BEBERAPA trik yang dapat diterapkan saat mengenakan vest rajut agar tampilan tetap seimbang dan tidak terlihat berlebihan.
Vest rajut atau sweater vest kerap identik dengan gaya preppy yang rapi dan klasik. Namun, item tanpa lengan ini sebenarnya cukup fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai pakaian.
Dengan pilihan atasan, bawahan, warna, dan motif yang tepat, vest rajut juga bisa digunakan untuk tampilan kasual sehari-hari.
Vest rajut dapat menjadi salah satu pilihan untuk layering, terutama ketika cuaca mulai berubah. Item tersebut juga tidak harus selalu dikenakan dengan kemeja seperti gaya klasik yang selama ini melekat padanya.
Baca juga: Tips Merajut Bagi Pemula yang Sederhana dan Mudah
Tiga Trik Padu Padan Vest Rajut
Berikut trik padu padan vest rajut:
Perhatikan Proporsi Tubuh
Memadukan beberapa lapis pakaian bukan berarti semua bagian harus dibuat longgar. Justru, keseimbangan antara ukuran vest dan pakaian lain dapat membuat keseluruhan tampilan terlihat lebih proporsional.
Triknya adalah menciptakan kontras, bukan menambah volume di semua bagian. Vest yang berukuran besar, misalnya, dapat diseimbangkan dengan bawahan yang memiliki struktur atau potongan yang lebih rapi.
Sebaliknya, jika vest yang digunakan lebih pendek atau pas di tubuh, pilihan bawahan dapat dibuat lebih santai.
Hal ini juga penting ketika memilih atasan untuk dikenakan di balik vest. Atasan yang terlalu tebal bersama vest rajut berukuran besar dapat membuat bagian atas tubuh terlihat penuh.
Karena itu, atasan yang lebih ringan dapat menjadi pilihan untuk menjaga siluet tetap seimbang.
Pilih Atasan yang Sesuai
Vest rajut dapat dipadukan dengan berbagai jenis atasan, tergantung tampilan yang ingin dihasilkan. Kemeja berkancing menjadi pilihan yang mudah jika ingin mendapatkan kesan rapi dan klasik.
Kombinasi tersebut juga dapat menghasilkan tampilan preppy atau Ivy League. Namun, vest tidak harus selalu dikenakan bersama kemeja.
Untuk gaya yang lebih santai, kaus lengan panjang dapat menjadi pilihan. Sementara itu, kaus biasa bisa digunakan ketika cuaca lebih hangat.
Kaus adalah pilihan transisi yang paling mudah. Pemilihan model atasan juga dapat disesuaikan dengan potongan vest.
Kaus berpotongan kotak di bawah vest berukuran besar dapat memberikan nuansa yang terinspirasi gaya 1990-an.
Sementara itu, kaus yang lebih pas dengan vest berpotongan pendek dapat memberikan kesan Y2K.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Mainkan Motif dan Warna
Motif pada vest juga dapat menjadi bagian yang membuat tampilan lebih menarik. Namun, jika vest sudah memiliki motif yang kuat, pakaian yang dikenakan sebagai lapisan dasar sebaiknya lebih sederhana.
Vest dengan motif argyle, Fair Isle, garis garis, atau kotak kotak dapat dipadukan dengan atasan polos agar keseluruhan outfit tidak terlihat terlalu ramai. Sebaliknya, vest polos dapat menjadi pilihan ketika ingin mengenakan atasan bermotif.
Pilihan warna juga dapat membuat vest rajut lebih mudah digunakan dalam berbagai gaya. Warna seperti cokelat, mustard, hijau, biru kobalt, dan merah tua dapat memberikan sentuhan warna pada tampilan.
Dengan begitu, vest rajut tidak hanya terbatas pada gaya preppy. Kemeja dapat digunakan ketika ingin tampil rapi, sedangkan kaus dan celana jeans atau bawahan yang lebih santai dapat dipilih untuk penampilan sehari-hari.
Kuncinya adalah menyesuaikan setiap lapisan agar tidak saling berebut perhatian. Vest bermotif dapat menjadi titik fokus ketika dipadukan dengan pakaian yang lebih sederhana, sementara vest polos memberi ruang untuk bermain dengan warna, motif, atau aksesori lainnya. [Din]




