BAGI seorang muslimah, mukena menjadi perlengkapan ibadah yang sangat penting. Kenyamanan dalam bahan mukena tentu menjadi faktor yang sangat diperhatikan. Banyak jenis bahan mukena yang saat ini beredar di pasaran seperti katun, satin, parasut, hingga rayon twill.
Di antara berbagai jenis tersebut, rayon twill semakin populer karena dianggap nyaman dan memiliki tampilan yang elegan.
Bahan rayon twill banyak digunakan sebagai bahan mukena yang dijual saat ini. Banyak orang memilih mukena rayon twill karena teksturnya lembut dan terasa adem saat dipakai. Selain nyaman digunakan untuk salat di rumah, bahan ini juga cukup praktis dibawa bepergian karena tidak terlalu berat.
Baca Juga: Bahan Mukena yang Adem dan Nyaman untuk Ibadah
Tips Merawat Mukena Berbahan Rayon Twill
Lalu, bagaimana cara merawat mukena berbahan rayon agar awet meskipun dipakai untuk shalat sehari-hari? Simak ulasannya di bawah ini!
Gunakan Deterjen yang Lembut
Salah satu hal penting dalam merawat mukena rayon twill adalah memilih deterjen yang tepat. Hindari penggunaan deterjen berbahan keras atau pemutih karena dapat merusak serat kain dan membuat warna mukena cepat pudar.
Dikutip dari Menurut The Textile Institute, kain berbahan rayon memerlukan perawatan lembut untuk menjaga kekuatan serat dan mempertahankan teksturnya tetap halus.
Gunakan deterjen secukupnya agar tidak meninggalkan residu pada kain. Jika mukena tidak terlalu kotor, pencucian ringan sudah cukup untuk membersihkannya.
Sebaiknya Dicuci dengan Tangan
Meski beberapa jenis rayon twill cukup kuat, mencuci menggunakan tangan tetap menjadi pilihan paling aman. Mesin cuci dengan putaran tinggi dapat membuat kain mudah kusut atau berubah bentuk.
Cuci mukena menggunakan air dingin atau suhu normal, lalu gosok perlahan pada bagian yang terkena noda. Hindari mengucek terlalu keras karena dapat merusak permukaan kain.
Selain itu, jangan merendam mukena terlalu lama agar warna kain tetap terjaga.
Jangan Diperas Terlalu Kuat
Kesalahan yang sering dilakukan saat mencuci mukena rayon adalah memeras kain terlalu keras. Padahal, cara tersebut dapat membuat serat kain menjadi rusak dan bentuk mukena berubah.
Cukup tekan perlahan untuk mengurangi air, lalu jemur di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Menjemur langsung di bawah sinar matahari terlalu terik dapat membuat warna kain lebih cepat memudar.
Setrika dengan Suhu Rendah
Rayon twill memang mudah terlihat rapi, tetapi tetap bisa kusut setelah dicuci. Saat menyetrika, gunakan suhu rendah hingga sedang agar kain tidak rusak akibat panas berlebih.
Jika perlu, lapisi mukena dengan kain tipis saat disetrika agar permukaan kain tetap halus. Beberapa orang juga memilih menggunakan steamer karena lebih aman untuk bahan rayon.
Simpan di Tempat yang Kering
Cara penyimpanan juga memengaruhi kualitas mukena rayon twill. Simpan mukena di tempat yang bersih, kering, dan tidak lembap agar terhindar dari jamur atau bau apek.
Mukena dapat dilipat rapi atau digantung menggunakan hanger agar bentuknya tetap terjaga. Hindari menumpuk terlalu banyak pakaian di atas mukena karena dapat menyebabkan kusut.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Hindari Menyemprotkan Parfum Langsung
Sebagian orang terbiasa menyemprot parfum langsung ke mukena agar harum saat dipakai. Namun, kandungan alkohol dalam parfum tertentu dapat meninggalkan noda atau merusak warna kain jika digunakan terlalu sering.
Lebih baik gunakan pewangi pakaian khusus atau semprotkan parfum ke tubuh sebelum memakai mukena.
Merawat mukena rayon twill sebenarnya tidak sulit, tetapi membutuhkan perhatian ekstra agar kain tetap nyaman dan awet. Dengan mencuci secara lembut, menghindari panas berlebih, dan menyimpannya dengan benar, mukena favorit dapat tetap terlihat cantik serta nyaman digunakan untuk beribadah setiap hari.





