KETUA Umum Salimah berserta rombongan hari ini bertolak menuju Aceh dengan membawa bantuan berupa 100 paket rendang siap saji, mukena, sajadah dan uang tunai. Perjalanan dilakukan melalui udara menuju Kualanamu Medan dan dilanjutkan perjalanan darat menuju Langkat dan Aceh Tamiang.
Rombongan terdiri dari Ketua Umum Reni Anggrayni, Ketua 1 Sinta Santi, Ketua Departemen Humas Dwi Eko miranty, perwakilan Salimah Jawa Barat Almi Novitasari, Salimah Tangsel San Soesilawati, serta dua relawan dari Yakesma.
Ketua Umum Salimah, Reni Anggrayni, menyebut bahwa pemulihan di daerah terdampak banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat masih jauh dari yang diharapkan.
“Relawan yang datang dari berbagai wilayah sudah berusaha memberi bantuan secara maksimal walau dengan harga tiket yang sangat mahal. Namun, intervensi pemerintah tetap menjadi hal yang paling dibutuhkan oleh masyarakat, terutama beberapa wilayah yang sulit dijangkau,” ujarnya.
Reni berharap, kondisi paska bencana akan segera membaik.
“Kita sangat berharap ekonomi bisa kembali pulih, anak-anak bisa segera bersekolah, dan aktivitasitas kembali berjalan normal. Apalagi menjelang Ramadhan. Jika insfrastruktur dan pemulihan ekonomi tidak cepat ditangani, hal ini akan menjadi beban dan derita panjang dari paska bencana,” imbuhnya.
Selain membawa bantuan, rombongan akan bertemu dengan pengurus dan anggota Salimah serta masyarakat terdampak banjir, khususnya di wilayah Aceh Tamiang. Juga silaturahmi dengan pengurus PW Sumut. Namun disayangkan belum bisa mengunjungi daerah Sibolga dan Tapanuli Tengah karena terhalang kondisi cuaca dan longsor yang masih sering terjadi. [Mh/Salimah]





