• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Keajaiban Doa Ibu

11/12/2025
in Nasihat
Di Penghujung Ramadan

Ilustrasi, foto: wallpapers.com

71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DOA ibu itu begitu makbul untuk anaknya: untuk kebaikan maupun keburukan. Bersabarlah, duhai ibu, untuk terus mendoakan yang baik buat anak-anak.

Pada tanggal 13 Syawal 194 hiriyah, lahir seorang anak bernama Muhammad. Tak lama setelah kelahirannya, ia merasakan matanya yang tidak bisa melihat atau buta.

Cobaan Muhammad dan ibunya ternyata tidak berhenti di situ. Di sekitar usia dua tahun, ayah Muhammad, Ismail bin Ibrahim, meninggal dunia. Sejak itu, Muhammad menjadi yatim.

Namun begitu, ibunya tak putus semangat. Ia berjuang untuk mendidik dan membesarkan Muhammad dengan segala upaya yang ia miliki. Dan tentu saja, doa yang tak pernah putus.

Di usia lima tahun, Muhammad didaftarkan ibunya ke Majelis Al-Qur’an untuk anak-anak. Lokasi belajarnya berada di sebuah masjid dekat rumahnya.

Suatu hari, gurunya membacakan dengan penuh tartil Surah Qaf, surah yang ke-50. Setelah selesai, sang guru bertanya ke murid-murid: siapa yang masih ingat apa yang tadi guru bacakan?

Surah Qaf tergolong surah yang tidak terlalu panjang, tidak pula terlalu pendek. Jumlah ayatnya ada 45.

Tak ada seorang murid pun yang mengancungkan tangan. Kecuali, Muhammad yang dalam berjalan pun ia harus dituntun karena tak bisa melihat.

Gurunya mempersilakan Muhammad untuk mengucapkan ayat-ayat yang masih ia ingat. Ternyata, seluruh ayat dalam Surah Qaf diingat seratus persen. Bahkan tartilnya mirip seperti yang dibacakan gurunya. Padahal, surah itu baru kali itu dibacakan gurunya.

Saat itulah, gurunya begitu takjub. Ia melihat sesuatu yang istimewa dari Muhammad.

Gurunya pun memuji Muhammad. Ia mengatakan, “Dengan kemampuan hafalanmu ini, cobalah kuasai ilmu hadis.”

Setelah tiba di rumah, hal itu disampaikan ke ibunya. Ibunya berujar, “Tetaplah dulu kau sempurnakan ilmu Al-Qur’an!”

Namun di benak ibunya, ucapan guru anaknya itu sangat menggembirakannya. Ia bermunajat kepada Allah di kamarnya. Ia berdoa kepada Allah agar anaknya sembuh dari kebutaan.

Doa ini terus ia ulang dan ulangi lagi. Hingga sang ibu tertidur dalam kesibukan mengucapkan doanya.

Saat itulah ia bermimpi bertemu dengan Nabi Ibrahim alaihissalam. Nabi Ibrahim menyampaikan kabar gembira bahwa penglihatan Muhammad akan sembuh.

Di tempat lain, Muhammad sedang asyik mengulang-ulang surah yang baru saja ia hafal. Yaitu, Surah Qaf. Hingga, ia membacakan ayat ke-22.

“…maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.”

Ayat ini memang berkenaan dengan suasana pada Hari Kiamat. Tapi, buat Muhammad, ada keajaiban dari ayat ini. Saat itu juga, penglihatannya sembuh total. Ia bisa melihat dengan jelas.

Ia pun berlari ke arah ibunya. “Ibu…Ibu…Ibu! Aku bisa melihat!” teriaknya kepada ibunya yang tertidur dalam kelelahan doanya.

Ibunya terbangun. “Maksudmu melihat secara batin?” tanya ibunya.

“Tidak ibu. Aku bisa melihat dengan mataku sendiri. Begitu jelas!” ucap Muhammad yang disambut suka cita oleh ibunya.

Dari situlah, prestasi keilmuan Muhammad kian melesat. Ia pun mengikuti arahan gurunya untuk memperdalam ilmu hadis oleh guru di bidang hadis. Namanya Syaikh Ad-Dhakhil.

Suatu kali, di usia 11 tahun, saat guru hadisnya menyampaikan sanad: dari Sufyan dari Abu Zubair dari Ibrahim, Muhammad meluruskan gurunya.

“Abu Zubair tidak meriwayatkan dari Ibrahim,” ucapnya.

Gurunya langsung membentak Muhammad. Tapi, ia agak penasaran: apa benar ucapan anak ini. Ia pun pergi ke kamarnya untuk melihat catatan.

Setelah selesai, gurunya keluar menemui murid-muridnya. Ia menguji apa yang diketahui Muhammad. “Memangnya yang meriwayatkan dari Ibrahim itu siapa?”

“Yang meriwayatkan dari Ibrahim itu Zubair bin Adi (bukan Abu Zubair),” ucapnya dengan tanpa catatan sedikit pun.

Gurunya tersenyum. Ia begitu takjub dengan hafalan luar biasa dari Muhammad.

Dari situlah, Muhammad diarahkan untuk belajar lebih dalam lagi ke guru-guru di Mekah dan Madinah.

Suatu saat nanti, Muhammad menjadi guru dari segala guru ilmu hadis di seluruh dunia, dari zamannya hingga saat ini.

Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah Al-Bukhari. Orang biasa menyebutnya dengan Imam Al-Bukhari.

Kitab karyanya bisa dikatakan sebagai kitab nomor dua setelah Al-Qur’an. Karena melalui kerja keras dan cerdasnya, Imam Bukhari menghasilkan Kitab Sahihnya yang menjadi rujukan seluruh ulama di dunia.

Ia pernah ditanya kenapa ia begitu gigih untuk menghasilkan karya luar biasa itu. Ia menjawab, “Aku hanya ingin menunjukkan kepada Baginda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika berjumpa nanti, sebagai kelayakanku mencintainya.”

**

Tak ada yang tidak mungkin ketika Allah subhanahu wata’ala berkehendak. Apa pun bisa terjadi dengan izin-Nya.

Duhai ibu shalihah, jangan sia-siakan kalimat istimewa untuk kebaikan anak-anak. Apa yang ibu mintakan akan langsung diijabah oleh Allah subhanahu wata’ala.

Jangan pernah bosan untuk terus mendoakan kebaikan anak-anak. Meskipun mereka sudah tumbuh dewasa. [Mh]

Tags: Imam BukhariKeajaiban Doa Ibu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lalai dari Dzikir Mudah Didekati Setan (Bagian 1)

Next Post

Shawqi Futaki, Dokter yang Membawa Cahaya Islam Menyebar di Jepang

Next Post
Shawqi Futaki, Dokter yang Membawa Cahaya Islam Menyebar di Jepang

Shawqi Futaki, Dokter yang Membawa Cahaya Islam Menyebar di Jepang

Doa dan Zikir yang Dianjurkan Dibaca saat Bepergian

Bacaan Dzikir Agar Terlindung dari Gangguan Setan Ketika Keluar Rumah

7 Tahun Pertama Manusia Akan Mempengaruhi Karakternya di Masa Depan

7 Tahun Pertama Manusia Akan Mempengaruhi Karakternya di Masa Depan

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    362 shares
    Share 145 Tweet 91
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8698 shares
    Share 3479 Tweet 2175
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11481 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4445 shares
    Share 1778 Tweet 1111
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3914 shares
    Share 1566 Tweet 979
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga