• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Resensi

Khadijah, Mahadaya Cinta

30/09/2026
in Resensi
Khadijah, Sosok Berpengaruh pada Permulaan Dakwah Rasulullah

Khadijah, Sosok Berpengaruh pada Permulaan Dakwah Rasulullah (foto: pixabay)

123
SHARES
948
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Buku Khadijah, Mahadaya Cinta ini ditulis oleh Fatih Zam dan disunting oleh Sukini. BUku setebal 240 halaman ini diterbitkan oleh Tinta Medina pada April 2011.

“Itulah tujuan akhir cinta, Laila. Menciptakan keharmonisan dan keseimbangan. Semua menuju pada apa yang diinginkan Tuhan. Kedamaian.” (Perempuan Renta ~ h.87)

Pemandangan senja menjadi pembuka kisah. Senja yang tergambar melalui mata tua yang menikmati keindahan semburat tenggelamnya sang matahari.

Laila dan sesosok Perempuan Tua yang tak diketahui asal-usulnya ini, berbicara banyak hal tentang kehidupan sembari menyelami senja di lantai atas rumah.

Laila yang sudah tak memiliki ayah-ibu dan saudara menganggap si Perempuan Renta ini adalah satu-satunya keluarga.

“Senja itu indah, tapi durasinya singkat. Malam itu pekat, tapi durasinya lebih lama ketimbang senja. Hidup itu indah, tapi sementara. Kematian adalah pemutus kenikmatan dan waktunya lebih lama.” (h.46)

Hingga suatu saat perbincangan mereka beralih pada masalah cinta. Laila berjumpa dengan seorang pemuda, penjual dan pengrajin tembikar, Nahar.

Karakter Nahar dalam berdagang tergambar dengan teladan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, terutama pada kejujurannya.

Laila terkesan dan hati Nahar pun tergoda melihat seorang gadis cantik di depan kedai tembikarnya. Cinta bersambut, keduanya menyerap cinta dengan perasaan dan ketakutan masing-masing.

Seperti, perbedaan status si kaya dan di miskin menjadi pemikiran Laila dan Nahar.

“Serasi? Apakah serasi mesti selamanya sama, Laila?”

Saat lamaran diajukan Nahar, Laila memiliki syarat. Syarat, sebuah kata yang selalu mengitari kehidupan Nahar akhir-akhir ini, dan membuatnya bertanya-tanya, ada apa dengan syarat.

Kenapa selalu ada syarat dalam kehidupannya. Pemikiran yang kemudian menggiringnya pada sebuah keyakinan,

“Nahar sampai ke kesimpulan paling mendasar dalam hidup, bahwa miskin dan kaya, sehat dan sakit, tinggi dan pendek, jelita dan buruk rupa adalah syarat dari Tuhan. Karena muaranya sama, mencapai tiang takwa yang menjadi jembatan menuju surga.” (h.122)
Baca Juga: Khadijah binti Khuwailid, Wanita Penghulu Surga

Khadijah, Mahadaya Cinta

Syarat Laila, lamaran Nahar diterima jika dia bersedia datang ke rumahnya, setiap senja, dan mendengarkan Perempuan Renta menuturkan kisahnya.

Sayangnya, menurut saya, pelaksanaan syarat tersebut tidak tergambar dengan baik, saya tidak terlalu menangkap bagaimana Nahar dan Laila berinteraksi dengan si Perempuan Renta.

Bahkan, awalnya, saya kurang menangkap bahwa kisah Cinta Khadijah dan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sebenarnya dituturkan melalui Perempuan Renta.

Saya berpikir alur berjalan sendiri-sendiri, seperti pada serial Muhammad dari Tasaro Gk, tapi menyimpan makna yang saling mempengaruhi.

“Iman mesti bercokol di hati, maka lisan dan anggota badan akan seirama. Dia akan dibutakan oleh iman. Iman sanggup membutakan, Laila. Kebutaan yang pasti diingini semua orang.” (h. 103)

Selipan kisah romantis antara Bunda Khadijah dan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam sendiri tidak ada yang baru, lebih berfungsi sebagai ‘penekan’ makna cinta dalam kisah Laila dan Nahar.

Sebuah cinta yang sarat dengan memberi, “… yang lebih dinantikan olehnya (Khadijah) adalah manakala dirinya menjadi tempat berkesah bagi suaminya. Meredakan lelah dan kesah seorang kekasih adalah hal paling istimewa ketimbang bermanja-manja. Karena dengan itu, kehadirannya benar-benar berharga.” (h. 141)
Novel ini dipenuhi dengan perenungan dengan gaya bahasa yang puitis. Tentang cinta, kehidupan, dan pengorbanan.

Banyaknya perenungan inilah, yang membuat saya sendiri kurang merasakan kemulusan susunan alur dan plot dalam cerita, terkadang ada kesan meloncat-loncat dalam kisahnya.

Satu lagi, hingga akhir cerita, misteri siapa sebenarnya sosok Perempuan Renta juga tidak terjawab.

“Takwa adalah nama lain dari termampunya manusia memenuhi dan melewati sarat dari Tuhan. Takwa adalah medali atau tiket bagi manusia yang sudah berhasil melaksanakan syarat dari Tuhan. Tiket takwa itulah yang akan menjadikan manusia sebagai makhluk yang posisinya dekat dengan Tuhan. … Yang terpenting, mereka bisa memenuhi syarat yang telah digariskan Tuhan dalam hidupnya.” (h. 123).[ind]

Tags: KhadijahMahadaya Cinta
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Jangan Pernah Ragu untuk Kembali pada Allah dalam Kondisi Apapun

Next Post

Cara Mencegah Kulit Gelambir di Rahang

Next Post
Cara Mencegah Kulit Gelambir di Rahang

Cara Mencegah Kulit Gelambir di Rahang

Makanan Pengundang Asam Urat

Makanan Pengundang Asam Urat

Ketahui Perbedaan Influenza A dan B

Ketahui Perbedaan Influenza A dan B

  • Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    Resep Sambal Hijau Thailand yang Segar Pedas dan Lezat

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka Jadi Ikon Wisata Religi Baru di Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2529 shares
    Share 1012 Tweet 632
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9566 shares
    Share 3826 Tweet 2392
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1377 shares
    Share 551 Tweet 344
  • Wakaf Warrior Perluas Kolaborasi dengan Menggandeng Tiga Bank Syariah dan AWQAF Dental di ISEF 2026

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan Hidup

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Menentukan Waktu Terbaik untuk Menghafal Al-Qur’an di Tengah Kesibukan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Event Dongeng dan Inspirasi Generasi Cinta Quran NPC

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Kaldu Jamur untuk MPASI Anak Ini Manfaatnya dan Cara Aman Memberikannya

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga