BOLEHKAH daging aqiqah dibagi dua? Ustaz, ‘afwan ingin bertanya. Mengenai kambing untuk aqiqah anak. Saya insya Allah bulan ini melahirkan Ustaz. Insya Allah laki-laki. Mohon doanya ustaz dan jamaah di sini agar persalinannya dilancarkan.
Saya berdomisili di Jepang dan untuk aqiqah sulit di sini karena banyak hal.
Rencana ingin membeli kambing di Indonesia. Anak laki-laki dua kambing kan ustaz,
Yang ingin ditanyakan apakah kambingnya boleh dibagi dua:
1 di tempat keluarga saya dan 1 di tempat keluarga suami saya?
Saya dan suami jauh kampung halamannya ustaz Aceh-Lampung
Mohon bimbingannya ustaz
Jazakallah khairan.
Baca juga: Aqiqah untuk Anak yang Terlahir Yatim
Bolehkah Daging Aqiqah Dibagi Dua
Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan sebagai berikut.
Wa’alaikumussalam wa Rahmatullah wa Barakatuh
Barakallah fiik..
Semoga lancar persalinannya, anak dan ibunya selamat..aamiin
Ada pun untuk Aqiqah.. Maka lebih utama dilakukan dan didistribusikan di tempat anak itu dilahirkan, tapi itu bukan syarat keabsahan, itu hanya keutamaan saja. Jadi jika ingin aqiqah di tempat lain juga sah. Baik kedua kambingnya atau salah satunya. Ini perkara yang luwes dan lapang.
Perbedaan pendapat para ulama dalam hal ini bukan tentang keabsahannya, mereka sepakat aqiqah di tempat sendiri atau di daerah lain sama-sama sah, mereka berbeda dalam masalah mana yang lebih utama.
Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:
اختلف العلماء في المكان الأفضل لذبحها، هل الأفضل ذبحها في بلد الطفل، أم في بلد الوالد، إن كان يقيم في بلد آخر؟
وهذا الخلاف إنما هو في الأفضل، لا في الإجزاء …..
Para ulama berbeda pendapat tentang tempat yang lebih utama dalam penyembelihan aqiqah, apakah lebih utama di tempat bayi itu dilahirkan ataukah di tempat orangtuanya jika dia tinggal di tempat lain? perbedaan pendapat ini tentang keutamaan, bukan pada keabsahan..
ويجوز أن تُذبح شاة في بلد، وتُذبح الأخرى ببلد آخر لإدخال السرور على بقية الأهل
Boleh menyembelih seekor kambing aqiqah di negerinya, dan kambing satunya lagi di negeri lain, agar mendatangkan kebahagiaan untuk semua anggota keluarga. (Ahkamul ‘Aqiqah, Al Islam Su’aal wa Jawaab)
Mufti Mesir saat ini dalam salah satu fatwanya menjelaskan:
الأولى والآكد ذبح العقائق في بلد القائم بالعقيقة ووطنه، فإن وكَّل في ذبحها خارج بلده أجزأه
Lebih utama dan ditekankan adalah menyembelih aqiqah di negeri orang yang beraqiqah tersebut dan tanah kelahirannya, seandainya dia men- tawkil (mewakilkan ke orang lain) penyembelihannya di negeri lain maka itu sah.
(Darul Ifta Al Mishriyyah, fatwa no. 7865)
Demikian. Wallahu a’lam.[ind]



