• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 16 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

09/06/2026
in Healthy
Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

Foto: Pinterest

70
SHARES
535
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SERING makan fast food (makanan cepat saji atau junk food) bikin seseorang bisa cepat lupa. Penelitian terbaru dari University of Sydney menunjukkan, pola makan tinggi lemak dan tinggi gula dapat merusak fungsi otak, khususnya di bagian yang berperan dalam mengingat dan mengenali arah.

Kita telah lama mengetahui bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula olahan dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit metabolik, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.

Kita juga tahu bahwa kebiasaan makan yang tidak sehat ini mempercepat timbulnya penurunan kognitif terkait usia pada orang dewasa tengah dan lanjut usia.

Penelitian ini membuktikan bahwa pola makan penting untuk kesehatan otak pada masa awal dewasa, periode ketika fungsi kognitif biasanya masih utuh.

Baca juga: Memiliki Jerawat Hormon? Hindari Mengonsumsi 3 Makanan Ini

Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

Diterbitkan di jurnal International Journal of Obesity, penelitian ini menguji hubungan antara pola makan tinggi lemak dan tinggi gula (high fat, high sugar atau HFHS) dengan kemampuan otak dalam navigasi spasial. Adapun navigasi spasial adalah kemampuan untuk mengingat arah dan lokasi.

Penelitian ini melibatkan 55 mahasiswa berusia 18–38 tahun. Mereka diminta mengisi kuesioner tentang pola makan sehari-hari, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak.

Setelah itu, para peserta diminta menjalani tes memori dan navigasi lewat virtual reality.  Dalam simulasi tersebut, peserta harus menemukan harta karun di dalam labirin virtual sebanyak enam kali. Posisi awal dan lokasi harta karun tetap sama di setiap percobaan.

Peserta yang makan makanan tinggi lemak dan tinggi gula dinilai lebih sering kesulitan mengingat lokasi harta dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada percobaan ketujuh, lokasi harta karun dihapus dari peta, dan peserta diminta menandai lokasi berdasarkan ingatan.

Hasilnya, mereka yang sering makan fast food dan makanan manis lebih sering salah menandai lokasi. Tran menuturkan, konsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak jenuh dan tinggi gula dapat memengaruhi hipokampus, bagian otak yang penting untuk memori dan orientasi arah.

Kondisi ini tidak permanen. Jika kamu mulai mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan memperbanyak makanan sehat, seperti sayur, buah, dan protein seimbang, fungsi otak bisa pulih.

Hasil penelitian ini kemungkinan lebih besar jika dilakukan pada populasi umum. Sebab, peserta penelitian adalah mahasiswa yang umumnya punya gaya hidup lebih sehat dibanding masyarakat luas. [Din]

Tags: Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Hati Memiliki Keinginan yang Berlebihan

Next Post

Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Next Post
Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Bahaya Bersikap Arogan bagi Para Orang Tua

Bahaya Bersikap Arogan bagi Para Orang Tua

Arbutin, Salah Satu Produk yang Dapat Mengatasi Flek Hitam di Wajah

Arbutin, Salah Satu Produk yang Dapat Mengatasi Flek Hitam di Wajah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8658 shares
    Share 3463 Tweet 2165
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4421 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11453 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2220 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3895 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga