• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Menghadirkan Akhirat di Dalam Hati

12/07/2022
in Khazanah, Unggulan
Menghadirkan Akhirat di Dalam Hati

Foto: Pixabay

83
SHARES
642
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGHADIRKAN kehidupan akhirat di dalam hati perlu perenungan yang mendalam. Jika sekedar mendengarkan maka sulit untuk masuk kedalam hati. Ibnu Qoyyim al-Juziyyah mengatakan bahwa hal ini membutuhkan sebuah proses berpikir, dimana menghasilkan ilmu ketiga dari proses tersebut.

Maksudnya, saat kita berpikir ada dua pengetahuan yang telah kita miliki. Sebagai contoh, pengetahuan pertama yaitu tentang kehidupan, kenikmatan, cacat, dan kefanaan dunia di hati. Pengetahuan kedua adalah tentang kenikmatan dan keabadian akhirat serta kelebihannya atas kenikmatan dunia.

Baca Juga: Setiap Kedzaliman Akan Terbalaskan 7 Kali Lipat Di Akhirat

Menghadirkan Akhirat di Dalam Hati

Dua pengetahuan ini diyakini dengan pasti tanpa keraguan. Dari sinilah menghadirkan pengetahuan ketiga yaitu bahwa akhirat, dengan kenikmatan yang kekal, lebih utama daripada kehidupan dunia yang fana.

Tanpa menghadirkan akhirat di dalam hati, maka hal itu hanya dianggap sebagai khayalan. Seseorang akan lebih mengutamakan kehidupan dunia yang fana ini karena dianggap lebih pasti karena ia merasakannya secara langsung, sedangkan akhirat adalah sesuatu yang belum pasti bahkan dianggap sebagai khayalan.

Ibarat seseorang yang lebih takut kehilangan satu butir jagung daripada berlian yang belum tentu ada.

Oleh karena itu kesadaran atas kehidupan akhirat tidak bisa hanya mengadalkan pancara indera, namun perlu perenungan tentang hakikatnya.

Ada setidaknya empat hal yang perlu menjadi bahan perenungan seseorang tentang kehidupan akhirat.

Yang pertama adalah pengetahuan tentang hakikat kehidupan akhirat itu sendiri. Kedua, perilaku-perilaku yang dapat mendekatkan kita pada kehidupan akhirat. Yang ketiga, hal-hal yang menjauhkan kita dari kehidupan di akhirat. Dan yang keempat, perilaku-perilaku apa saja yang dapat menjauhkan kita dari kehidupan akhirat.

Jika keempat bahan perenungan ini dipahami dengan baik, maka kita telah mendapatkan ilmu. Dan ilmu akan menghadirkan keinginan, kemudian menjadi sebuah amalan.

Ilmu-ilmu ini didapatkan melalui tafakkur yaitu memperbanyak ilmu dan mencari apa yang belum ada di dalam hati. Tafakkur juga perlu dibarengi dengan tadzakkur yaitu menjaga ilmu dengan terus mengulang-ulangi agar selalu ingat.

Oleh karena itu penting sekali menghadirkan kehidupan akhirat di hati kita melalui kerja-kerja akal yang menghasilkan sebuah ilmu. Tanpa ilmu maka kita tidak paham sejauh mana kehidupan akhirat ini berpengaruh pada segala aktivitas kita.

Sebagai contoh, tanpa kesadaran akan kehidupan akhirat, maka segala usaha yang bersifat duniawi akan dilakukan demi memuaskan ego diri sendiri, tidak merenungkan secara mendalam manfaat dan dampaknya untuk keimanan. [Ln]

 

 

Tags: Menghadirkan Akhirat di Dalam Hati
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Idul Adha Tahun Ini, Bella Shofie Kurban 27 Ekor Sapi

Next Post

LAZ Al Azhar Salurkan Kurban Untuk Penyintas Erupsi Semeru

Next Post
LAZ Al Azhar Salurkan Kurban Untuk Penyintas Erupsi Semeru

LAZ Al Azhar Salurkan Kurban Untuk Penyintas Erupsi Semeru

LAZ Al Azhar Cilacap Distribusikan Daging Kurban di Pelosok Desa

LAZ Al Azhar Cilacap Distribusikan Daging Kurban di Pelosok Desa

Hewan Kurban milik Mam Fifi

Mam Fifi Salurkan Hewan Kurban Seberat 1 Ton

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8228 shares
    Share 3291 Tweet 2057
  • Wisuda Perdana Sekolah Lansia Salimah Bogor, 52 Lansia Tampil Aktif, Sehat, dan Menginspirasi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11259 shares
    Share 4504 Tweet 2815
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Aisyiyah Denasri Batang Gelar Pelatihan Keamanan Digital untuk Pelaku Usaha, Gandeng PPSW Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3684 shares
    Share 1474 Tweet 921
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2195 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4216 shares
    Share 1686 Tweet 1054
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3295 shares
    Share 1318 Tweet 824
  • Warga Gaza Mengungsi ke Laut demi Menghindari Panas Menyengat di Tenda

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga