KONSELOR keluarga sekaligus Founder Wonderful Family Institute, Cahyadi Takariawan memberikan solusi jika tengan dalam kondisi bosan dengan pasangan, maka berhentilah untuk mengeluh.
Kondisi paling umum yang sering dialami oleh pasangan yang telah menempuh masa yang panjang, adalah hadirnya rasa bosan.
Apakah bosan itu buruk? Tidak selalu. Karena rasa bosan menunjukkan Anda masih menjadi manusia yang sempurna.
Rasa bosan juga sebuah sinyal, bahwa Anda harus melakukan sesuatu.
Erika Labuzan-Lopez, terapis pernikahan dan keluarga (2018) menyatakan, “Penting untuk diingat bahwa rasa bosan tidak selalu menjadi masalah besar dan bisa menunjukkan hubungan yang sehat dan stabil.”
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Bosan Dengan Pasangan? Berhentilah Mengeluh
Baca juga: Memahami Ciri-Ciri Umum Kepribadian Calon Pasangan
Pertama kali, berhentilah mengeluh. Jangan mengeluhkan kebosanan hidup berumah tangga Anda kepada orang lain.
Orang yang mendengar curhat Anda akan mempunyai “rasa” tertentu.
Untuk itu, jika kebosanan sudah mulai melanda, lakukan hal-hal berbeda. Hal-hal baru yang nyata.
Bukan dengan mengeluh. Bukan dengan meratapi nasib.
Alexandra Saperstein dari YourTango (2019) menyarankan agar Anda tidak mengeluhkan kondisi kebosanan yang Anda alami, meskipun kepada pasangan.
Menurut Saperstein, “Jika Anda ingin sesuatu menjadi berbeda, Anda harus melakukan sesuatu yang berbeda. Mengeluh pada teman atau pasangan tentang hal yang sama kemungkinan besar akan membuat Anda bosan dan semakin bosan.”
Mengulang-ulang keluhan kepada satu orang atau banyak orang, justru semakin menebalkan dan menegaskan rasa bosan itu.
Kalimat-kalimat berulang akan menjadi afirmasi bahwa Anda benar-benar telah bosan dengan pasangan dan pernikahan.
Untuk itu, Seperstein menyarankan agar Anda membahas langkah nyata yang bisa Anda lakukan bersama pasangan.
Mengeluh tak bisa menghadirkan solusi. Mengeluh hanya akan menambah sakit hati.[Sdz]