• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

3 Tingkatan Orang yang Berharap Masuk Surga

27/05/2024
in Khazanah, Unggulan
Tiga Tingkatan Orang yang Berharap Masuk Surga

Foto: Unsplash

85
SHARES
653
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MASUK surga menjadi harapan semua orang yang percaya pada kehidupan akhirat, utamanya bagi umat Islam. Namun terkadang harapan ini memiliki kadar upaya yang berbeda-beda pada tiap orang.

Tidak semua orang memiliki kerja keras yang sama dalam meraih harapannya yang besar itu. Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam buku Thariqul Hijrataini membagi mereka menjadi tiga golongan:

Tingkatan Pertama

Yang pertama ini merupakan tingkatan terendah orang-orang yang berupaya untuk masuk ke surga. Mereka melewati hari-harinya dengan lebih banyak melakukan dosa dibanding kebaikan.

Ibnu Qayyim menyebut mereka sebagai orang-orang yang menganiaya diri sendiri. Ia lambat dalam mempersiapkan perbekalan menuju surga sehingga tidak cukup mengantarkannya sampai ke tujuan yang diharapkan. Padahal waktu yang mereka miliki untuk mengumpulkan bekal hanya sedikit.

Dari segi kualitas maupun kuantitas amalnya tidak mampu membantunya mencapai apa yang dicita-citakannya selama ini. Bekal yang ia bawa hanya dapat membantunya untuk menghadapi rintangan selama perjalanan saja. Ia akan menghadapi rintangan yang ada dengan perbekalan seadanya.

Baca Juga: Ayat Al-Qur’an atau Hadis Ajakan Masuk Surga

Tiga Tingkatan Orang yang Berharap Masuk Surga

Tingkatan Kedua

Tingkatan kedua adalah orang-orang yang membekali dirinya dengan bekal seadanya dan hanya cukup untuk mengantarkannya sampai ke rumah kedamaian, tanpa ada keinginan dan semangat untuk memperoleh keuntungan yang melimpah.

Akan tetapi ia tidak membekali diri dengan hal-hal yang merugikannya. Ia bisa selamat sampai tujuan, walaupun tidak mendapatkan keuntungan yang melimpah.

Tingkatan Ketiga

Yang terakhir adalah golongan yang berlomba-lomba dalam kebaikan. Mereka memiliki tekad dan semangat yang membara untuk meraup keuntungan. Ibaratnya, mereka tidak hanya ingin masuk surga saja namun mereka ingin masuk surga paling tinggi, berharap bertemu Allah, para Nabi dan orang-orang shalih lainnya.

Harapannya ini terwujud dengan usaha dan strategi beribadah dan beramal shalih yang seimbang dan sesuai dengan yang disyariatkan.

Mereka seolah mengetahui dan memahami bahwa di hadapannya terdapat sebuah negeri yang makmur dan kaya, dimana mereka dapat memperoleh keuntungan dagang sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat atau bahkan lebih.

Mereka optimis akan memperolehnya dengan pengalaman dagang dan pengenalan medan yang baik di negeri tersebut.

Mereka juga akan merasakan kerugian yang nyata jika melewatkan waktu tanpa berdagang dan tentu tanpa keuntungan.

Lalu berada pada tingkatan berapa kita saat ini? Sudahkah kita beramal sesuai dengan harapan-harapan besar kita?

[Ln]

Tags: Tiga Tingkatan Orang yang Berharap Masuk Surga
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kelembutan Tutur Kata Nabi SAW

Next Post

Dosen Psikologi Hifizah Nur Bagikan Pengalaman di Jepang Lewat Buku Titik Equilibrium

Next Post
Dosen Psikologi Hifizah Nur Bagikan Pengalaman di Jepang Lewat Buku Titik Equilibrium

Dosen Psikologi Hifizah Nur Bagikan Pengalaman di Jepang Lewat Buku Titik Equilibrium

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani Serahkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumbar Melalui BAZNAS

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Muzani Serahkan Bantuan Korban Banjir Bandang Sumbar Melalui BAZNAS

Aturan Islam terhadap Air, Tumbuhan, dan Hewan

Orang yang Mati Tenggelam Tergolong Mati Syahid

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8373 shares
    Share 3349 Tweet 2093
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4293 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3778 shares
    Share 1511 Tweet 945
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2118 shares
    Share 847 Tweet 530
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    826 shares
    Share 330 Tweet 207
  • Salimah Kudus Tingkatkan Soliditas Pengurus Cabang hingga Ranting

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga