• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Mukmin yang Kuat Lebih Allah Cintai

16/11/2025
in Nasihat
Kemenangan Harus Diperjuangkan

Ilustrasi, foto: wosrobertquinn.blogspot.com

69
SHARES
527
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MUKMIN yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dari mukmin yang lemah. Tapi, masing-masing ada kebaikannya. (Al-Hadis)

Di abad keenam hijriyah ada seorang ulama yang bukan hanya kuat dalam ilmu. Tapi juga dalam hal fisik. Bukan sekadar mufti, tapi juga mujahid di medan pertempuran.

Ia bernama Muwaffaquddin Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad bin Qudamah, atau biasa disebut Ibnu Qudamah rahimahullah.

Beliau lahir di Palestina pada tahun 541 hijriyah. Pada usia tujuh tahun, Ibnu Qudamah kecil mengungsi ke Suriah karena wilayah Palestina diserang oleh tentara Salib.

Meski tinggal dalam perantauan di Damaskus Suriah, Ibnu Qudamah tetap berprestasi. Di usia belia ia sudah menghafal Al-Qur’an dan belajar dengan banyak ulama di Suriah.

Pada usia 20 tahun, Ibnu Qudamah belajar ke Bagdad untuk mencari ilmu dengan tokoh-tokoh hebat di sana. Di antara mereka adalah Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani yang terkenal hingga saat ini. Ia juga belajar dengan tokoh ulama bernama Ibnu Al-Manni.

Kurang lebih selama 13 tahun, ia menetap di Bagdad dan menimba ilmu dari para ulama-ulama hebat di sana. Setelah itu, ia pergi ke Mekah untuk berhaji.

Di Mekah, Ibnu Qudamah tidak langsung pulang ke Damaskus. Ia belajar dengan banyak ulama di sana. Baru setelah itu, ia kembali ke Damaskus dan menetap hingga akhir hayatnya di usia 80-an tahun.

Yang menarik, perjalanan keilmuan ini tidak memalingkannya dari perjalanan jihad. Pada usia 42 tahun, Ibnu Qudamah bergabung dengan Shalahuddin Al-Ayyubi. Selama beberapa tahun, ia ikut memimpin perang untuk kemenangan Baitul Maqdis di Palestina.

Berbagai keilmuan ia kuasai. Mulai dari Al-Qur’an, hadis, ushul fikih, kosmografi, nahwu, hisab, dan lainnya. Beliaulah imam besar di Damaskus saat itu.

Tinta dan darah seolah menjadi satu kesatuan yang selalu terjalin dalam perjalanan keilmuan dan jihadnya.

**

Kesolehan seseorang tak selalu identik dengan ibadah dan keilmuannya. Kesiapan dalam jihad pun menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Salah seorang guru Imam Bukhari, Abdullah ibnu Mubarak, pernah menegur sahabatnya yang menghabiskan hidupnya hanya beri’tikaf di Masjidil Haram.

Ia menulis surat: alangkah enaknya ibadahmu. Kamu dikelilingi harum wangi, sementara kami debu-debu. Kamu berlinangan air mata, sementara kami bercucuran darah. [Mh]

 

 

Tags: Mukmin yang Kuat Lebih Allah Cintai
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Berpegangan Tangan setelah Bertunangan

Next Post

Cara Mudah dan Sederhana Melembapkan Bibir Secara Alami

Next Post
Cara Mudah dan Sederhana Melembapkan Bibir Secara Alami

Cara Mudah dan Sederhana Melembapkan Bibir Secara Alami

Heboh Perias Pengantin Hijaber Asal Lombok yang ternyata Pria

Heboh Perias Pengantin Hijaber Asal Lombok yang ternyata Pria

Ajari Anak Bersyukur Saat Diberi

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    240 shares
    Share 96 Tweet 60
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8052 shares
    Share 3221 Tweet 2013
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3556 shares
    Share 1422 Tweet 889
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2110 shares
    Share 844 Tweet 528
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Janji Allah untuk Bani Israil

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4489 shares
    Share 1796 Tweet 1122
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Momentum Ramadan, Ivan Gunawan Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat melalui BAZNAS

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga