• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 27 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Figur

Kisah Hijrah Arda Naff, Dari Anak Daerah hingga Menemukan Makna Rela

20/01/2026
in Figur
Kisah Hijrah Arda Naff, Dari Anak Daerah hingga Menemukan Makna Rela

Foto: YouTube DT Peduli Jakarta

76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH hijrah Hatna Danarda atau yang akrab dipanggil Arda Naff, musisi yang dikenal sebagai vokalis Naff, bukanlah kisah instan tentang popularitas. Ia adalah cerita panjang tentang kegagalan, kehilangan, dan proses meluruskan niat hidup.

Arda tumbuh di Madiun sebagai anak ketiga dalam keluarga sederhana. Sejak kecil, ia sudah terbiasa melihat orang tuanya bekerja keras berdagang. Pengalaman itu membentuk karakternya untuk tidak mudah mengeluh dan memahami bahwa hidup tidak selalu berjalan mulus.

“Banyak orang bilang anak paling kecil itu dimanja, tapi tidak dengan saya. Saya tahu betul capeknya ibu saya ngurus dagangan. Dari situ saya belajar kerja keras sejak kecil,” ujar Arda saat menjadi salah satu Narasumber dalam Kajian DTPeduli bersama Hijabersmom Community pada Sabtu (17/1/2026) di Masjid Al-Latief, Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan dan kegiatan tersebut juga didukung oleh media online Chanelmuslim.com sebagai media partner.

Baca juga: Hijabersmom Community Gelar Kajian Bulanan Bersama Abi Amir Faishol di Masjid Alatief

Kisah Hijrah Arda Naff, Dari Anak Daerah hingga Menemukan Makna Rela

Meski berasal dari daerah, Arda memiliki mimpi besar di dunia musik. Ia gemar menulis lagu dan bernyanyi, bahkan sering mengikuti lomba sejak sekolah. Namun, jalan menuju industri musik di Jakarta penuh rintangan. Ia harus bolak-balik ke ibu kota hingga puluhan kali tanpa hasil pasti.

“Saya terbiasa nyanyi tanpa penonton, tanpa tepuk tangan. Tapi saya tetap senang. Karena saya sadar, ini bukan soal apresiasi, tapi memang ini passion saya,” katanya.

Titik balik hidup Arda terjadi ketika ia mendapat panggilan ke Jakarta di saat kondisi sang ibu sedang sakit. Dengan bekal hasil menggadaikan televisi keluarga, ia tetap berangkat mengejar kesempatan.

“Saya duduk di belakang motor sambil senyum, tapi di spion saya lihat bapak saya menahan air mata. Itu momen yang tidak pernah saya lupakan,” ungkapnya.

Tak lama setelah itu, ibunya wafat. Peristiwa tersebut menjadi pengalaman spiritual paling berat dalam hidup Arda. Ia mengaku kehilangan arah dan mempertanyakan makna dari semua ambisi yang selama ini ia kejar.

“Di situ saya benar-benar sadar, kematian adalah pengingat terbaik. Popularitas tiba-tiba terasa tidak penting lagi,” ujarnya.

Untuk menenangkan diri, Arda memilih pergi umroh. Di sana, ia mulai menurunkan ekspektasi dan meluruskan niat hidupnya. Ia tidak lagi mengejar ketenaran, melainkan ingin menafkahi keluarga dan menjalani hidup dengan lebih jujur.

“Saya sudah terlalu sering kecewa, jadi ekspektasi saya turunkan. Saya bilang ke diri saya sendiri, dapat atau tidak, nggak apa-apa. Saya belajar rela,” tuturnya.

Setelah melalui proses tersebut, kesempatan justru datang. Arda lolos audisi dan resmi menjadi vokalis Naff. Hidupnya berubah drastis dalam waktu singkat, dari keterbatasan ekonomi hingga bisa menjalani tur dan tampil di berbagai kota.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Hal pertama yang ia lakukan setelah merasakan perubahan itu bukanlah merayakan popularitas, melainkan menghubungi ayahnya.

“Saya langsung telepon bapak dan tanya, ‘Pak, utangnya berapa?’ Buat saya, tanggung jawab itu jauh lebih penting,” katanya.

Dalam perjalanan hijrahnya, Arda juga menemukan pasangan hidup yang memiliki visi dan niat kuat dalam beribadah. Dari sana, ia semakin memahami pentingnya niat sebagai fondasi hidup.

“Yang lebih penting dari pertanyaan kapan nikah itu adalah dengan siapa kita menikah. Karena niat itu bahan bakar paling kuat,” ujarnya.

Kini, Arda memaknai kegagalan masa lalunya sebagai bagian dari rencana Allah untuk membawanya ke tempat yang lebih baik.

“Gagal berkali-kali itu memang sakit, tapi sekarang saya paham. Mungkin itu caranya Allah memindahkan saya ke tempat yang lebih layak,” pungkas Arda. [Din]

Tags: Kisah Hijrah Arda Naff
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berlindung dari Godaan Setan yang Terkutuk, Faedah Surat An Naas

Next Post

Blackburn Hijrah Riders Kembali ke Inggris Usai Bersepeda Galang Dana Mekah–Madinah

Next Post
Blackburn Hijrah Riders Kembali ke Inggris Usai Bersepeda Galang Dana Mekah–Madinah

Blackburn Hijrah Riders Kembali ke Inggris Usai Bersepeda Galang Dana Mekah–Madinah

Banjir Karawang Meluas Akibat Sungai Citarum dan Sungai Cibeet Meluap

Banjir Karawang Meluas Akibat Sungai Citarum dan Sungai Cibeet Meluap

Kebosanan dalam Pernikahan

Kebosanan dalam Pernikahan

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2170 shares
    Share 868 Tweet 543
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    523 shares
    Share 209 Tweet 131
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8508 shares
    Share 3403 Tweet 2127
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    674 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3834 shares
    Share 1534 Tweet 959
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4352 shares
    Share 1741 Tweet 1088
  • Resep Pesor Khas Betawi Pengganti Ketupat Lebaran

    1192 shares
    Share 477 Tweet 298
  • Nasihat untuk Muslimah yang Haid di Hari Arafah

    154 shares
    Share 62 Tweet 39
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1373 shares
    Share 549 Tweet 343
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga