• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Subuh di Musim Gugur

06/10/2023
in Khazanah, Unggulan
Subuh di Musim Gugur

foto: pixabay

88
SHARES
676
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUBUH di musim gugur. Bagaimana suasana subuh di Uzbekistan? Uttiek M. Panji Astuti membagikan cerita perjalanannya berikut ini.

“Gludak…. gludak.” Terkejut saya menoleh ke belakang. Tetiba terlihat anak muda yang melaju kencang di atas skateboard-nya.

Memakai hoodie dan topi, terlihat kontras dengan jamaah lain yang rerata memakai doppa atau peci khas Asia Tengah.

Rasa hangat menyusup di hati, menghalau dingin udara pagi ini. Gen Z dengan skateboard-nya pergi ke masjid untuk berjamaah Subuh di musim gugur yang dingin.

Alhamdulillah.

Pukul 03.30 dini hari, Uzbekistan Airways HY 542 yang saya tumpangi bersama rombongan dari @muslimsafarproject mendarat di Islam Karimov Int’l Aiport, Tashkent-Uzbekistan setelah terbang 8 jam 30 menit.

Rombongan ini akan melakukan perjalanan menyusuri beberapa kota di Uzbekistan, Samarkand-Bukhara-Khiva-Taskent, dengan saya dan Ust @edgarhamas yang akan membagikan kisah dan mentadaburinya langsung di tempat sejarah itu dicatatkan.

Ah, sangat menyenangkan!

Baca juga: Catatan Perjalanan dari Desa Gijduvan, Pusat Keramik Tradisional Uzbekistan

Subuh di Musim Gugur

Berisik suara orang-orang yang bercakap dalam bahasa Uzbekistan bercampur Rusia terasa akrab di telinga.

Setiap kali menginjakkan kaki di negeri ini, ada kehangatan yang menyusup. Keramahan mereka betul-betul dari hati.

Setelah bertemu dengan @sanjar.indonesia di airport, tujuan pertama kita adalah Novza Masjidi, salah satu masjid terbesar dan terbaru di Tashkent.

Saya ingat ketika melakukan riset untuk penulisan buku Journey to Samarkand beberapa tahun lalu, masjid ini baru diresmikan.

“Mayoritas penduduk Uzbekistan bermazhab Hanafi, jadi perempuannya biasanya shalat di rumah, tidak pergi ke masjid,” kata Syahsod, mahasiswa Uzbekistan, murid Sanjar yang baru menyelesaikan beasiswanya dari Universitas Islam Malang, memberikan penjelasan mengapa jamaah perempuan tidak shalat di dalam ruang masjid.

Ia sibuk menyalakan lampu untuk menerangi basement menuju ruang shalat perempuan. Ruang shalat itu hanya salah satu dari banyak ruangan di basement yang sepertinya difungsikan sebagai ruang perkantoran masjid.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Ada tempat wudhu yang bersih dengan lima kran berjejer di sebelah ruang shalat.

Sandal karet berwarna hitam bisa digunakan untuk berwudhu. Beberapa sutroh kecil berbentuk bulan sabit, mengingatkan saya pada nisan yang banyak terlihat di pemakaman di Turki.

“Ini sudah azan apa belum?” Rombongan mulai bertanya-tanya, karena dari basement tak terdengar suara sama sekali.

Sampai muncullah seorang perempuan Uzbekistan yang tersenyum ramah dan langsung mengambil posisi shalat.

“Ibu ini mungkin istri ketua takmir masjid, karena jam segini sudah ke masjid,” batin saya.

Di musim gugur seperti sekarang ini, matahari baru bersinar pukul 06.30, jalanan masih sangat lengang bila dibandingkan dengan Jakarta, yang jam 5 subuh pun sudah hiruk pikuk.

Usai shalat dan berdzikir, ibu itu kembali tersenyum ramah dan segera beranjak pergi. Saya mencoba bertanya apakah sudah azan Subuh?

Namun seperti umumnya orang Uzbekistan, ia tak paham bahasa Inggris.

“Kalau dia sudah pergi, berarti sudah Subuh, kali,” seru rombongan.

Sebagaimana di Turki yang juga bermazhab Hanafi, mereka memang mengakhirkan waktu shalat Subuh.

Dalam mazhab Hanafi, keutamaan waktu shalat Subuh itu menjelang waktu surq. Shalat Subuh jam 5.35 itu terasa sangat siang bagi orang Jakarta.

Pemandangan usai shalat di pelataran masjid sungguh membahagiakan.

Sekalipun tak sebanyak jamaah Subuh di Indonesia, namun sekali lagi saya menyaksikan, sekalipun komunis Soviet berusaha dengan segala cara ingin melenyapkan cahaya hidayah di negara-negara jajahannya, tapi Allah Sang Pemilik Cahaya tak akan pernah mengizinkannya.

Anak muda ber-hoodie dan membawa skateboard itu serta ibu “ketua takmir masjid” tadi membuktikannya.

Di Subuh yang dingin, hangat cahaya hidayah menghangatkan langkah kaki mereka ke rumah Allah.[ind]

Tags: Subuh di Musim Guguruttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jakarta Islamic School Gelar Shalat Istisqo, Tanamkan Keimanan Sejak Dini

Next Post

Hari Ke-3 Training Persiapan UTBK, Siswa JISc Dilatih Kemampuan Thinking Skill

Next Post
Hari Ke-3 Training Persiapan UTBK, Siswa Jisc Dilatih Kemampuan Thinking Skill

Hari Ke-3 Training Persiapan UTBK, Siswa JISc Dilatih Kemampuan Thinking Skill

Gaji Istri untuk Siapa

Check First Halal Is A Must

Zakat goes to Campus

Zakat Goes to Campus Sumbar Bahas Islamic Social Finance Menyongsong Indonesia Emas 2045

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9277 shares
    Share 3711 Tweet 2319
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    80 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2553 shares
    Share 1021 Tweet 638
  • Doa untuk Bayi Baru Lahir Sesuai Tuntunan Rasulullah

    226 shares
    Share 90 Tweet 57
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11740 shares
    Share 4696 Tweet 2935
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4199 shares
    Share 1680 Tweet 1050
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga