• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 25 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Kepompong

04/06/2018
in Nasihat
87
SHARES
668
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Namaku ulat. Aku baru saja menetas dari telur yang diletakkan mamaku di balik daun pohon. 
Meski tampak menjijikkan, aku baik kok. Aku tidak mengganggu orang lain. Tapi, ya, tetap saja, orang menilaiku rendah karena memang aku tidak menarik, menjijikkan, dan rakus.
Kegiatanku tak pernah jauh dari daun. Ya, tak ada sedetik pun kulewati begitu saja tanpa melahap daging daun. Hmm, lezaat.
Aku tak peduli apakah pohon yang daunnya kulahap akan bernasib seperti apa. Toh, daun yang dimiliki pohon masih banyak yang sisa. Dan kalaupun habis, nanti juga akan tumbuh lagi.
Kalau sudah sibuk makan begini, aku tak peduli dengan sekitar. Ada yang sakit kah, yang butuh bantuankah, atau sekadar menyapa dan berbasa-basi. 
Ah, biarkan saja. Bukan urusanku. Hal utama yang harus kulakakukan: makan, makan, dan makan.
Kerakusanku inilah yang tidak kusadari telah mengganggu banyak pihak. Pohon yang daunnya kulahap akan meradang. Dan, tidak sedikit juga manusia yang kecewa dengan tanamannya yang menjadi rusak tak karuan.
Pada saatnya, Tuhan mentakdirkanku untuk berhenti sejenak. Tak lama, hanya sekitar sepuluh hari. Kebiasaanku kupaksa berubah total. Aku sama sekali tak makan. Tak bergerak, dan terkunci dalam sebuah ruang yang bernama kepompong. 
Dari luar, orang akan menilaiku sebagai makhluk yang sudah mati. Karena keadaanku yang berdiam begitu sempurna. Diam, dan terus berdiam.
Aku tak peduli dengan orang-orang sekitar yang akan mencariku. Mungkin juga kolega yang merasa kehilangan dengan sosokku. Atau mungkin juga mereka yang bersukur karena ketiadaanku.
Sekali lagi, aku tak peduli mereka mencariku atau tidak. Aku tak peduli mereka merasa kehilanganku atau biasa saja. Yang penting, aku harus diam dan terus diam di sebuah ruang.
Ah, sepuluh hari yang membosankan. Tapi, memberiku seribu satu perubahan total. Ya, kini aku bukan ulat dan tak lagi di kepompong. Aku telah berubah total.
Kini aku tak menjijikkan seperti dulu. Aku pun tak lagi rakus dengan melahap daun yang telah memfasilitasi hidupku tanpa belas kasih. 
Ya, aku telah berubah menjadi begitu indah. Tak lagi bergantung pada hal-hal rendah di bawah sana. 
Hidupku kini selalu berada di ketinggian, penuh pesona, dan memberikan manfaat untuk siapa pun yang kuhinggapi. (muhammad nuh)

 

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berbuka dengan Es Blewah, Favorit Keluarga Bunda Nina

Next Post

Jelang Itikaf, Nippon Paint-Masjid Al Madinah Gelar Cat Bareng Jurnalis

Next Post

Jelang Itikaf, Nippon Paint-Masjid Al Madinah Gelar Cat Bareng Jurnalis

Salimah Sumut Ajak Anak Yatim Belanja

Inspirasi Hari Raya, Glam Simple Ramadan ala Franka Soeria

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8261 shares
    Share 3304 Tweet 2065
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2071 shares
    Share 828 Tweet 518
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3706 shares
    Share 1482 Tweet 927
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11278 shares
    Share 4511 Tweet 2820
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2205 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3311 shares
    Share 1324 Tweet 828
  • Menghina Allah dalam Hati

    463 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Hari Transportasi Nasional, Transjakarta Terapkan Tarif Rp1

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga