TIM Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang terseret arus di Air Terjun Tibu Ijo Desa Kekait, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah upaya pencarian memasuki hari ketiga,” kata Koordinator Lapangan Kantor SAR Mataram Ida Bagus Netra Adnyana, dikutip dari berbagai sumber.
Ia mengatakan, jasad korban atas nama Lisa Pratiwi (25) warga Ampenan Otak Desa, ditemukan di aliran sungai sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.
Kondisi medan yang sulit membuat proses evakuasi berlangsung hingga dini hari, karena posisi korban yang terjepit di antara material alam menjadi kendala utama di lapangan.
Baca juga: Pendakian Gunung Rinjani Mulai Dipadati Wisatawan Lokal hingga Mancanegara
Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi pada Warga Terseret Arus di Air Terjun Tibu Ijo di NTB
“Korban ditemukan dalam posisi terjepit batu besar di aliran sungai,” katanya .
Ia mengatakan, karena kondisi tersebut, tim di lapangan harus berkoordinasi untuk menggunakan ekskavator guna memudahkan proses evakuasi jasad korban dari himpitan batu.
Setelah berhasil dievakuasi pada pukul 00.15 WITA, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi SAR ini melibatkan koordinasi erat antara berbagai pihak yang terdiri dari personel Polres Kota Mataram, Koramil Gunung Sari, BPBD Lombok Barat, Tim Medis Rumah Sakit Bhayangkara, perangkat desa relawan dan masyarakat setempat.
Sebelumnya, peristiwa itu bermula ketika korban berwisata bersama teman-temannya pada Minggu (5/4/2026). Namun nahas, korban hanyut terbawa arus sungai dalam perjalanan menuju lokasi wisata.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Setelah menerima laporan, tim rescue Kantor SAR Mataram langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk pencarian terhadap korban dengan menyusuri aliran sungai.
“Tim berangkat pukul 18.50 WITA menggunakan rescue car serta membawa peralatan SAR air,” katanya.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai dan memeriksa titik-titik yang dicurigai korban berada. [Din]





