MELANJUTKAN halaman sebelumnya yaitu alasan pentingnya menumbuhkan tanggung jawab kepada anak baik dalam hal-hal kecil maupun besar sehingga tidak boleh diabaikan oleh orang tua.
3. Mengajarkan anak mengatur waktu dan memanfaatkannya dengan baik, menyusun hal-hal yang penting dan mengutamakan yang prioritas, menggunakan setiap kesempatan untuk hal-hal yang positif.
Semua itu akan memudahkan meraih sukses di masa depan.
4. Membangun kesadaran anak bahwa hidup itu harus bernilai di dunia dan di akhirat. Sehingga bisa bertanggung jawab kepada Allah dan kepada manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَقۡفُ مَا لَیۡسَ لَكَ بِهِۦ عِلۡمٌۚ إِنَّ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡبَصَرَ وَٱلۡفُؤَادَ كُلُّ أُو۟لَـٰۤىِٕكَ كَانَ عَنۡهُ مَسۡـُٔولࣰا ( الاسراء : ٣٦)
“Janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak kauketahui. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta tanggungjawabannya.” (Al-Isra: 36).
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
View this post on Instagram
5. Membentuk karakter pemimpin. Anak yang memiliki tanggung jawab maka ketika dewasa akan mudah jika harus memimpin, baik sebagai pemimpin keluarga, perusahaan, ataupun organisasi.
6. Tanggung jawab akan membimbing anak menjalani hidupnya dengan baik, sekalipun tanpa orang tua.
Ia akan menyelesaikan semua kewajiban dengan segala kemampuan dan berhati-hati dalam bertindak serta bisa menghadapi masalah hingga tuntas.
7. Memperoleh ketenangah, kebahagiaan dan keberkahan, sebab anak akan selalu bersyukur atas semua tugas dan kewajiban yang sudah ditunaikan, dan Allah pun meridhainya.
Jangan Abaikan Membangun Tanggung Jawab Kepada Anak (2)
Baca juga: Jangan Abaikan Membangun Tanggung Jawab Kepada Anak (1)
8. Menyiapkan anak mendapatkan kemudahan saat dihisab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di hari kiamat.
Karena itu, ajarkan tanggung jawab kepada anak dengan cinta, kelembutan dan kesabaran bukan dengan paksaan, amarah dan ancaman.
Ketahuilah bahwa kesuksesan sejati orang tua bukan saat anak mendapat nilai sempurna, tapi saat ia mampu bertanggung jawab atas hidupnya dengan akhlak yang mulia.
Mengajarkan anak-anak tanggung jawab sejak dini harus diutamakan, karena dunia dan akhirat tidak akan memaafkan kelalaian anak yang dibiarkan orang tua sejak mereka masih kecil.
Menanamkan tanggung jawab memang melelahkan, tetapi akan menjadi investasi terbaik di masa depan bagi anak dan bagi orang tua.
Orang tua hebat bukan yang memudahkan segalanya untuk anak, tapi yang menguatkan mereka menghadapi kehidupan nyata.[Sdz]





