• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 18 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Inilah Kenapa Eropa Rentan Gelombang Panas

02/07/2026
in Berita
Inilah Kenapa Eropa Rentan Gelombang Panas

Ilustrasi, foto: moneyinc.com

74
SHARES
570
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

GELOMBANG panas melanda Eropa sejak akhir Mei dan puncaknya di Juni lalu yang menewaskan 1.300 orang. Kenapa Eropa begitu rentan dengan gelombang panas itu?

Eropa Selalu Dingin

Cuaca panas memang sangat tidak biasa di Eropa. Suhu rata-rata normalnya berkisar antara 10 hingga 13 derajat Celsius. Kalau pun Eropa memasuki musim panas, suhunya hanya berkisar antara 20 hingga 25 derajat Celsius.

Pada musim panas itu, meskipun matahari bersinar cerah, tetap saja udaranya tidak sepanas di negeri tropis seperti Indonesia yang mencapai di atas 30 derajat Celsius.

Jadi untuk ukuran kita, meskipun Eropa sudah musim panas, tetap saja akan terasa dingin dan sejuk.

Nah, bayangkan jika suhu udara di sana tiba-tiba berada di atas 40 derajat Celsius. Itu sama saja dengan empat kali lipat suhu yang biasa mereka alami.

AC Tidak Lazim di Eropa

Tidak seperti halnya di Asia dan sebagian AS, penyejuk ruangan atau AC tidak lazim di Eropa. Hal ini karena kebutuhannya tidak begitu penting. Toh tanpa AC pun udara di sana sudah sangat dingin. Justru yang mereka butuhkan penghangat ruangan.

Dari statistik yang ada, hanya 20 persen warga Eropa yang menggunakan AC. Selebihnya menggunakan sirkulasi alami.

Selain itu, pemerintah di sana begitu mengkhawatirkan dampak negatif dari pembuangan udara AC. Karena hal ini akan meningkatkan hawa panas  ke lingkungan sekitar.

Jadi, tidak heran jika di masa gelombang panas baru-baru ini, warga Eropa berebut membeli AC. Bukan karena selama ini mereka tak mampu membeli, tapi lebih karena hal tidak biasa itu.

Tradisi Sirkulasi Udara Alami

Warga Eropa biasa secara turun-temurun membangun rumah-rumah mereka dengan memperhatikan sirkulasi udara alami. Misalnya, jendela yang banyak, dinding yang tebal, atap yang tinggi, dan lainnya.

Hal ini merupakan konsep membangun rumah yang dimaksudkan agar suhu ruangan tetap hangat. Mereka lebih memprioritaskan daya tahan tidak dingin daripada tidak panas, yaitu melalui tungku perapian di hampir setiap rumah.

Nah, ketika suhu panas mencapai ukuran yang tidak biasa, maka rumah-rumah mereka menjadi seperti ‘oven’ atau panggangan yang sangat panas. Terlebih jika rumah-rumah itu tanpa adanya AC. [Mh]

 

 

 

Tags: Inilah Kenapa Eropa Rentan Gelombang Panas
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Selalu Ada Pertolongan Allah

Next Post

Kapan Waktu Terbaik untuk Membaca Buku? Ini Penjelasannya!

Next Post
Kapan Waktu Terbaik untuk Membaca Buku? Ini Penjelasannya!

Kapan Waktu Terbaik untuk Membaca Buku? Ini Penjelasannya!

Ustaz Jelaskan Momen-Momen Utama untuk Berdoa pada Waktu Shalat

Puasa dan Shalat yang Paling Dicintai Allah

Ketahui Faktor Pemicu Munculnya Gangguan Berkemih

Ketahui Faktor Pemicu Munculnya Gangguan Berkemih

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9554 shares
    Share 3822 Tweet 2389
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Positif Covid, Aa Gym: Alhamdulillah ala kulli hal

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Kelompok Islam Inggris Boikot Program ‘Pencegahan’

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Keajaiban Doa

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Pemerintahan Biden akan Mengatur Ulang Hubungan dengan Palestina

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Model Halima Aden Berhenti dari Peragaan Busana karena Keyakinan Agama

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga