• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 9 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Pranikah

Seperti ‘Paku Menancap di Tembok’

15/06/2022
in Pranikah
Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

115
SHARES
881
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENANCAP artinya menghujam ke benda lain. Seperti paku yang menghujam sebagian atau seluruhnya ke tembok atau dinding.

Masalahnya, bukan pada menancapnya. Tapi pada mencabutnya agar paku bisa terlepas secara mulus. Karena biasanya bukan hanya paku yang terlepas, tapi temboknya juga ikut gempur sebagian.

Istilah tersebut bisa diumpamakan dengan cinta yang jatuh di tempat yang salah. Bisa cinta seorang pria kepada wanita, atau juga sebaliknya.

Cinta Itu Buta

Ada yang mengatakan bahwa cinta itu buta. Artinya, kalau sudah jatuh cinta, orang tidak lagi memperdulikan keadaan yang dicintainya. Apakah baik secara agama, atau justru buruk.

Contoh, ada seorang pria soleh yang jatuh cinta dengan wanita yang berakhlak buruk. Seperti, biasa mengenakan busana minim, dan lainnya. Begitu pun dengan wanita solehah yang terlanjur jatuh cinta dengan lelaki non muslim.

Kenapa orang baik bisa jatuh cinta dengan orang yang masih jauh dari baik? Jawabannya itu tadi: cinta itu buta.

Kalau ditanya lagi, nggak salah mau jatuh cinta sama yang seperti itu? Jawabannya, justru melalui kitalah mereka akan bisa menjadi baik.

Benarkah jawaban seperti itu? Pertanyaan ini sebenarnya bisa dibalikkan dengan logika sederhana: kalau yang baik banyak, kenapa mesti sama yang buruk? Kan, nggak perlu repot-repot memperbaiki.

Seperti ‘Mencabut Paku dari Tembok’

Ketika ada saudara, sahabat, atau orang-orang dekat kita yang mengalami cinta buta ini, kita tentu akan berusaha menyadarkannya.

Tapi, usaha ini akan melalui dua tahapan sulit. Yang pertama, sulitnya menyadarkan orang yang jatuh cinta untuk ‘kembali melihat’.

Yang kedua, kalau pun akhirnya ia menyadari kekeliruan ini, melepas cinta yang sudah terlanjur itu bukan perkara gampang.

Efeknya bisa dua arah: terhadap sahabat kita itu sendiri, juga terhadap orang yang ia cintai. Mungkin saja sahabat kita akan tersadar dan tegas untuk menghapus rasa cintanya. Tapi, bagaimana dengan yang dicintai.

Ikatan cinta yang dipaksa mati ini ibarat api dalam sekam. Kelihatan memang mati, tapi baranya masih tetap mampu membakar.

Jadi, berhati-hatilah jika ingin jatuh cinta. Jangan hanya melihat dengan mata fisik. Karena mata orang yang jatuh cinta biasanya sudah dikuasai setan.

Gunakan mata hati. Artinya, coba disadari lebih dalam apakah kriteria orang yang dicintai itu memang sesuai dengan apa yang dibimbing Allah melalui Al-Qur’an dan sunnah nabiNya.

Itulah hikmah dari firman Allah bahwa kita harus menundukkan pandangan terhadap lawan jenis. Bukan hanya terhadap sesama yang soleh dan solehah. Tapi terhadap semua lawan jenis.

Ini langkah preventif agar jangan menjadi serba terlanjur. Ya, seperti ‘paku yang menancap di tembok’. Kalau dibiarkan tidak patut. Kalau pakunya dicabut, temboknya akan gempur. [Mh]

 

Tags: Seperti ‘Paku Menancap di Tembok’
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menghidupkan Rumah dengan Ibadah

Next Post

Yang Redup Itu Lebih Nyaman Dipandang

Next Post
mencari keajaiban

Yang Redup Itu Lebih Nyaman Dipandang

Doa agar bertawakal kepada Allah

Doa agar Bertawakal kepada Allah

Manusia sangat Butuh Dakwah

Manusia sangat Butuh Dakwah

  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3477 shares
    Share 1391 Tweet 869
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    603 shares
    Share 241 Tweet 151
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7945 shares
    Share 3178 Tweet 1986
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4441 shares
    Share 1776 Tweet 1110
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4127 shares
    Share 1651 Tweet 1032
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2898 shares
    Share 1159 Tweet 725
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11145 shares
    Share 4458 Tweet 2786
  • Asosiasi Tuli Muslim Indonesia Ajak Direktur Majelis Hukama Muslimin Jadi Pembina

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Tahun Ketiga JIBS Movie Festival 2026 Jadi Apresiasi Spesial untuk Siswa Siswi JIBBS dan JIGS

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga