KOMUNIKASI bukan hal paling penting dalam kehidupan berumah tangga. Masih banyak hal lain yang jauh lebih penting dan lebih fundamental dibandingkan komunikasi –untuk menjaga keharmonisan keluarga.
Namun, tidak bisa dipungkiri, komunikasi adalah hal yang tak bisa ditinggalkan dan diabaikan. Suami istri harus mampu membangun komunikasi yang membuat mereka semakin mendekat, semakin mengerti, dan semakin merasa memiliki.
Baca Juga: Kisah Mengharukan Maimunah binti Sa’ad yang Mengabdikan Hidupnya untuk Ilmu dan Pelayanan Umat
Tips Merawat Hubungan dengan Pasangan
Saran pertama saya untuk memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan adalah melatih komunikasi yang tenang, nyaman dan melegakan. Jangan membiarkan kehidupan pernikahan menjadi kering dan hambar karena ketidakmampuan membangun komunikasi yang tenang.
Ada tiga realitas kegagalan berkomunikasi. Pertama, pasangan suami istri rajin berkomunikasi, namun disertai dengan ketegangan dan pertengkaran yang melelahkan. Komunikasi mereka tidak tenang dan tidak nyaman. Dampaknya membuat lelah mental.
Kedua, pasangan suami istri yang kesulitan berkomunikasi. Ada yang terkendala jarak fisik, namun kebanyakan terkendala jarak psikologis. Mereka sangat sulit membangun komunikasi.
Ketiga, pasangan suami istri yang sudah tidak bisa melakukan komunikasi lagi. Mereka memilih saling mendiamkan dan saling membiarkan. Tidak lagi saling bertegur sapa.
Hendaknya pasangan suami istri berusaha membangun ketenangan dan kenyamanan dalam berkomunikasi. Duduk yang nyaman, ambil posisi yang rileks. Tenangkan pikiran, bersihkan niatan.
Jika belum berhasil, lakukan lagi lain kali. Buat suasana santai, penuhi pikiran dan hati dengan hal-hal positif, lalu bicaralah tentang kebaikan pasangan. Berikan apresiasi atas berbagai kebaikan dan kelebihannya.
Lakukan berulang-ulang. Setiap hari, membangun komunikasi yang tenang dan nyaman. Tak penting tema atau judul obrolan. Yang dipentingkan adalah membiasakan diri dengan komunikasi rutin harian yang dipenuhi ketenangan dan kenyamanan.
Komunikasi adalah salah satu aspek penting dalam berumah tangga, karena ketika sudah memutuskan berumah tangga, artinya kita siap untuk berkomunkasi suka dan dukanya kehidupan dengan pasangan kita.
Apapun yang terjadi, baiknya dikomunikasikan, jangan mengambil keputusan sendiri. Hargailah keberadaan pasangan kita. Baik dan buruk pasangan harus diterima jika sudah memutuskan menikah, cobaan dalam rumah tangga, tentu pasti akan ada selama kita menikah. [DW]
Sumber: Instagram Ustadz Cahyadi Takariawan





