• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 1 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

09/06/2026
in Healthy
Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

Foto: Pinterest

70
SHARES
538
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SERING makan fast food (makanan cepat saji atau junk food) bikin seseorang bisa cepat lupa. Penelitian terbaru dari University of Sydney menunjukkan, pola makan tinggi lemak dan tinggi gula dapat merusak fungsi otak, khususnya di bagian yang berperan dalam mengingat dan mengenali arah.

Kita telah lama mengetahui bahwa mengonsumsi terlalu banyak gula olahan dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit metabolik, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.

Kita juga tahu bahwa kebiasaan makan yang tidak sehat ini mempercepat timbulnya penurunan kognitif terkait usia pada orang dewasa tengah dan lanjut usia.

Penelitian ini membuktikan bahwa pola makan penting untuk kesehatan otak pada masa awal dewasa, periode ketika fungsi kognitif biasanya masih utuh.

Baca juga: Memiliki Jerawat Hormon? Hindari Mengonsumsi 3 Makanan Ini

Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa, Fakta atau Mitos?

Diterbitkan di jurnal International Journal of Obesity, penelitian ini menguji hubungan antara pola makan tinggi lemak dan tinggi gula (high fat, high sugar atau HFHS) dengan kemampuan otak dalam navigasi spasial. Adapun navigasi spasial adalah kemampuan untuk mengingat arah dan lokasi.

Penelitian ini melibatkan 55 mahasiswa berusia 18–38 tahun. Mereka diminta mengisi kuesioner tentang pola makan sehari-hari, termasuk konsumsi makanan tinggi gula dan tinggi lemak.

Setelah itu, para peserta diminta menjalani tes memori dan navigasi lewat virtual reality.  Dalam simulasi tersebut, peserta harus menemukan harta karun di dalam labirin virtual sebanyak enam kali. Posisi awal dan lokasi harta karun tetap sama di setiap percobaan.

Peserta yang makan makanan tinggi lemak dan tinggi gula dinilai lebih sering kesulitan mengingat lokasi harta dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada percobaan ketujuh, lokasi harta karun dihapus dari peta, dan peserta diminta menandai lokasi berdasarkan ingatan.

Hasilnya, mereka yang sering makan fast food dan makanan manis lebih sering salah menandai lokasi. Tran menuturkan, konsumsi makanan cepat saji yang tinggi lemak jenuh dan tinggi gula dapat memengaruhi hipokampus, bagian otak yang penting untuk memori dan orientasi arah.

Kondisi ini tidak permanen. Jika kamu mulai mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan memperbanyak makanan sehat, seperti sayur, buah, dan protein seimbang, fungsi otak bisa pulih.

Hasil penelitian ini kemungkinan lebih besar jika dilakukan pada populasi umum. Sebab, peserta penelitian adalah mahasiswa yang umumnya punya gaya hidup lebih sehat dibanding masyarakat luas. [Din]

Tags: Sering Makan Fast Food Bikin Cepat Lupa
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Hati Memiliki Keinginan yang Berlebihan

Next Post

Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Next Post
Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Bangsa yang Lupa Merenung: Relevankah Pancasila di Era Krisis Atensi?

Bahaya Bersikap Arogan bagi Para Orang Tua

Bahaya Bersikap Arogan bagi Para Orang Tua

Arbutin, Salah Satu Produk yang Dapat Mengatasi Flek Hitam di Wajah

Arbutin, Salah Satu Produk yang Dapat Mengatasi Flek Hitam di Wajah

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    822 shares
    Share 329 Tweet 206
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Solo Balapan yang Seru untuk Dijelajahi

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9224 shares
    Share 3690 Tweet 2306
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4176 shares
    Share 1670 Tweet 1044
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    198 shares
    Share 79 Tweet 50
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • 12 Adab bagi Penuntut Ilmu

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Sosok Ketua Umum NU Gus Kikin: Kiai yang juga Pengusaha

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Hijrahfest 2024 Hadirkan Puluhan Influencer, Begini Kata Ikram Afro

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga