• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 12 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

7 Hal yang Harus Orang Tua Lakukan Saat Anak Mengabaikan Perintah

16/01/2023
in Parenting
Memilih Bacaan yang Baik untuk Anak

Foto: Pexels/Àngel Rubio)

102
SHARES
787
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

APA saja hal yang harus orang tua lakukan saat anak mengabaikan perintah? Memang sangat menyebalkan jika anak tidak mendengarkan perkataan orangtuanya. Apalagi saat kita sedang dalam kondisi terburu-buru, anak yang tidak mengikuti perintah kita bisa membuat kita frustrasi.

Baca Juga: Dilema Orang tua yang Mau Membuat Acara sama Anak Buahnya

7 Hal yang Harus Orang Tua Lakukan saat Anak Mengabaikan Perintah

Mengacuhkan permintaan dan mengabaikan perintah orangtua merupakan adab yang tidak baik. Penting bagi kita untuk melatih anak agar mau melakukan instruksi orangtua begitu pertama kali diucapkan.

Jika tidak dilatih, makin besar anak semakin biasa untuk mengabaikan perkataaan orangtua.

Ketika anak mengabaikan panggilan kita untuk masuk ke dalam rumah atau seolah tidak mendengar perintah orangtua untuk membereskan mainannya, maka segeralah ambul tindakan.

Berikut adalah tujuh langkah yang harus orangtua ambil ketika anak mengabaikan orangtua:

1. Dapatkan perhatian anak Anda sebelum memberi instruksi

Penting untuk membedakan antara pura-pura tidak mendengar dan benar-benar tidak mendengar suara orangtua.

Jika Anda berteriak kepada anak ketika dia bermain gim video di ruangan lain, ia mungkin terlalu asyik dengan permainannya dan tidak mendengar panggilan Anda.

Atau, jika Anda menyuruhnya untuk memasukan sepedanya ke halaman belakang saat anak sedang meluncur dari jalan menuju pintu masuk, mungkin anak tidak mendengar perkataan Anda.

Jadi sebelum Anda memberinya instruksi, singkirkan semua gangguan. Matikan TV, panggil namanya dan buat kontak mata. Anda bahkan mungkin perlu meletakkan tangan di pundaknya. Pastikan anak benar-benar mendengarkan Anda.

Kemudian, beri dia arahan yang jelas. Jaga agar tetap pendek dan sederhana dengan mengatakan sesuatu seperti, “Tolong, masukan mainan kamu ke dalam boxnya.” Hindari berceremah dan gunakan nada suara yang tegas tetapi netral.

2. Minta Anak Anda untuk Mengulangi Petunjuk Anda

Pastikan anak Anda memahami apa yang Anda katakan dengan memintanya untuk mengulang kembali instruksi Anda. Tanyakan, “Oke, jadi apa yang harus kamu lakukan sekarang?”

Dan tunggu dia untuk menjelaskan, “Aku harus segera mengenakan pakaian bermain agar aku bisa membantu ibu membersihkan halaman.”

Jika anak Anda dapat mengulang kembali apa yang seharusnya dia lakukan, Anda akan tahu jika perintah Anda sudah jelas.

3. Berikan satu peringatan

Setelah Anda memberi instruksi pada anak dan Anda yakin jika dia mengerti, tunggulah sekitar lima detik. Mungkin perlu sedikit waktu untuk mengendapkan informasi.

Namun, jika dia tidak bergerak juga untuk mengerjakan apa yang Anda minta, itu artinya anak sudah mengabaikan Anda.

Beri dia peringatan seperti, “Kalau kamu tidak segera masuk kamar dan mulai membersihkannya sekarang, maka kamu tidak akan bisa bermain di komputer malam ini.”

Berikan peringatan yang konsekuensinya bisa Anda tanggung jika anak benar-benar tidak menuruti Anda. Jangan berikan peringantan yang nantinya malah merepotkan Anda

Gunakan pendekatan yang sama jika anak merespon perintah dengan kata-kata, “Aku tahu!” Atau “Aku akan melakukannya sebentar lagi.” Beritahu mereka bahwa merekalah yang harus mengikuti instruksi orangtua, bukan orangtua yang harus mengikuti keinginan anak.

4. Bersabar untuk mengikuti alur mereka

Tunggu lima detik lagi setelah Anda memberi peringatan. Jika anak Anda tidak berusaha melakukan apa yang Anda minta, segera berikan konsekuensi dari pengabaian perintah Anda.

Sebelumnya orangtua harus membuat peraturan yang jelas di dalam keluarga, tentang tindakan dan konsekuensinya.

Cobalah mengambil hak istimewanya, seperti mainan favoritnya atau barang elektroniknya. Pastikan Anda mengambil hak istimewa itu untuk waktu yang singkat. Mengancam membuang tablet ke tempat sampah tidak mungkin memperbaiki perilakunya. Sebaliknya, menahan mainan favoritnya selama seminggu bisa sangat efektif.

5. Buat rencana untuk mengatasi masalah

Jika anak Anda sering mengabaikan permintaan Anda, buatlah rencana untuk mengatasi masalah tersebut. Katakan  harapan-harapan Anda kepada anak. “Ibu berharap kamu mau menjalankan perintah ibu saat pertama kali  ibu menyuruhmu.” Katakan kepada anak jika kelihatannya mereka memiliki masalah untuk mendengarkan perintah orangtua dan hal itu harus dicari jalan keluarnya Bersama.

Untuk beberapa anak, pujian dan perhatian positif untuk perbuatan yang baik sudah cukup untuk memotivasi mereka melakukan segala sesuatu dengan baik.

Jadi, jika Anda mengatakan, “Good job, Kak. Terima kasih ya,” dia mungkin akan lebih termotivasi untuk melakukannya lagi.

Anak-anak lain mungkin membutuhkan apresiasi  yang lebih besar lagi. Pertimbangkanlah sistem reward untuk memotivasi anak Anda agar lebih patuh. Yang perlu diingat semua peraturan harus dijalankan dengan adil, berlaku untuk semua anak.

6. Mencari akar masalah

Jika anak tidak mendengarkan Anda tidak hanya di rumah tapi juga di sekolah atau tempat lain, mulailah untuk mencari akar masalahnya. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan ini:

Mungkinkah anak Anda memiliki masalah pendengaran? Segeralah periksa pendengaran anak ke dokter. Apakah anak Anda mengalami masalah dengan rentang perhatiannya? Jika anak Anda begitu fokus pada apa yang dia lakukan sehingga dia tidak mendengar Anda, atau jika ia tidak dapat cukup fokus untuk menindaklanjuti apa yang Anda katakan, ia mungkin memiliki masalah mendasar seperti ADHD.

Apakah anak Anda memiliki masalah kognitif? Masalah perkembangan atau gangguan kognitif dapat menyulitkan anak memproses informasi dan mengambil tindakan dalam waktu singkat.

Jika Anda menduga anak Anda mungkin memiliki masalah kesehatan medis atau mental, bicaralah dengan dokter anak. Penting untuk mencari akar masalah agar Anda dapat segera mengatasi masalahnya.

7. Jangan masuk perangkap sehingga anak mengambil kendali

Terkadang, orang tua secara tidak sengaja melatih anak-anak untuk mengabaikan mereka. Berteriak, mengomel, dan memohon adalah beberapa hal yang akan membuat anak Anda mengabaikan Anda.

Ceramah yang panjang dan memberi terlalu banyak perintah juga akan menyebabkan anak Anda berhenti mendengarkan.

Simpan instruksi Anda untuk masalah paling penting yang ingin Anda tanggapi. Dan berikan satu peringatan yang tegas.

Jangan memberikan perintah pada waktu dan tempat yang salah karena akan membuat Anda mengulang-ulang instruksi. Peringatan berulang akan mengajari anak bahwa dia tidak harus mendengarkan perintah orangtuanya saat pertama kali Anda mengucapkannya. [MAY/Cms]

Tags: Anak mengabaikan perintah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Adara Relief International Canangkan Tiga Pilar Program Kemanusiaan untuk Hadapi Kemungkinan Resesi 2023

Next Post

Tips Sederhana Mengenali Hoax

Next Post
Tips Sederhana Mengenali Hoax

Tips Sederhana Mengenali Hoax

Khalisa Aghnia, Putri Kecil Kartika Putri Bercita-Cita Jadi Ustazah

Khalisa Aghnia, Putri Kecil Kartika Putri Bercita-Cita Jadi Ustazah

Dasamas LAZ Al Azhar Ajak KWT Cilembu Gemilang Tanam Dapur Hidup Bersama

Dasamas LAZ Al Azhar Ajak KWT Cilembu Gemilang Tanam Dapur Hidup Bersama

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8182 shares
    Share 3273 Tweet 2046
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    723 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2029 shares
    Share 812 Tweet 507
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4526 shares
    Share 1810 Tweet 1132
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3653 shares
    Share 1461 Tweet 913
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3154 shares
    Share 1262 Tweet 789
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    485 shares
    Share 194 Tweet 121
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2992 shares
    Share 1197 Tweet 748
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga