GORENGAN menjadi salah satu camilan yang sulit dipisahkan dari kebiasaan masyarakat Indonesia. Mulai dari bakwan, tempe goreng, pisang goreng, tahu isi, hingga risoles, semuanya mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat banyak orang tergoda untuk mengonsumsinya hampir setiap hari.
Padahal, terlalu sering mengonsumsi gorengan dapat memberikan dampak kurang baik bagi kesehatan. Makanan yang digoreng umumnya mengandung kalori dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan makanan yang diolah dengan cara dikukus, direbus, atau dipanggang. Jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, kolesterol tinggi, penyakit jantung, hingga diabetes tipe 2.
Bukan berarti kamu harus berhenti makan gorengan sama sekali. Yang terpenting adalah mengatur frekuensi konsumsi dan mulai menerapkan kebiasaan makan yang lebih sehat. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba.
Baca Juga: Simak Lima Bahan Alami untuk Membantu Mengatasi Gangguan Pencernaan
Sering Makan Gorengan? Ini Tips Mengurangi Kebiasaannya demi Tubuh yang Lebih Sehat
1. Jangan Jadikan Gorengan sebagai Camilan Harian
Langkah pertama yang paling mudah adalah membatasi frekuensi konsumsi gorengan. Jika sebelumnya hampir setiap hari membeli gorengan, cobalah menguranginya menjadi satu atau dua kali dalam seminggu.
Dengan membatasi konsumsi, tubuh tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa menerima asupan lemak berlebih secara terus-menerus.
2. Siapkan Camilan yang Lebih Sehat
Sering kali seseorang membeli gorengan karena merasa lapar di sela waktu makan. Untuk menghindarinya, siapkan camilan yang lebih sehat seperti buah segar, kacang tanpa garam, yogurt rendah lemak, atau ubi kukus.
Pilihan camilan tersebut tetap mengenyangkan sekaligus memberikan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh.
3. Jangan Berbelanja Saat Lapar
Ketika perut kosong, seseorang cenderung memilih makanan yang tinggi lemak, tinggi gula, dan tinggi kalori, termasuk gorengan.
Sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum pergi ke pasar atau pusat jajanan. Dengan begitu, Anda dapat membuat pilihan makanan yang lebih bijak tanpa dipengaruhi rasa lapar.
4. Pilih Cara Memasak yang Lebih Sehat
Jika ingin menikmati makanan yang biasanya digoreng, cobalah mengolahnya dengan cara lain. Misalnya memanggang, mengukus, atau menggunakan air fryer yang membutuhkan minyak jauh lebih sedikit.
Tempe, ayam, tahu, maupun kentang tetap dapat terasa lezat meski tidak digoreng menggunakan banyak minyak.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah
Sayur dan buah mengandung serat yang membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Ketika kebutuhan serat tercukupi, keinginan untuk mengonsumsi camilan berminyak biasanya akan berkurang.
Usahakan mengisi setengah piring makan dengan sayuran dan tambahkan buah sebagai pencuci mulut setiap hari.
6. Perhatikan Minyak yang Digunakan
Jika memasak sendiri di rumah, gunakan minyak goreng yang masih baru dan hindari memakainya berulang kali. Minyak yang dipanaskan berkali-kali dapat mengalami perubahan kimia yang menghasilkan senyawa berbahaya bagi tubuh.
Selain itu, tiriskan makanan setelah digoreng menggunakan tisu dapur atau rak peniris agar sisa minyak berlebih dapat berkurang.
Mengurangi konsumsi gorengan tidak harus dilakukan secara drastis. Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten justru lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang. Misalnya, mengganti satu kali camilan gorengan dengan buah atau memilih menu rebus saat makan siang.
Tubuh akan merasakan manfaatnya apabila pola makan sehat dijalankan secara rutin. Energi menjadi lebih stabil, berat badan lebih terkontrol, dan risiko berbagai penyakit kronis pun dapat ditekan. [DW]





