• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 5 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Wisuda Penerus Tahta

28/06/2024
in Khazanah, Unggulan
Daftar Kampus Tujuan Beasiswa LPDP 2024 untuk Penyandang Disabilitas

(foto: WVLT)

85
SHARES
656
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

WISUDA penerus tahta. “Li yashadū khutbah Mu’taz, saksikanlah khutbah Mu’taz”. Pengumuman itu disebarluaskan ke seluruh penjuru negeri.

Para pengawal kerajaan membacakannya di pusat-pusat keramaian sebagai undangan untuk masyarakat luas. Para ahli ilmu berbondong-bondong hadir.

Lapangan di depan istana Khalifah di kota Samarra terlihat penuh sesak oleh lautan manusia. Semua ingin mendengarkan orasi ilmiah sang putra Khalifah.

Setelah memuji Allah dan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, pangeran yang kelak dikenal sebagai Khalifah Al-Mu’tazz (252-255 H atau 866-869 M) mulai menyampaikan khutbah intelektualnya.

Sang Ayah, Khalifah Al-Mutawakkil (232-247 H atau 847-861 M), mendengarkan dengan seksama sambil sesekali menganggukkan kepala dan tersenyum bangga.

Begitu khutbah selesai, Khalifah berdiri dari singgasana dan memberikan tepukan bangga ke pundak putranya.

Dipanggilnya Muhammad bin Imran, guru putranya, untuk mendekat. Diucapkannya terima kasih karena telah berhasil mendidik putranya, sambil meminta pengawal menyerahkan guci emas yang ada di dekatnya.

Guci itu tampak berkilauan dan sangat berat. Ternyata di dalamnya berisi tak kurang 5.000 keping dinar emas, yang nilainya setara dengan Rp20 miliyar saat ini.

“Kalau engkau masih membutuhkan yang lainnya, katakan padaku wahai Guru,” pesannya.

Khalifah lalu meminta para pengawal untuk mengeluarkan guci-guci perak lainnya yang berisi uang emas dan perak untuk disebar ke tengah kerumunan hadirin. Jumlahnya sangat banyak sehingga semua kebagian.

Makanan dan minuman dihidangkan. Siapa saja boleh menikmatinya. Penduduk negeri hari itu gembira atas wisudanya Sang Penerus Tahta.

Kisah itu ditulis secara rinci oleh Imam Ibnu Asakir dalam kitabnya “Tarikh Dimasyq”.

Baca Juga: Jakarta Islamic School Gelar Wisuda TK Bernuansa Frozen

Wisuda Penerus Tahta

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Penulis buku Journey to the Light Uttiek M. Panji Astuti mengulas tentang wisuda pada zaman khalifah. Barangkali, apa yang dilakukan Khalifah agak tak masuk akal bagi kita hari ini.

Namun, ungkapan kebahagiaan dengan cara memuliakan guru di hari “wisuda” anaknya, juga dilakukan para ulama.

Seperti Imam Abu Hanifah saat anaknya yang bernama Hamad menyelesaikan pelajarannya. Bahkan ada yang menyebutkan itu adalah kelulusannya mutqin membaca Al Fatihah.

Imam Abu Hanifah merasa sangat berterima kasih pada guru putranya itu dan memberinya hadiah 500 dirham.

MasyaAllah!

Wisuda adalah pengakuan atas proses pencapaian seorang murid yang dibuktikan dengan penyampaian makalah ilmiah ilmu yang telah dikuasainya di hadapan para penguji.

Tanpa penyampaian orasi ilmiah, sejatinya tak ada wisuda, karena wisuda bukan sekadar seremoni belaka. Paham ya?[ind]

Tags: uttiek m panji astutiwisuda pada zaman khalifahwisuda penerus tahta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Atta Halilintar Baru Saja Menyelesaikan Pendidikan SMA

Next Post

Berlaku Adil dalam Kebencian

Next Post
Jangan Simpan Sampahnya

Berlaku Adil dalam Kebencian

Ketahui Doa Setelah Thawaf

Ketahui Doa Setelah Thawaf

Perjalanan Bang Hafiz, Anak Santri Menuju Kampus Luar Negeri

Perjalanan Bang Hafiz, Anak Santri Menuju Kampus Luar Negeri

  • Trump Ancam Neraka buat Palestina, Neraka Datang ke California

    Epstein Files dan Pukulan Israel ke Trump

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4116 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2886 shares
    Share 1154 Tweet 722
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7927 shares
    Share 3171 Tweet 1982
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3461 shares
    Share 1384 Tweet 865
  • Ketahui Pelembab Wajah untuk Kulit Sensitif di Tengah Gaya Hidup Modern

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Wisata ke TN Komodo dan Sekitarnya Ditutup hingga 4 Februari 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    590 shares
    Share 236 Tweet 148
  • 20 Ucapan Ramadan 2026 yang Bisa Kamu Bagikan kepada Teman dan Kerabat

    130 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga