• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 20 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Ikrar Napi Teroris Setia Pada NKRI Jadi Momen Penting

23/05/2015
in Berita
71
SHARES
546
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

merahputih

ChanelMuslim.com – Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Prof Hamdi Muluk menilai sadarnya sejumlah narapidana kasus terorisme memberi harapan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depan.

“Sadarnya saudara-saudara kita yang pernah salah jalan ini menjadi harapan perdamaian abadi di Indonesia. Semoga ini bisa menggugah napi terorisme lainnya segera sadar dan kembali ke pangkuan Indonesia,” kata Hamdi, Jumat (22/5/2015).

Hamdi mengemukakan hal itu menanggapi ikrar kesetiaan kepada NKRI narapidana terorisme Umar Patek alias Hisyam bin Alizein bersama empat napi terorisme Poso dan Ambon pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei lalu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Bahkan, secara sukarela Umar Patek menjadi pengibar bendera Merah Putih dalam upacara tersebut.

Jauh sebelumnya, mantan teroris dari Jamaah Islamiyah (JI) Ustadz Abdurrahman Ayyub telah lebih dulu mengikrarkan kesetiaannya kepada NKRI. Bahkan, dia kini aktif membantu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam melakukan penyadaran kelompok-kelompok radikal yang ada.

“Saya kira apa yang dilakukan Umar Patek dengan menjadi petugas pengerek bendera itu adalah momen yang penting,” kata Hamdi.

Menurut dia, bukan pekerjaan mudah untuk menyadarkan pelaku terorisme, memerlukan waktu yang panjang dan dibutuhkan proses pendekatan dan penyadaran yang cukup rumit karena biasanya napi terorisme sangat sulit didekati dan diajak bersosialisasi di luar kelompok mereka.

“Kita harus memberikan apresiasi kepada pihak-pihak terkait seperti Depkumham dalam hal ini Direktorat Jenderal PAS dan BNPT,” kata dia.

Menurut Hamdi, proses penyadaran para napi terorisme jelas berbeda dengan napi tindak pidana biasa. Dibutuhkan pendekatan khusus serta strategi tepat untuk bisa mengajak mereka berkomunikasi.

Kesadaran para napi terorisme itu, kata dia, merupakan hasil perenungan panjang karena mereka pernah punya keyakinan dan terpikat ideologi teroris serta tergiur iming-iming pendirian negara Islam di Indonesia yang harus diperjuangkan dengan kekerasan.

“Mereka juga berpikir bahwa hanya orang yang sepaham dengan mereka yang bisa mengelola negara,” kata Hamdi.

Hamdi mengatakan, pembinaan terhadap para napi terorisme harus terus dilakukan sekaligus meyakinkan mereka bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara di bawah ideologi Pancasila suatu keniscayaan.

“Kita harus terus membina dan merangkul mereka untuk bisa menjalani dan mengisi kehidupan yang lebih baik. Artinya, setelah proses penyadaran ini harus ada proses lanjutan untuk mengantar mereka kembali ke masyarakat, setelah bebas dari penjara nanti,” katanya. (nf)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

BNI Syariah- PT Maktour Tandatangani Kerjasama Tabungan Perencanaan Umrah

Next Post

Tips Membuat Bakso di Rumah

Next Post

Tips Membuat Bakso di Rumah

Astagfirullah, Obat Aborsi Juga Dijual Bebas

Mahasiswi Gayo Akan Gelar "Gayo Art Women"

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    87 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Praktisi Hukum Dini Eka Putri Edukasi 200 Siswa SIT Al-Kautsar tentang Bahaya Bullying dan Konsekuensi Hukumnya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8917 shares
    Share 3567 Tweet 2229
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4020 shares
    Share 1608 Tweet 1005
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11602 shares
    Share 4641 Tweet 2901
  • Salimah Tulungagung Bagikan Tips Menua dengan Bahagia

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1107 shares
    Share 443 Tweet 277
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4691 shares
    Share 1876 Tweet 1173
  • Saat Amanah Menjadi Jalan Membangun Peradaban

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga