• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Bolehnya Berdoa dalam Sujud dengan Doa di Al-Qur’an

21/12/2022
in Syariah
Sujiud Syukur

Foto: Pexels/Alena Darnel

107
SHARES
823
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BOLEHNYA berdoa dalam sujud dengan doa yang ada di Al-Qur’an. Ada sebuah pertanyaan yang diajukan kepada Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah.

[ هذا السائل: أسأل عن حديث الرسول صلى الله عليه وسلم الذي ما معناه

Saya ingin bertanya tentang hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang maknanya:

نهيت أن اقرأ القرآن وأنا ساجد

“Aku dilarang membaca Al-Qur’an ketika sujud.”

فهل هذا النهي يشمل الأدعية الموجودة في القرآن، بمعنى: هل يجوز للمسلم أن يدعو بهذه الأدعية وهو ساجد؟

Apakah larangan ini termasuk membaca doa yang ada dalam Al-Qur’an. Dalam artian, apakah boleh bagi seorang muslim untuk berdoa dengan doa ini ketika ia sujud?

Baca Juga: Doa Setelah Khatam Al-Qur’an

Bolehnya Berdoa dalam Sujud dengan Doa di Al-Qur’an

Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

ألا وإني نهيت أن أقرأ القرآن راكعاً أو ساجداً، فأما الركوع فعظموا فيه الرب، وأما السجود فأكثروا فيه من الدعاء؛ فقمن أن يستجاب لكم

“Ketahuilah sesungguhnya aku dilarang membaca Al-Quran ketika rukuk atau sujud.

Adapun dalam rukuk, maka agungkanlah Rabb di dalamnya, dan adapun sujud, maka perbanyaklah padanya doa, sangat layak engkau dikabulkan doanya.”

أخبر النبي عليه الصلاة والسلام أنه نهي أن يقرأ القرآن راكعاً أو ساجداً، لا أنه نهي أن يدعو بالقرآن

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengabarkan, kalau beliau dilarang membaca Al-Quran ketika rukuk atau sujud. Bukan bermakna beliau dilarang berdoa dengan Al-Quran.

ففرق بين الدعاء بالقرآن وبين قراءة القرآن، فالداعي بالقرآن لم يقصد التلاوة وإنما قصد الدعاء فلو قال الإنسان في سجوده:

Maka bedakan antara berdoa dengan Al-Qur’an dengan membaca Al-Qur’an. Maka orang yang berdoa dengan Al-Qur’an itu tidak bermaksud tilawah (membaca), tapi maksudnya adalah berdoa. Seandainya seorang mengatakan dalam sujudnya:

ربنا آتنا في الدنيا حسنةً وفي الآخرة حسنةً وقنا عذاب النار

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (Al-Baqarah: 201)

لا يقصد بذلك التلاوة لكان هذا جائزاً، ولو قال في سجوده

Ia tidak meniatkan tilawah (membaca Al-Quran), niscaya hal itu boleh saja. Seandainya ia berkata dalam sujudnya:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (Surat Ali ‘Imran Ayat 8).

يريد الدعاء لا التلاوة لم يكن قارئاً للقرآن في السجود، ولهذا كان الجنب لا يقرأ القرآن، لكن لو دعا بدعاءٍ من القرآن كان ذلك جائز، فلو قال الجنب

Ia niatkan berdoa, bukan membaca (Al-Qur’an), maka ia tidak dikatakan membaca Al-Qur’an dalam sujud.

Oleh karena itu, orang yang junub itu tidak membaca Al-Qur’an, akan tetapi jika ia berdoa dengan doa dari Al-Qur’an niscaya hal itu boleh saja. Kalau seandainya orang junub mengatakan:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (Surat Ali ‘Imran Ayat 8)

لا يريد القراءة وإنما يريد الدعاء فلا حرج عليه

Ia tidak meniatkan membaca (Al-Qur’an), tapi ia niatkan berdoa maka hal itu tidak mengapa.

فيجب أن نعرف الفرق بين قراءة القرآن التي قصد بها التلاوة، وبين الدعاء بما جاء في القرآن

Maka kita wajib mengetahui perbedaan antara membaca Al-Qur’an yang diniatkan tilawah dengan berdoa dengan doa yang ada dalam Al-Qur’an.

فالأول لا يكون في الركوع والسجود، والثاني يكون في السجود، أما الركوع فالأفضل فيه أن يكرر الإنسان ما فيه تعظيم الرب جل وعلا. نعم

Maka yang pertama itu tidak boleh dalam rukuk dan sujud, dan yg kedua itu boleh dalam sujud.

Adapun rukuk, yang afdhal adalah seorang itu mengulang-ulang pengagungan terhadap Rabb Jalla wa ‘ala. Naam.

(Fatawa Nur Ala Ad-Darbi kaset no 278)

[Cms]

Sumber: http://binothaimeen.net/content/10863

Tags: Berdoa dalam sujud
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hati-Hati Terkena Penyebab Dicabutnya Pemahaman terhadap Al-Qur’an

Next Post

Mukmin itu Istirahatnya di Kubur

Next Post
Orang-Orang yang Dibebaskan dari Azab Kubur

Mukmin itu Istirahatnya di Kubur

Jika Kiamat Sudah Sangat Dekat

Belajar dari Perang Rusia Ukraina

Tips Sukses Cari Jodoh lewat Online

Seks dan Keharmonisan Suami Istri

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    506 shares
    Share 202 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3439 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7905 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5271 shares
    Share 2108 Tweet 1318
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6707 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2873 shares
    Share 1149 Tweet 718
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga