanya akan tumbuh menjadi pribadi yang penuh empati. Ia memahami bahwa keberkahan hidup tidak hanya datang dari kecerdasan, tetapi juga dari doa orang tua yang ridha kepadanya.
Selain itu, orang tua perlu membimbing putrinya memahami makna rasa malu yang terpuji dalam Islam. Rasa malu bukanlah kelemahan, melainkan perhiasan yang menjaga kehormatan seorang muslimah. Mengajarkan menutup aurat dengan baik, menjaga lisan, serta beradab ketika berada di luar rumah merupakan bekal yang akan melindunginya sepanjang hidup.
Yang tak kalah penting, jadilah teladan. Anak-anak lebih mudah meniru daripada mendengar nasihat. Ketika ibu menjaga shalatnya, ayah memperlakukan keluarganya dengan lembut, dan rumah dipenuhi dzikir serta kasih sayang, putri akan belajar bahwa agama bukan sekadar teori, tetapi cara hidup yang nyata.
Rasulullah memberikan kabar gembira bagi orang tua yang mendidik anak perempuan dengan penuh kebaikan. Beliau bersabda, “Barang siapa diuji dengan anak-anak perempuan, lalu ia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan betapa besar kemuliaan merawat, mendidik, dan menyayangi putri dengan ikhlas.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Semoga Allah menjadikan putri-putri kita sebagai penyejuk mata, wanita yang mencintai Al-Qur’an, menjaga kehormatannya, berbakti kepada orang tuanya, bermanfaat bagi umat, serta tumbuh menjadi muslimah salehah yang kelak menghantarkan keluarganya menuju keberkahan dan surga-Nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin. [DW]
Sumber: Ustadzah Oki Setiana Dewi





