• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 6 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Pentingnya Mengajarkan Keimanan pada Anak Sejak Dini

26/04/2025
in Parenting, Unggulan
Pentingnya Mengajarkan Keimanan pada Anak Sejak Dini

Foto: Unsplash

85
SHARES
655
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGAJARKAN keimanan kepada anak tidak harus menunggu ia dewasa dan bisa memahami hal-hal yang bersifat abstrak. Sebab menanamkan keyakinan pada anak pada masa awal pertumbuhannya dapat membuka potensinya untuk bisa menerima kebenaran tanpa memerlukan adanya bukti.

Imam Al-Ghazali dalam kitabnya Ihyaa’ Ulumiddin mengatakan bahwa di masa awal pertumbuhan manusia, Allah membukanya sanubari untuk beriman kepada-Nya. Ini adalah bagian dari fitrah.

Kelak saat dewasa, anak akan lebih mudah menerima keyakinan akidah yang lebih mendalam jika sejak dini ia telah memiliki fondasi dari tauhid yang ditananamkan oleh orangtuanya.

Mulai dari mengenalkan tentang Allah dan ciptaan-Nya yang ada di sekitar sang anak, hingga selalu melibat segala aktivitas anak dengan tauhid seperti mengajarkan doa-doa.

Baca Juga: Doa agar Keimanan Bertambah

Pentingnya Mengajarkan Keimanan pada Anak Sejak Dini

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Untuk mengokohkan keyakinan tauhid kepada anak tidak perlu dalil yang berbelit-belit. Layaknya akidah orang awam, pada awalnya mereka lebih banyak bersikap taklid atau mengikut saja pada ulama atau gurunya.

Demikian anak, sebagai peniru yang ulung maka keteladanan dari orangtua dan sekitarnya sangat berpengaruh pada pembentukan karakter anak.

Sikap taklid ini, menurut Imam Al-Ghazali, tidak terlepas dari faktor kelemahan yang melingkupi seseorang. Akan tetapi, kelemahan tersebut apabila terus diperbaiki, dikembangkan, diperkuat dan diteguhkan, maka dengan sendirinya akan lenyap.

Semakin beranjak usia anak, jika orangtua konsisten memberinya pemahaman agama yang sesuai usia maka anak akan menemukan hakikat keyakinan yang sejati.

Ajak anak membaca buku-buku cerita keislaman, merenungkan ayat-ayat Allah dengan pemahaman yang mudah, mengamati ciptaan-Nya, mengajarkannya hadis-hadis yang anak butuhkan, mengenalkannya kepada tokoh-tokoh dan pahlawan inspiratif dalam Islam hingga mengajak dan membimbingnya untuk mengamalkan segala hal yang telah diajarkan.

Bertahap dalam menanamkan tauhid adalah metode dakwah yang telah dilakukan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam. Di awal dakwah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajarkan kepada para sahabat tentang dasar-dasar tauhid dan fiqih.

Maka jangan sampai saat dewasa, anak menerima pemahaman agama yang tinggi tanpa memahami dasar-dasarnya, karena keyakinan agama yang tidak utuh dan mendasar akan membuat seseorang memiliki keyakinan agama yang salah dan menyimpang. [Ln/Sdz]

 

Tags: Pentingnya Mengajarkan Keimanan pada Anak Sejak Dini
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bantuan Sarana Usaha dari Rumah Zakat Bantu Handicraft May Tetap Bertahan 

Next Post

Bekasi Baraka Market Siap Digelar Juli 2025, Solusi Gaya Hidup Berkah di Tengah Dinamika Global

Next Post
Bekasi Baraka Market Siap Digelar Juli 2025, Solusi Gaya Hidup Berkah di Tengah Dinamika Global

Bekasi Baraka Market Siap Digelar Juli 2025, Solusi Gaya Hidup Berkah di Tengah Dinamika Global

Festival Makanan Halal Pertama di Hong Kong Ramai Pengunjung

Festival Makanan Halal Pertama di Hong Kong Ramai Pengunjung

Pengecekan Asrama Haji 2025 Dilakukan oleh Irjen Kemenag

Pengecekan Asrama Haji 2025 Dilakukan oleh Irjen Kemenag

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9472 shares
    Share 3789 Tweet 2368
  • Maulid Salimah Kota Bekasi Dihadiri 650 Jamaah, Galang Dana untuk Palestina

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4281 shares
    Share 1712 Tweet 1070
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11818 shares
    Share 4727 Tweet 2955
  • Ini Dia 5 Rekomendasi Kuliner di Banyumas

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Membersihkan Lantai Toilet yang Menguning agar Kembali Kinclong

    490 shares
    Share 196 Tweet 123
  • Pesona Menawan dari Kawah Ijen

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Peritel Kecantikan Inklusif dari Sumatera yang Dobrak Dominasi Ritel Jakarta Lewat Jaringan Komunitas dengan Puluhan Ribu Member

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1335 shares
    Share 534 Tweet 334
  • Menyikapi Istri yang Berzina

    271 shares
    Share 108 Tweet 68
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga