KEINGINANMU Tidak Menjadi Kenyataan? Itulah Anugerah Allah. Sebuah pengingat yang ditulis oleh Ustaz Cahyadi Takariawan.
Hidup kita ini pada dasarnya merupakan kumpulan anugerah dari Allah Subhanahu Wata’ala. Kita berjalan dari satu anugerah kepada anugerah yang lainnya. Kita berpindah dari satu pemberian kepada pemberian yang lain.
Tetapi yang menjadi masalahnya adalah, ada anugerah yang kita minta dan kita inginkan, dan ada anugerah yang tidak kita minta dan tidak kita inginkan.
Untuk anugerah yang kita minta dan kita inginkan, kita sangat menyadari bahwa itu adalah pemberian Allah. Karena kita memintanya, kita menginginkannya, dan berdoa kepada Allah. Lalu Allah mengabulkan permintaan kita.
Baca Juga: Manusia Sendiri yang Menjadikan Kondisinya Menjadi Buruk
Keinginanmu Tidak Menjadi Kenyataan? Itulah Anugerah Allah
Namun ketika mendapatkan anugerah yang tidak kita minta dan tidak kita inginkan, sangat sulit untuk memahami dan menerima bahwa itu adalah anugerah dari Allah. Maka manusia cenderung mengatakan bahwa permintaannya tidak dikabulkan Allah.
Padahal ketika terhalang dari suatu anugerah yang kita inginkan, sebenarnya Allah tengah memberikan anugerah yang lainnya. Apa yang berlaku pada diri kita adalah anugerah dari Allah dalam bentuk lain. Ibnu Athaillah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menyatakan:
“Bisa jadi Allah memberimu suatu anugerah kemudian menghalangimu dari anugerah lain, dan bisa jadi Allah menghalangimu dari suatu anugerah kemudian Ia memberimu anugerah yang lainnya.”
Tidak mudah untuk memahami dan menerima kenyataan yang tak sesuai harapan, tak sesuai keinginan. Manusia ingin selamanya sehat, namun sesekali Allah memberinya sakit. Manusia ingin kaya dan berkecukupan, namun sesekali Allah memberikan kesempitan dan kesulitan ekonomi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Menurut Dr. Ibrahim Elfiky, kadang kala Allah menutup pintu yang ada di depan kita, tapi Dia membuka pintu lain yang lebih baik. Sayangnya, kebanyakan manusia menyia-nyiakan waktu, konsentrasi, dan tenaga untuk memandang pintu yang tertutup itu, daripada menyambut pintu lain yang terbuka di hadapannya.
Jadi, bukan karena Allah tidak sayang denganmu, justru karena di saat keinginanmu tak menjadi kenyataan, itupun anugerah dari Allah. Memahami bahwa penutupan atau pencegahan yang Allah berikan tersebut adalah anugerah, inipun anugerah dari Allah. [DW]





