KEINGINAN untuk menunaikan ibadah haji atau umroh merupakan impian hampir setiap muslim. Namun, tidak sedikit yang harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
Kondisi tersebut sering kali memunculkan pertanyaan, apakah belum berangkatnya seseorang ke Baitullah berkaitan dengan kesiapan diri atau kualitas keimanannya.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Dary Fahrinadi, S.Ag, dari Shafwah Holidays, menjelaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji dan umroh tidak selalu berkaitan dengan tingkat kesalehan seseorang.
“Tidak selalu demikian. Pergi ke Baitullah bukan semata karena kaya, pintar, atau merasa saleh. Banyak orang sederhana dipanggil lebih dulu, dan ada pula orang mampu yang harus menunggu lama. Karena pada hakikatnya, haji dan umoah adalah undangan Allah,” ujar Ustadz Dary Fahrinadi melalui pesan singkat pada Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, setiap orang memiliki waktu terbaik yang telah ditetapkan Allah SWT untuk menjadi tamu-Nya di Tanah Suci. Karena itu, seseorang yang belum mendapatkan kesempatan berangkat tidak perlu merasa rendah diri atau menganggap dirinya tidak layak.
“Bisa jadi Allah sedang menyiapkan hati kita, membersihkan niat kita, atau ingin melihat kesabaran dan kerinduan kita,” jelasnya.
Baca juga: Antrean Haji di Indonesia Sangat Panjang, Ini Penjelasan Ustadz Dary Fahrinadi dari Shafwah Holidays
Menanti Panggilan ke Tanah Suci, Ustadz Dary Fahrinadi, Haji dan Umroh Adalah Undangan Allah
Ia menambahkan bahwa proses menunggu juga merupakan bagian dari pendidikan spiritual yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Kerinduan untuk mengunjungi Baitullah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki diri, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Jangan merasa Allah tidak memilih saya. Bisa jadi justru Allah sedang mendidik jiwa kita agar ketika sampai di Tanah Suci, hati benar-benar siap,” ungkapnya.
Karena itu, Ustadz Dary mengajak umat Islam untuk terus berikhtiar dan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, baik secara spiritual maupun finansial. Ia menekankan bahwa tugas seorang muslim adalah terus memperbaiki diri, memperbanyak doa, serta menjaga harapan agar suatu saat dapat memenuhi panggilan Allah ke Baitullah.
“Teruslah berdoa dan berikhtiar. Yakinlah bahwa Allah mengetahui waktu terbaik bagi setiap hamba-Nya untuk berangkat ke Tanah Suci,” katanya.
Bagi masyarakat yang sedang merencanakan perjalanan ibadah umroh, haji, maupun wisata halal lainnya, Shafwah Holidays dapat menjadi salah satu pilihan terpercaya.
Sebagai penyelenggara perjalanan yang telah meraih Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Shafwah Holidays menawarkan berbagai pilihan paket perjalanan dengan jadwal keberangkatan yang pasti, pelayanan profesional, proses pendaftaran yang mudah, serta dukungan sistem pembayaran yang fleksibel.
Komitmen tersebut dihadirkan untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi jemaah dalam mempersiapkan perjalanan ibadah yang aman dan terpercaya.
Untuk informasi dan konsultasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Admin Muti di 0812-9835-5467. [Din]





