• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 7 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Sikap Ulama Kontemporer Tentang Zakat Fitrah dengan Uang

11/04/2023
in Syariah, Unggulan
Tanya Jawab tentang Zakat dan Sedekah

Tanya Jawab tentang Zakat dan Sedekah (foto: iStock)

89
SHARES
687
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BAGAIMANA sikap ulama kontemporer tentang zakat fitrah dengan uang? Ustaz Farid Nu’man Hasan, M.Ikom., menjelaskan sebagai berikut.

Banyak kalangan di masyarakat yang meyakini bahwa zakat fitrah hanya sah jika dibayarkan dengan makanan pokok di daerah tersebut.

Di sisi lain, ada pula yang meyakini bahwa boleh membayar zakat fitrah dengan uang senilai makanan pokok tersebut.

Baca Juga: Adakah Zakat Fitrah Untuk Bayi?

Sikap Ulama Kontemporer Tentang Zakat Fitrah dengan Uang

Syaikh Muhammad bin Ibrahim Rahimahullah

(mantan mufti Saudi Arabia di zamannya dan guru dari Syaikh Bin Baaz):

“Zakat fitrah dengan uang, DALIL-DALILNYA KUAT”

Beliau berkata:

و جوز ذلك أبو حنيفة رحمه الله، وإليه ميل البخاري في صحيحه، وشيخ الإسلام ابن تيمية، ولكن يشترط كون ذلك أنفع، واستدل البخاري وغيره على ذلك بأدلة قوية

Hal itu boleh menurut Abu Hanifah rahimahullah, dan ini menjadi kecenderungan pendapat Imam Al Bukhari dalam Shahih-nya,

dan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, tetapi dengan syarat bahwa hal itu lebih bermanfaat, dan dalam hal ini Imam Al Bukhari dan lainnya berdalil dengan DALIL-DALIL YANG KUAT.

(Fatawa wa Rasail Samahatusy Syaikh Muhammad bin Ibrahim, 4/30)

Syaikh Husamuddin bin ‘Afanah Hafizhahullah (Pakar Fiqih dan Ushul Fiqih di Universitas Al Quds)

Beliau berkata:

ولا يصح القول بأن من أخرج القيمة في صدقة الفطر فإنها غير مجزئة، فالمسألة محل خلاف بين العلماء، ومسائل الخلاف إن أخذ أحد من الناس بقول أحد العلماء المجتهدين فلا حرج عليه إن شاء الله تعالى، وجواز إخراج القيمة قال به جماعة من أهل العلم المعتبرين

Tidak benar perkataan yang menyebut bahwa orang yang mengeluarkan zakat fitri dengan uang adalah tidak sah.

Masalah ini adalah zona debatable ulama. Masalah yang masih diperselisihkan ulama, jika seseorang mengambil salah satu pendapat ulama mujtahid maka itu tidak masalah, Insya Allah.

Bolehnya mengeluarkan zakat fitri dengan uang adalah pendapat segolongan ulama mu’tabar. (Yas’alunaka ‘an Ramadan, Hlm. 229)

Syaikh Ali Muhyiddin al Qurrah Daghi Hafizhahullah (Sekjen Ikatan Ulama Islam Internasional)

Beliau menyebut ada tiga pendapat dalam hal ini: 1. Tidak boleh secara mutlak, 2. Boleh secara mutlak, 3. Boleh jika ada maslahat.

Beliau menyebut pendapat kedua:

جواز دفع القيمة مطلقاً في جميع الأحوال ، وهو مذهب أبي حنيفة ، وأبي يوسف ، واختاره الفقيه المحدث أبو جعفر الطحاوي وهو المعتمد عند الحنفية ، وهو مروي عن سفيان الثوري ، وعمر بن عبدالعزيز ، والحسن البصري ، وغيرهم ، ورواية عن أحمد

للحاجة أو مصلحة راجحة ، وهو رأي معظم المعاصرين اليوم، والهيئة العالمية لقضايا الزكاة المعاصرة ، وشيخ الأزهر السابق الشيخ محمود شلتوت والشيخ القرضاوي.

Bolehnya zakat fitrah dengan uang secara mutlak di semua keadaan, inilah madzhab Abu Hanifah, Abu Yusuf, dan yang dipilih oleh al Muhaddits al Faqih Abu Ja’far ath Thahawi,

dan merupakan pendapat resmi Hanafiyah, dan diriwayatkan sebagai pendapat Sufyan ats Tsauri, Umar bin Abdul Aziz, Hasan al Bashri, dan selain mereka.

Ini juga salah satu riwayat dari Imam Ahmad bin Hambal, jika memang dengan uang ada maslahat yang kuat. Ini adalah pendapat MAYORITAS ULAMA HARI INI,

serta pendapat Lembaga Zakat Internasional Modern, serta fatwa Syaikhul Azhar yang lalu Syaikh Mahmud Syaltut dan Syaikh Yusuf al Qaradhawi.”

Lalu, Syaikh Ali Daghi Hafizhahullah menyimpulkan setelah mengkaji dan membandingkan tiga pendapat itu:

يتبيّن لي رجحان القول الثاني مع ضبطه بما قاله أصحاب القول الثالث من أن يكون دفع القيمة أنفع للفقراء ، وبالتالي فإذا كان دفع الطعام والحبوب أنفع لهم فيبقى هو الأصل والله أعلم

Telah jelas bagiku, kekuatan argumentasi pendapat kedua beserta rambu-rambunya yang dikatakan pendapat ketiga yaitu jika dengan uang lebih bermanfaat bagi fuqara.

Namun, jika membayar zakat fitrah dengan makanan dan biji-bijian (gandum, dll) lebih bermanfaat maka itulah yang lebih utama.

(https://iumsonline.org/fa/ContentDetails.aspx?ID=8564)

Al ‘Allamah Syaikh Yusuf al Qaradhawi Rahimahullah (Faqih abad ini),

beliau berkata:

ومن هذا يتضح لنا أن المدار في الأفضلية على مدى انتفاع الفقير بما يدفع له، فإن كان انتفاعه بالطعام أكثر كان دفعه أفضل، كما حالة المجاعة و الشدة، وإن كان انتفاعه بالنقود أكثر كان دفعها أفضل.

Dari sini, jelaslah bagi kami, bahwa masalah keutamaan tergantung manfaatnya bagi fakir miskin. Jika manfaat dengan makanan pokok lebih banyak, maka dengan makanan lebih afdol.

Seperti dalam kondisi paceklik atau kelaparan. Namun, apabila dengan uang lebih bermanfaat, maka menunaikannya dengan harga (uang)-nya lebih utama. (Fiqhuz Zakah, Hlm. 794).

Sahabat, itulah pendapat para ulama kontemporer mengenai zakat fitrah dengan uang. Semoga bermanfaat.[ind]

Tags: Sikap Ulama Kontemporer Tentang Zakat Fitrah dengan Uang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

NPC Gelar Bukber di Masjid Al-Aqsa, Lebih dari 500 Warga Yerusalem Hadir

Next Post

9 Syarat Utama Disebut Suami Amanah

Next Post
9 Syarat Utama Disebut Suami Amanah

9 Syarat Utama Disebut Suami Amanah

Video Viral: Waspada Penipuan Modus Baru, Scan Barcode Infak Masjid Diganti QRIS Palsu

Video Viral: Waspada Penipuan Modus Baru, Scan Barcode Infak Masjid Diganti QRIS Palsu

Bulan Mulia Tak Lagi Sama Ketika Orang Tercinta Tak Lagi Bersama Kita

Bulan Mulia Tak Lagi Sama Ketika Orang Tercinta Tak Lagi Bersama Kita

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8593 shares
    Share 3437 Tweet 2148
  • Rekomendasi Sekolah Internasional di Jakarta Timur, Jakarta Islamic School Hadirkan Pendidikan Global Berbasis Nilai Islami

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11411 shares
    Share 4564 Tweet 2853
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3864 shares
    Share 1546 Tweet 966
  • Tidak Ada yang Mustahil bagi Allah, Semua Bisa Terjadi!

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4395 shares
    Share 1758 Tweet 1099
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2293 shares
    Share 917 Tweet 573
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarganya yang Masih Hidup (Bag. 1)

    430 shares
    Share 172 Tweet 108
  • SMP JIBS–JIGSc Raih Prestasi Gemilang, Cetak Top Achievers TKA 2025–2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga