• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 5 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Selalu Utamakan Ayah Ibu

04/05/2026
in Nasihat
Dua Sisi Koin Anak dan Orang Tua

Ilustrasi, foto: freepik.com

66
SHARES
506
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IBU dan ayah itu manusia paling utama untuk dihormati. Bahkan, lebih diutamakan dari ibadah kepada Allah subhanahu wata’ala.

Kalau ada di antara kita yang bertanya: lebih utamakan mana, menyambut panggilan ibu atau tetap dalam shalat? Hati-hati, jika salah jawab, kita bisa sengsara.

Ada kisah menarik tentangorang soleh yang hidup di masa sebelum Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sebegitu solehnya, ia membangun masjid khusus di tempat sunyi untuk bisa bernikmat-nikmat dalam ibadah.

Orang soleh itu bernama Juraij. Ketika sedang khusyuk dalam shalat, dari luar bangunan masjid, suara ibunya terdengar memanggil: “Juraij!”

Ia bimbang antara menyahut panggilan ibunya atau tetap dalam shalat. Dan Juraij pun memutuskan untuk terus shalat.

Ibunya memanggilnya lagi untuk yang kedua kalinya: “Juraij!” Lagi-lagi ia bimbang antara menyahut atau meneruskan shalat. Tapi, ia tetap meneruskan shalat.

Ibunya memanggilnya lagi untuk yang ketiga kalinya: “Juraij!” Lagi-lagi, ia tetap meneruskan shalatnya.

Terdengar ibunya mengatakan, “Semoga Allah tidak mewafatkanmu sebelum wajahmu diperlihatkan di tengah pelacur!”

Tak jauh dari masjidnya, ada seorang wanita yang berzina dengan seorang penggembala. Singkat cerita, wanita itu pun hamil dan melahirkan.

Warga satu kerajaan pun heboh: siapa laki-laki yang menzinahi wanita desa itu? Kasus itu pun dilaporkan ke Raja.

Wanita dan bayi itu dihadapkan ke Raja dan menjelaskan kalau laki-laki yang menzinahinya adalah Juraij, orang soleh yang dikenal punya tempat ibadah khusus.

Jawaban wanita ini pun membuat Raja dan warga marah. Mereka menangkap Juraij dan menghancurkan tempat ibadahnya yang dituduh tempat mesum.

Di sepanjang jalan menuju istana, Juraij dikurung dan diperlihatkan wajahnya ke para pelacur. Saat itulah Raja melihat Juraij tersenyum.

Setibanya di istana, Juraij bertanya ke Raja: siapa yang menuduh saya berzina?

Raja mempertemukan Juraij dengan wanita dan bayinya. “Wanita itu telah mengaku kalau Andalah yang menzinahinya!” ucap Raja. Wanita itu membenarkan.

“Bisakah saya bertemu dengan bayi itu?” tanya Juraij.

Raja pun menunjuk ke arah bayi yang sedang dalam pangkuan wanita itu.

Saat itulah, Juraij mendekati si bayi. Tiba-tiba ia mengatakan, “Siapa laki-laki yang menjadi ayahmu?” Tiba-tiba pula, bayi itu bisa menjawab, “Penggembala!”

Sontak, Raja dan seluruh warga istana terperanjat mendapati pemandangan itu. Semuanya meminta maaf ke Juraij. Bahkan, Raja menawarkan untuk membangunkan kembali masjid Juraij dengan bahan emas atau perak.

Namun, Juraij menolaknya. Ia hanya minta masjidnya dibangunkan kembali seperti semula.

Raja tiba-tiba teringat sesuatu: “Oh iya. Tadi ketika di hadapan pelacur, Anda tiba-tiba tersenyum. Ada apa?”

Saat itulah, Juraij menceritakan semua yang ia alami dengan ibunya, saat ia sedang menunaikan shalat. (Disarikan dari Hadis Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

**

Sepanjang sejarah umat manusia, hanya ada tiga bayi yang bisa bicara: Nabi Isa alaihissalam saat ia masih bayi, bayinya Masyithah yang memberikan dukungan ke ibunya saat ia ragu berhadapan dengan Firaun, dan bayi yang membela Juraij.

Kisah ini juga memberikan pelajaran bahwa bakti kepada orang tua, khususnya ibu, harus diutamakan daripada shalat atau ibadah lainnya. Tentu selama tidak meninggalkan ibadah itu sendiri.

Kalau Allah yang Maha Raja Diraja saja begitu menghormati ayah dan ibu kita, apatah lagi kita sendiri yang sudah begitu banyak berhutang budi padanya. [Mh]

 

Tags: Bakti pada Orang Tua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Mix and Match Sepatu Kets Putih

Next Post

Pahami Cara Setan Merusak Manusia

Next Post
Fitnah Pohon Angker

Pahami Cara Setan Merusak Manusia

Penambahan Kapasitas Kereta Api Cepat Haramain untuk Musim Haji 1447 H

Penambahan Kapasitas Kereta Api Cepat Haramain untuk Musim Haji 1447 H

BPBD DKI Jakarta Catat 22 RT di Jakarta Timur Terendam Banjir hingga Ketinggian Air 195 cm

BPBD DKI Jakarta Catat 22 RT di Jakarta Timur Terendam Banjir hingga Ketinggian Air 195 cm

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8327 shares
    Share 3331 Tweet 2082
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3752 shares
    Share 1501 Tweet 938
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    805 shares
    Share 322 Tweet 201
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4577 shares
    Share 1831 Tweet 1144
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11310 shares
    Share 4524 Tweet 2828
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • SMP JISc Gelar English Competition 2026 untuk Asah Kemampuan Bahasa Inggris Siswa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 5 Penyebab Kemunduran dan Ketertinggalan Umat Islam

    358 shares
    Share 143 Tweet 90
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3336 shares
    Share 1334 Tweet 834
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga