• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Arab Saudi Menahan Jamaah yang Berdoa untuk Gaza di Tanah Suci

20/11/2023
in Berita, Fokus
Arab Saudi Menahan Jamaah yang Berdoa untuk Gaza di Tanah Suci

Islah Abdur-Rahman, asal Inggris, ditahan saat menunaikan ibadah haji ke Mekah (Foto: MEE)

81
SHARES
625
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ARAB Saudi menahan jamaah yang menunjukkan solidaritas untuk Gaza dan berdoa untuk Palestina di tempat-tempat suci di Mekah dan Madinah.

Seorang aktor dan presenter asal Inggris, Islah Abdur-Rahman, sedang menunaikan ibadah haji bersama keluarganya di Mekkah. Ia engaku ditahan tentara karena mengenakan keffiyeh Palestina.

Abdur-Rahman memutuskan untuk pergi menunaikan ibadah haji pada akhir bulan Oktober, dan telah menyuarakan keprihatinan atas tindakan keras terhadap simbol atau bentuk solidaritas untuk Palestina di Arab Saudi.

“Saya dihentikan oleh empat tentara karena mengenakan keffiyeh putih di kepala saya dan tasbih  berwarna Palestina di pergelangan tangan saya,” katanya dikutip dari Middle East Eye.

Baca Juga: Penduduk Gaza Ganti Mobil dengan Kereta Kuda karena Kekurangan Bahan Bakar

Arab Saudi Menahan Jamaah yang Berdoa untuk Gaza di Tanah Suci

“Saya diantar ke luar lokasi di mana mereka menahan orang-orang yang memiliki kemungkinan melakukan kejahatan atau pelanggaran. Begitu saya ditahan, ada tentara lain yang menginterogasi saya dan bertanya tentang kewarganegaraan saya, mengapa saya di sini, dari mana saya bepergian, berapa lama saya di sini,” imbuh Abdur-Rahman.

Para prajurit kemudian meminta Abdur-Rahman untuk meniru cara dia mengenakan keffiyeh, sementara mereka mendiskusikannya dan mengambil visanya.

“Jelas bahwa syal adalah masalahnya,” katanya. “Mereka berbicara dalam bahasa Arab tapi mereka terus mengucapkan ‘keffiyeh Palestina’ dan melihat syalnya.

“Akhirnya, ketika saya dilepas, seorang pekerja mendatangi saya, mengambil syal saya dan berkata, ‘Ini tidak bagus, Israel-Palestina tidak bagus, jadi jangan dipakai, tidak boleh,'” terang Abdur-Rahman.

Abdur-Rahman kemudian disuruh menandatangani formulir pelepasan dan memberikan sidik jarinya, setelah menyerahkan keffiyeh.

Ketakutan berubah menjadi patah hati

“Awalnya saya sangat takut, karena saya berada di negara yang bukan milik saya, saya tidak punya hak dan mereka bisa melakukan apa saja terhadap saya dan saya tidak bisa bersuara, jadi saya takut,” jelasnya.

“Kemudian, ketakutan saya berubah menjadi patah hati… patah hati tersebut semakin parah ketika saya menyadari bahwa ini hanyalah satu ons dari apa yang harus dilalui oleh orang-orang Palestina.”

Abdur-Rahman menggambarkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang “menyedihkan”, terutama yang terjadi di tempat ibadah, dan selama pemboman Israel yang tiada henti di Gaza, yang sejak 7 Oktober telah menewaskan lebih dari 11.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 4.000 anak-anak.

“Hal ini menyadarkan saya betapa warga Palestina di Gaza dan di negara mereka harus merasakan perlakuan dari pemerintah Israel, dan pelecehan yang mereka terima hanya karena menjadi orang Palestina. Hal ini justru memperluas empati saya lebih jauh dari sebelumnya,” katanya.

Abdur-Rahman memutuskan untuk berbagi pengalamannya di Instagram, dengan mengatakan bahwa dia “tidak ingin memberikan kesan yang salah tentang Mekah, yang merupakan tempat yang indah,” namun dia ingin menjelaskan bagaimana orang-orang Palestina “tidak memiliki suara. ”.

Sejak berbagi pengalamannya, dia mengatakan bahwa dia telah menerima pesan kebencian online dari Arab Saudi, yang membela apa yang terjadi dan mengatakan bahwa tidak diperbolehkan mengibarkan bendera atau simbol di tempat ibadah.

“Ada pemahaman universal umat Islam bahwa ini bukanlah negara sembarangan dan bahwa Al-Aqsa di Palestina adalah salah satu situs paling suci dalam Islam… jadi saya pikir itu akan baik-baik saja. Saya juga mendapat cerita dari orang-orang yang pernah mengalami apa yang saya alami dan mereka mendapat masalah,” ujarnya.

[Ln]

 

Tags: Arab Saudi Menahan Jamaah yang Berdoa untuk Gaza di Tanah SuciPalestina Memanggil Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kakak yang Selalu Ada Untukku

Next Post

Katakan No Stress saat UTS

Next Post
Copyright dalam Pandangan Islam

Katakan No Stress saat UTS

Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 – Culture: Then and Now

Keragaman Modest Wear dengan Wastra dan Konsep Sustainability di Panggung SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Kolaborasi Karya Sustainable Fashion, Wastra, Hingga Funky Kebaya Menutup SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

Kolaborasi Karya Sustainable Fashion, Wastra, Hingga Funky Kebaya Menutup SPOTLIGHT Indonesia 2023 Culture: Then and Now

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8435 shares
    Share 3374 Tweet 2109
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    857 shares
    Share 343 Tweet 214
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3801 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11342 shares
    Share 4537 Tweet 2836
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4314 shares
    Share 1726 Tweet 1079
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4603 shares
    Share 1841 Tweet 1151
  • Pemerintah Tetapkan Iduladha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2257 shares
    Share 903 Tweet 564
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga