• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 12 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

07/05/2024
in Info
Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup
191
SHARES
1.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MUSLIMAH Wahdah Sulsel menggelar Talkshow Kesehatan bertema Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup, Sabtu (29/10/22) swcara online.

Berawal dari kegelisahan terhadap penyakit degeneratif yang mulai mengancam usia produktif, Divisi Kesehatan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Muslimah Wahdah (MW) Sulsel mengadakan Talkshow Kesehatan dengan tema “Penyakit Degeneratif antara Trend dan Gaya Hidup.” Kegiatan ini dilaksanakan secara daring.

Materi tentang tren penyakit degeneratif, faktor resiko, pencegahan dan pengobatannya dibawakan oleh dr. Isna Tirtawati.

Ia menyampaikan bahwa penyakit degeneratif ternyata tidak hanya menimpa lansia tapi juga usia muda.

“Bertambahnya usia semakin rentan kita terkena penyatkit. Penyakit degeneratif merupakan penurunan fungsi sel yg normal menjadi abnormal. Terjadinya Kemunduran fungsi sel ini maka disebut degeneratif. Ibaratnya seperti sebuah mesin yg sudah tua, maka semakin lama besinya akan semakin aus, dan terjadi penurunan fungsi. Namun penyakit degeneratif ternyata tidak hanya menimpa lansia tapi juga pada usia muda. Belum wktunya tua tapi sudah dibuat tua, penuaan sel dibuat dari ujung rambut sampai ujung kaki,” ungkapnya.

Baca juga: Muslimah DPW WI Sulsel Bagikan Paket Ifthar Serentak di 24 Kabupaten

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Lebih dalam lagi beliau menjelaskan penyebab dan faktor resiko yang diantaranya, merokok, kurang aktifitas fisik, pola makan tidak sehat, obesitas, darah tinggi, prediabetes. Berdasarkan hasil penelitian faktor resiko ini menyebabkan penyakit antara, hipertensi, hiperglikemia (tingginya kolesterol dalam darah), dislipidemia, obesitas.

“Berawal dari faktor resiko lalu penyakit antara inilah yang akhirnya menyebabkan lebih 50 penyakit degeneratif, diantaranya diabetes melitus (DM), stroke, kanker, osteoporosis, dan gagal ginjal. Penyakit degeneratif DM merupakan pintu masuk komplikasi yang berbahaya dari pnyakit ini,” tegasnya.

Dalam rangka mensosialisasikan dan mengajak semua kalangan untuk lebih memahami tubuh agar terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya, dr. Isna yang juga sebagai seorang daiyyah tersebut menambahkan, bagaimana mengutamakan pola hidup sehat, sehingga secara alami mampu untuk memperbaiki diri sendiri, engan perilaku cerdik dan patuh,serta cek kesehatan secara rutin.

“Menjadi penting untuk mengendalikan diabetes melaui pola hidup sehat. Mulai dari aktivitas fisik. Edukasi dari dokter selama sebulan, cek prodia, dan adakan terapi nutrisi,” harapnya.

Materi yang cukup menarik, penyakit Diabetes Mellitus (DM) dan Comorbidenya juga turut dibawakan oleh dr. Nildawaty, Sp. PD., mengulas tentang pengertian penyakit DM, gejala, diagnosis, pencegahan juga penagannya. Beliau menyampaikan bahwa, gejala klasik DM yaitu; sering berkemih, sering haus, lapar, penurunan berat badan, adapun gejala lain; lemah badan, kesemutan, gatal, mata kabur, dan disfungsi ereksi.

“Agar bisa lebih aware, lebih waspada. Sebaiknya tidak mendiagnosi diri sendri, perlu diingat bahwa seseorang yang tidak diketahui sebelumnya, tidak bisa dengan menggunakan alat strip. Tegak diagnosis harus dengan pemeriksaan darah basah,” paparnya.

Dokter yang akrab di sapa dr. Nilda ini memaparkan secara detail langkah pencegahan dan penanganan DM.

“Pencegahan dengan pengaturan pola makan, aktivitas fisik dan latihan jasmani, berhenti merokok, pada kelompok risiko tinggi diperlukan intervensi farmakologis. Adapun penanganan, yaitu; terapi nutrisi medis, maka tidak ada larangan karbohidrat tapi dibatasi, tetap makan sehari dengan hitungan yang tepat, setelah intervensi pada nutrisi slnjutnya adalah latihan fisik, berhenti merokok dan obat farmakologi, yaitu obat minum dan suntik,” jelasnya lebih lanjut.

Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Ketua DPW MW Sulsel, yaitu Hudriyah, S. Pd., yang turut memberikan sambutan sekaligus dukungan atas terselenggaranya Talkshow Kesehatan ini.

Sesi diskusi diwarnai dengan antusias peserta dengn jumlah participant yang mencapai 400 muslimah.

Diharapkan, Talkshow Kesehatan dapat menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, terutama Muslimah Wahdah Sulsel dalam pencegahan dan penanganan penyakit degeneratif ataupun penyakit berbahaya lainnya.

Semakin banyak masyarakat yang paham bagaimana skema tubuh manusia bekerja berdasarkan aturan-Nya, maka semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam pencegahan ataupun penyembuhan dan pengobatannya.[ind]

Tags: muslimah wahdah sulselPenyakit degeneratif
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ammar bin Yasir (3) – Wahyu Turun Untuk Ammar

Next Post

9 Hal Penting yang Ibu Perlu Katakan pada Putrinya tentang Menstruasi

Next Post
Tolong, Ibuku Tidak Mencintai Aku

9 Hal Penting yang Ibu Perlu Katakan pada Putrinya tentang Menstruasi

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

Lalui Ramadan Lewat Berbagai Program, Dompet Dhuafa Catatkan Pertumbuhan Penghimpunan 13,9%

Lalui Ramadan Lewat Berbagai Program, Dompet Dhuafa Catatkan Pertumbuhan Penghimpunan 13,9%

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8379 shares
    Share 3352 Tweet 2095
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4297 shares
    Share 1719 Tweet 1074
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3780 shares
    Share 1512 Tweet 945
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    828 shares
    Share 331 Tweet 207
  • Senam Ling Tien Kung: Sejarah, Cara Pelaksanaan, dan Manfaatnya

    434 shares
    Share 174 Tweet 109
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Gaza Story Night: Diskusi Hangat tentang Realitas di Palestina

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • BSI dan BAZNAS Luncurkan Layanan Pembayaran Kurban dan DAM Digital untuk Dukung Ekonomi Desa

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    923 shares
    Share 369 Tweet 231
  • BAZNAS dan BSI Perkuat Kolaborasi Layanan Kurban dan DAM Berbasis Digital

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga