• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 4 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Tujuh Wasiat Rasulullah yang Diterima Abu Zar Al-Ghifari

03/03/2026
in Nasihat
Tak Ada Doa yang Sia-sia
66
SHARES
505
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan sejumlah wasiat cinta kepada Abu Zar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu. Di antaranya, selalu dekat dengan orang miskin.

Abu Zar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu merupakan salah seorang sahabat senior Nabi. Ia begitu mencintai Nabi, dan Nabi pun mencintainya. Ia memegang wasiat Nabi hingga akhir hayatnya.

Berikut ini tujuh wasiat Nabi yang diterima Abu Zar Al-Ghifari. Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Imam Thabrani, dan lainnya.

Satu, mencintai orang miskin dan selalu dekat dengan mereka.

Jika ada orang yang begitu mencintai orang kaya, akan ada banyak tafsiran. Mungkin karena ingin mengambil manfaat dari mereka, mengharapkan imbalan, dan lainnya.

Tapi, jika mencintai orang miskin tak ada tafsiran lain kecuali memang karena dorongan mengharapkan ridha Allah subhanahu wata’ala. Hanya Allah yang bisa membalas ini, karena orang miskin tak akan bisa.

Mencintai orang miskin adalah memberikan perhatian lebih kepada mereka. Yaitu dengan rutin memberikan santunan, sebagai orang tua asuh, memberi makanan gratis, dan lainnya.

Setiap kali ada uang lebih, yang teringat adalah orang miskin mana yang akan lebih layak ia berikan. Tanpa mengharapkan pamrih sedikit pun.

Selalu dekat dengan orang miskin adalah selalu siap dan terbuka untuk permintaan tolong dari orang miskin. Tidak ada sekat, apalagi prosedur yang berbelit-belit. Kapan pun orang miskin ingin meminta tolong, ia selalu ada di dekat mereka.

Dua, selalu memperhatikan orang yang di bawah, bukan yang di atas.

Orang yang selalu memperhatikan orang yang di bawahnya, akan selalu merasa lebih beruntung. Ia mungkin merasakan kehidupan yang sulit, tapi di bawahnya ada yang lebih sulit. Karena itulah, di hatinya selalu berlimpah rasa syukur kepada Allah.

Sementara orang yang pandangannya ke arah ‘atas’, akan selalu tidak merasa puas dengan yang Allah berikan. Ia seperti merasa paling miskin sedunia. Karena itulah, ia menjadi sangat pelit dan egois.

Tiga, selalu menyambung tali silaturahim meski terhadap orang yang membenci.

Saling berbalas silaturahim itu biasa. Seseorang dikunjungi dan diperlakukan baik, kemudian ia membalasnya dengan serupa.

Tapi, mengunjungi dan memperlakukan baik seseorang yang membenci, itu sangat luar biasa. Dan hal itu akan menjadi obat mujarab untuk menghilangkan hasad dan dengki orang lain terhadap kita. Meskipun hal itu tidak mudah.

Empat, memperbanyak kalimat ‘laa haula walaa quwwata illa billah’.

Kalimat di atas artinya tidak ada daya dan upaya kecuali atas kehendak Allah subhanahu wata’ala. Hal ini akan menambah kemantapan diri untuk terus berada dalam jalan yang Allah ridhai, apa pun hambatannya.

Lima, tetap menyatakan yang haq meskipun pahit.

Menyatakan kalimat yang haq tidak selalu menyenangkan orang lain. Terutama oleh mereka yang melakukan pelanggaran dan jauh dari jalan Islam. Tidak heran jika mereka akan membenci, menghalangi, atau mungkin memusuhi kita.

Karena itu, tetaplah tegas menyatakan yang haq meskipun risikonya begitu menyakitkan.

Enam, tidak takut dengan celaan di jalan kebenaran.

Kadang serangan dalam ucapan jauh lebih menyakitkan dari serangan fisik. Ketidaksukaan seseorang terhadap Islam akan dialamatkan kepada mereka yang menyerukannya.

Karena itu, jangan pernah takut dengan celaan. Jangan gampang ‘baper’ terhadap kata-kata yang melecehkan saat kita dalam misi dakwah Islam.

Tujuh, jangan meminta-minta kepada manusia.

Salah satu berkah dari keimanan adalah tawakal atau berserah diri kepada Allah. Ia yakin bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Akan selalu ada pertolongan dari Allah dari sumber yang tak terduga.

Karena itu, yang selalu ditujukan untuk menjadi tempat meminta hanyalah Allah subhanahu wata’ala. Bukan yang lain, termasuk kepada manusia.

Hal ini akan menjaga harga diri sebagai orang yang mampu berdiri sendiri. Selain tentunya, akan menstimulasi diri untuk giat berusaha mencari rezeki dengan tangan sendiri. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Tujuh Wasiat Rasulullah yang Diterima Abu Zar Al-Ghifari
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Memperbaiki Kuku Setelah Memakai Manikur Gel

Next Post

Indonesia Agak Telat Menyampaikan Duka dan Keprihatinan Rakyat Iran

Next Post
Iran Sambut Positif Kesiapan Mediasi Damai Indonesia

Indonesia Agak Telat Menyampaikan Duka dan Keprihatinan Rakyat Iran

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1820 shares
    Share 728 Tweet 455
  • Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia pada 3 Maret 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • SD Jakarta Islamic School JISc Satu-satunya Sekolah Islam di Jakarta Timur yang Ditunjuk sebagai Sekolah Model AI

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Link Download Film Fetih 1453, Kisah Penaklukan Konstantinopel

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1928 shares
    Share 771 Tweet 482
  • Kemenhaj Pastikan Proses Kepulangan Jemaah Umroh Secara Bertahap

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • BMKG Sampaikan Puncak Gerhana Bulan Total bisa Diamati di Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Simak Tata Cara Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Berikut Daftar Minyak Goreng Bebas Afiliasi, Jangan Sampai Salah Pilih

    281 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Kemenag Ajak Umat Islam Laksanakan Shalat Khusuf saat Gerhana Bulan Total

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga