• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 16 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Ujian Hidup Datang Silih Berganti

16/06/2025
in Khazanah, Unggulan
Ujian Hidup Datang Silih Berganti

foto:pinterest

98
SHARES
754
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

UJIAN yang datang akan datang dengan silih berganti.

“Harap tenang, sedang ada ujian. Yang sudah selesai boleh pulang duluan.”

Ingat kalimat ini?

Kalimat yang ada sejak zaman kita sekolah dulu, yang sampai sekarang tetap ada.

Biasanya kalimat ini ditempelkan di ruang-ruang kelas ketika ujian sedang berlangsung.

Ternyata kalimat tersebut maknanya sangat dalam dalam kehidupan kita.

Hidup adalah tempat ujian bagi manusia. Jika hidup sudah tak ada ujiannya, berarti itu pertanda sudah tiba saatnya kita pulang alias meninggal dunia.

Oleh sebab itu, tenang saja selama mengikuti ujian hidup yang masih berlangsung silih berganti tersebut.

Dengan tenang, ujian hidup akan mampu kita atasi dengan baik.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Sebaliknya, jika panik, gelisah dan berisik dengan keluh kesah, ujian hidup yang sedang dijalani tak akan berbuah kebaikan.

Malah kita makin stres dan frustasi, yang membuat sulit untuk berpikir jernih mencari solusi. Ujung-ujungnya, bisa depresi, bahkan bundir.

Ketahuilah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala menciptakan kehidupan agar manusia diuji siapakah yang akan lulus dan mendapat nilai terbaik.

“Yaitu yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun” (QS. Al Muluk: 2).

Mereka yang lulus ujian hidup akan naik “kelas” menjadi manusia yang mulia, serta diampuni dosa-dosanya.

Ujian Hidup Datang Silih Berganti

“Tidaklah menimpa seorang mukmin berupa rasa sakit (yang terus menerus), rasa capek, kekhawatiran, kesedihan, kesusahan hati atau sesuatu yang menyakiti, sampai duri yang menusuknya melainkan akan dihapuskan dosa-dosanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Lagi pula ujian yang berbeda-beda dari setiap manusia sudah ditakar oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bahwa manusia tersebut pasti bisa mengerjakannya dan lulus.

Analoginya, seperti guru sekolah yang setiap membuat soal ujian pasti sudah menakar bahwa muridnya bisa mengerjakan soal ujian tersebut dengan baik.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah: 186).

Lalu mengapa ada murid yang tidak lulus ujian?

Jawabannya sederhana, karena sang murid tidak belajar dengan sungguh-sungguh.

Begitu juga dalam ujian kehidupan.

Jika ada manusia yang gagal dalam ujian kehidupannya pasti penyebabnya karena ia tidak belajar secara sungguh-sungguh tentang tiga hal: Hakikat hidup, cara hidup yang benar, dan keyakinan datangnya pertolongan Allah.

Baca juga: Banyak Orang Ingin Cepat Mati Karena Beratnya Ujian Hidup, Ini Kata Ustaz

Tentang hakikat hidup, Allah Subhanahu wa Ta’alaberfirman :

“Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah per mainan, kelengahan, perhiasan, dan saling bermegah-megahan di antara kamu serta berlomba-lomba dalam banyaknya harta dan anak keturunan. (Perumpamaannya adalah) seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani, lalu mengering dan kamu lihat menguning, kemudian hancur. Di akhirat ada azab yang keras serta ampunan dari Allah dan keridaan-Nya. Kehidupan dunia (bagi orang-orang yang lengah) hanyalah kesenangan yang memperdaya.” (QS. Al Hadid: 20).

Ayat ini menjelaskan bahwa kehidupan dan kesenangan dunia hanyalah seperti mainan dan sesuatu yang lucu, sehingga tak usah stres dengan berbagai ujiannya.

Tenang saja, sambil terus berusaha dan berdoa mencari solusi tanpa putus asa.

Lalu tentang cara hidup yang benar, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallambersabda :

“Orang cerdas adalah orang yang mengekang hawa nafsunya dan mempersiapkan perbekalan untuk kehidupan setelah mati. Sedangkan orang lemah adalah orang yang menuruti hawa nafsunya lalu berangan-angan terhadap Allah (bahwa dia akan diampuni).” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Baihaqi).

Jadi cara hidup yang benar adalah jangan menuruti hawa nafsu, tapi hiduplah sesuai aturan (syariat) Allah.

Dan yang paling cerdas dalam menjalani hidup ini adalah mereka yang selalu mempersiapkan dirinya untuk bekal mati.

Tentang keyakinan akan datangnya pertolongan Allah, diantaranya adalah dalil berikut :

“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (QS. At Talaq: 3).

Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menolong umat ini dengan yang lemahnya, dengan doa, shalat dan ikhlas mereka.” (HR. An Nasa’i).

Pertolongan Allah niscaya akan datang jika kita bertawakal (berserah diri kepada Allah), banyak berdoa dan ibadah serta berusaha dengan ikhlas.

Akhirnya, agar hidup kita bisa tenang di tengah-tengah ujian kehidupan yang datang silih berganti adalah :

“Hidup ini hanya sekali, maka nikmatilah. Tapi jangan lupa, mati juga hanya seklai maka persiapkanlah.”[Sdz]

Sumber: Serambi Ilmu dan Faidah

Tags: Ujian Hidup Datang Silih Berganti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

A Day in My Life

Next Post

Salimah Tulungagung Ajak Peserta Salsa Rawat Jiwa Lewat Golden Mindset

Next Post
Salimah Tulungagung Ajak Peserta Salsa Rawat Jiwa Lewat Golden Mindset

Salimah Tulungagung Ajak Peserta Salsa Rawat Jiwa Lewat Golden Mindset

Ajak Lansia Atasi Stres

Ajak Lansia Atasi Stres

Ditinggikan Seranting Didahulukan Selangkah

Ditinggikan Seranting Didahulukan Selangkah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8658 shares
    Share 3463 Tweet 2165
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4422 shares
    Share 1769 Tweet 1106
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11453 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2220 shares
    Share 888 Tweet 555
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2231 shares
    Share 892 Tweet 558
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    286 shares
    Share 114 Tweet 72
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3895 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga