• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 25 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Pranikah

Seperti ‘Paku Menancap di Tembok’

15/06/2022
in Pranikah
Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

Hindari Kata-kata Ini agar Bisa Harmonis (2)

116
SHARES
892
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENANCAP artinya menghujam ke benda lain. Seperti paku yang menghujam sebagian atau seluruhnya ke tembok atau dinding.

Masalahnya, bukan pada menancapnya. Tapi pada mencabutnya agar paku bisa terlepas secara mulus. Karena biasanya bukan hanya paku yang terlepas, tapi temboknya juga ikut gempur sebagian.

Istilah tersebut bisa diumpamakan dengan cinta yang jatuh di tempat yang salah. Bisa cinta seorang pria kepada wanita, atau juga sebaliknya.

Cinta Itu Buta

Ada yang mengatakan bahwa cinta itu buta. Artinya, kalau sudah jatuh cinta, orang tidak lagi memperdulikan keadaan yang dicintainya. Apakah baik secara agama, atau justru buruk.

Contoh, ada seorang pria soleh yang jatuh cinta dengan wanita yang berakhlak buruk. Seperti, biasa mengenakan busana minim, dan lainnya. Begitu pun dengan wanita solehah yang terlanjur jatuh cinta dengan lelaki non muslim.

Kenapa orang baik bisa jatuh cinta dengan orang yang masih jauh dari baik? Jawabannya itu tadi: cinta itu buta.

Kalau ditanya lagi, nggak salah mau jatuh cinta sama yang seperti itu? Jawabannya, justru melalui kitalah mereka akan bisa menjadi baik.

Benarkah jawaban seperti itu? Pertanyaan ini sebenarnya bisa dibalikkan dengan logika sederhana: kalau yang baik banyak, kenapa mesti sama yang buruk? Kan, nggak perlu repot-repot memperbaiki.

Seperti ‘Mencabut Paku dari Tembok’

Ketika ada saudara, sahabat, atau orang-orang dekat kita yang mengalami cinta buta ini, kita tentu akan berusaha menyadarkannya.

Tapi, usaha ini akan melalui dua tahapan sulit. Yang pertama, sulitnya menyadarkan orang yang jatuh cinta untuk ‘kembali melihat’.

Yang kedua, kalau pun akhirnya ia menyadari kekeliruan ini, melepas cinta yang sudah terlanjur itu bukan perkara gampang.

Efeknya bisa dua arah: terhadap sahabat kita itu sendiri, juga terhadap orang yang ia cintai. Mungkin saja sahabat kita akan tersadar dan tegas untuk menghapus rasa cintanya. Tapi, bagaimana dengan yang dicintai.

Ikatan cinta yang dipaksa mati ini ibarat api dalam sekam. Kelihatan memang mati, tapi baranya masih tetap mampu membakar.

Jadi, berhati-hatilah jika ingin jatuh cinta. Jangan hanya melihat dengan mata fisik. Karena mata orang yang jatuh cinta biasanya sudah dikuasai setan.

Gunakan mata hati. Artinya, coba disadari lebih dalam apakah kriteria orang yang dicintai itu memang sesuai dengan apa yang dibimbing Allah melalui Al-Qur’an dan sunnah nabiNya.

Itulah hikmah dari firman Allah bahwa kita harus menundukkan pandangan terhadap lawan jenis. Bukan hanya terhadap sesama yang soleh dan solehah. Tapi terhadap semua lawan jenis.

Ini langkah preventif agar jangan menjadi serba terlanjur. Ya, seperti ‘paku yang menancap di tembok’. Kalau dibiarkan tidak patut. Kalau pakunya dicabut, temboknya akan gempur. [Mh]

 

Tags: Seperti ‘Paku Menancap di Tembok’
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Menghidupkan Rumah dengan Ibadah

Next Post

Yang Redup Itu Lebih Nyaman Dipandang

Next Post
mencari keajaiban

Yang Redup Itu Lebih Nyaman Dipandang

Doa agar bertawakal kepada Allah

Doa agar Bertawakal kepada Allah

Manusia sangat Butuh Dakwah

Manusia sangat Butuh Dakwah

  • Mengenal Anger Release

    Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3599 shares
    Share 1440 Tweet 900
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8102 shares
    Share 3241 Tweet 2026
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    197 shares
    Share 79 Tweet 49
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Tips Membedakan Kerupuk Kulit Babi dan Kulit Sapi

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5052 shares
    Share 2021 Tweet 1263
  • Tata cara Mandi Wajib atau Mandi Besar dalam Islam

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Beda Silaturahmi dengan Ziarah dan Keutamaan Mengunjungi Orang Saleh

    200 shares
    Share 80 Tweet 50
  • Lily Jay, Aktris dan Penyanyi Internasional dari Australia, Temukan Islam Lewat ChatGPT

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga