BANYAK memakai pelembap wajah bisa memicu pori-pori tersumbat dan berjerawat. Tren skincare berlapis yang populer di media sosial membuat banyak orang merasa perlu mengaplikasikan produk dalam jumlah besar.
Padahal, rutinitas perawatan kulit yang terlalu rumit tidak selalu cocok dengan kebutuhan kulit masing-masing.
Tidak banyak penelitian yang secara spesifik membahas takaran pelembap. Namun, sebuah penelitian dalam Journal of Cosmetic Dermatology menemukan bahwa kadar air kulit lebih tinggi ketika peembap diaplikasikan segera setelah mandi.
Baca juga: Beberapa Fakta Mengenai Sunscreen yang Perlu Kamu Ketahui
Kebanyakan Memakai Pelembap Wajah bisa Memicu Pori-Pori Tersumbat dan Berjerawat
Penelitian tersebut juga enmyebutkan, penggunaan pelembap sekitar 1-2 miligram per sentimeter persegi kulit yang diaplikasikan pagi dan malam hari sudah cukup untuk menjaga kelembapan lapisan terluar kulit.
Dalam praktik sehari-hari, takaran ini tentu sulit ditentukan secara presisi. Oleh karena itu, dokter kulit menyarankan jumlah yang lebih sederhana dan realistis.
Kebutuhan pelembap bisa berbeda pada setiap orang. Kulit kering mungkin memerlukan sedikit lebih banyak pelembap, sementara kulit berminyak atau rentan jerawat justru sebaiknya menggunakan pelembap dalam jumlah lebih sedikit.
Cara pengaplikasiannya juga berperan penting. Menurut Bahar Firoz, pelembap sebaiknya diaplikasikan di dahi, pipi, hidung, dan dagu, lalu diratakan secara merata.
Penggunaan pelembap berlebihan dapat dikenal dari beberapa tanda. Di antaranya, kulit masih terasa lengket atau berminyak 15 menit setelah pemakaian, produk menggumpal di permukaan kulit, atau terasa seperti “mengunci” lapisan kulit mati.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa menyebabkan pori-pori tersumbat, jerawat berulang, hingga kulit tampak kusam karena sel kulit mati terperangkap di permukaan.
Menariknya, ada anggapan bahwa tidak semua jenis kulit membutuhkan pelembap secara rutin. Kulit berminyak tetap membutuhkan dehidrasi. Disarankan untuk selalu memastikan pemilihan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit.
Menurutnya, lotion atau gel bisa menjadi pilihan yang lebih baik bagi pemilik kulit berminyak atau rentan jerawat, sementara krim lebih sesuai untuk kulit kering karena kandungan minyaknya lebih tinggi. [Din]





