• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 4 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Inilah yang Membedakan Film Horor Asia dan Barat

21/11/2022
in Khazanah
Inilah yang Membedakan Film Horor Asia dan Barat

Ilustrasi, foto: Wallpaper Cave

119
SHARES
915
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

FILM horor nampaknya tidak pernah surut. Meski menakutkan, tapi selalu digemari dan dicari. Ada perbedaan mencolok antara film horor asia termasuk Indonesia dengan produksi negeri Barat. Apa itu?

Film merupakan cerminan budaya suatu masyarakat. Bisa dibilang, film sebagai potret keadaan sebuah masyarakat yang membuatnya.

Karena itu, selalu ada kekhasan di masing-masing negara tentang film buatan mereka. Meskipun genrenya sama, misalnya horor.

Hantu dan Pembunuhan

Sebelum tahun dua ribuan, umumnya film horor Barat nyaris tidak masuk ke wilayah perhantuan. Yang dimaksud horor oleh Barat bukan tentang hantu. Tapi tentang pembunuhan keji.

Karena itu, film horor Barat lebih cenderung menampilkan darah sebagai indikator seru tidaknya film mereka. Misalnya, pembunuhan berantai, pembunuhan oleh psikopat, manusia serigala, drakula, dan lainnya.

Ini sangat berbeda dengan jenis film horor di Asia termasuk Indonesia. Di umumya Asia, horor diterjemahkan sebagai kemunculan hantu dengan iringan keseraman dan kesadisannya.

Masalahnya, hantu di masing-masing negara berbeda. Di Cina, hantu dimunculkan sebagai sosok vampir dengan seragam necis warna biru dengan kuku yang panjang.

Di Indonesia dan Malaysia, hantu dimunculkan dengan sosok pocong atau hantu lokal lainnya seperti kuntil anak, tuyul, siluman, dan lainnya. Di Thailand lain lagi.

Perbedaan versi hantu ini menjadikan film horor Asia tidak bisa go internasional. Mungkin menarik untuk kalangan lokal, tapi sangat asing untuk belahan dunia lain seperti di negeri Barat yang tidak percaya dengan hantu.

Lambat laun, di awal tahun dua ribuan, film horor Asia mulai mengurangi versi hantu lokal mereka. Tapi tetap tidak murni hanya film pembantaian dan pembunuhan.

Sosok-sosok hantu mereka ubah seuniversal mungkin. Tidak lagi tentang pocong yang terasa aneh untuk negeri non muslim, tapi tentang hantu yang asal seram saja.

Kreasi Horor Barat

Karena Barat tidak begitu tertarik dengan sosok hantu, film horor mereka menjadi amat monoton jika hanya tentang pembunuhan dan darah.

Mereka pun mengolah film horor bernuansa scientific. Yaitu, adanya kemunculan alien yang bengis, haus darah, dan lainnya.

Tapi tetap saja terasa dangkal karena nuansa scientific yang dimunculkan begitu minim. Tidak jelas dari mana asal muasal alien tersebut, dan seperti apa proses perjalanan mereka dari luar angkasa ke bumi.

‘Ujug-ujug’ mereka tiba di bumi dan melakukan pembantaian terhadap manusia. Tapi film ya tetap film. Penonton kalau sudah disuguhi sinematografi yang canggih, kadang kehilangan daya kritisnya.

Horor Barat pasca Era Dua Ribuan

Film horor Barat akhirnya keluar dari pakemnya. Mereka sadar betul kalau tujuan utama mereka bisnis alias jualan sebanyak-banyaknya.

Karena itulah, mereka mulai melirik film-film horor Asia. Kenapa film horor di Asia termasuk Indonesia begitu laris manis.

Akhirnya, mereka mulai mengadopsi sosok hantu di fokus cerita. Tidak lagi melulu tentang darah dan pembunuhan.

Namun tetap saja terasa dangkal. Hal ini karena pembuat film Barat seperti bingung tentang filosofi hantu: kenapa ada hantu, dan dari mana asal muasal mereka.

Akhirnya, film hantu versi Barat lebih kepada film psikologis. Yaitu, tentang kelainan kejiwaan seseorang tentang sebuah dampak kematian.

Pendek kata, tetap saja versi horor Barat menafikan adanya hantu. Melainkan, hanya sekadar kelainan kejiwaan seseorang.

Tapi pertanyaannya, apa memang hantu sebagai jelmaan orang yang sudah meninggal itu benar-benar ada? Atau jangan-jangan, hanya kelainan kejiwaan seperti yang diversikan horor Barat.

Ada atau tidaknya hantu, rasanya tidak lagi jadi masalah untuk penonton di Asia. Yang penting, mereka ingin ditakut-takuti dengan khayalan agar bisa melupakan kenyataan hidup yang jauh menakutkan. [Mh]

Tags: Inilah yang Membedakan Film Horor Asia dan Barat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Empat Kunci Kebahagiaan Menurut AA Gym

Next Post

Kondisi Terkini Kota Cianjur Pasca Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,6

Next Post
Kondisi terkini kota Cianjur pasca gempa berkekuatan magnitudo 5,6

Kondisi Terkini Kota Cianjur Pasca Diguncang Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,6

Ibu, role model anak untuk berhijab syar`i

Ibu, Role Model Anak untuk Berhijab Syar`i

Janji Allah untuk orang-orang yang beriman

Wahan, Penyakit Kronis Umat Akhir Zaman

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9024 shares
    Share 3610 Tweet 2256
  • Maroko dan Tragedi Perbatasan dengan Spanyol

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2324 shares
    Share 930 Tweet 581
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11660 shares
    Share 4664 Tweet 2915
  • Mengatasi Kesusupan Kayu di Kuku

    755 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Resep Membuat Pempek Dos

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Tiga Golongan Manusia

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Ambillah Ilmu dari Ahlinya

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga