• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 19 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Wisata

Ketahui Tradisi Ibadah Puasa di Kuwait

03/03/2026
in Wisata
Ketahui Tradisi Ibadah Puasa di Kuwait

Foto: Pinterest

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENJALANKAN ibadah puasa di Kuwait tidak membuat Ridho Ramadhan gugup dan kaget dengan tradisi bulan puasa di sana.

Mahasiswa jurusan hadits yang tengah berusaha meraih gelar Magister di Kuwait itu menikmati suasana Ramadhan di negara tersebut dengan penuh kenyamanan seperti di negara sendiri, karena dirinya telah lahir dan besar di negara itu.

Selama menjalankan ibadah di bulan puasa, Ridho merasa pemerintah Kuwait sangat memperhatikan ibadah yang dilakukan oleh masyarakat, terutama pada 10 malam terakhir Ramadhan.

Untuk meningkatkan ibadah warganya, pemerintah Kuwait bahkan mengundang para imam dari luar negeri guna memimpin shalat tarawih dan qiyamul lail (ibadah sunnah pada malam hari) pada 10 malam terakhir di Bulan Ramadhan.

Upaya itu dilakukan karena pemerintah melihat masyarakat Kuwait sangat antusias menjalankan ibadah, terutama di 10 hari terakhir Ramadhan.

Baca juga: Gejala Hipoglikemia saat Anak Baru Belajar Berpuasa

Ketahui Tradisi Ibadah Puasa di Kuwait

Secara umum, Ridho merasakan ketenangan dan kesederhanaan yang penuh makna selama menjalankan ibadah puasa di Kuwait.

“Saya tidak bisa terlalu membandingkan Indonesia karena saya lahir dan besar di sini. Tapi, yang pasti di Kuwait, di sini, bisa dibilang lebih tenang, lebih santai daripada di Indonesia. Di sini, saya merasa lebih kondusif untuk menjalani ibadah,” kata Ridho.

Di beberapa daerah di Indonesia, masyarakat biasanya menyambut Ramadhan dengan tradisi pawai pada malam hari dengan mengelilingi kompleks permukiman sembari membawa obor atau lilin dan pencahayaan lain, sambil melantunkan shalawat pujian bagi Baginda Rasul Muhammad SAW.

Menjelang Ramadhan, masyarakat Indonesia juga mengenal tradisi Munggahan, di mana para Ibu berbagi makanan dengan para tetangga, ataupun makan bersama dengan mereka dan saling bermaaf-maafan.

Di Kuwait, tradisi pawai tidak ada. Tapi mereka mengenal tradisi berbagi makanan seperti halnya tradisi Munggahan di Indonesia.

Tradisi berbagi makanan itu mereka sebut Naqsah. Masyarakat Kuwait biasanya berbagi makanan dengan para tetangga di dalam satu kompleks perumahan dan dilakukan pada awal Ramadhan.

Seiring berjalannya waktu, tradisi Naqsah modern tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga hadiah-hadiah seperti sajadah dan hadiah kecil lainnya, yang hadiahnya akan dibuka setelah waktu berbuka di awal Ramadhan.

Kemudian, tidak seperti masyarakat Indonesia yang biasanya menghabiskan waktu menjelang berbuka dengan Ngabuburit atau mengikuti Kultum (kuliah tujuh menit), masyarakat di Kuwait lebih terbiasa menikmati waktu menjelang buka dengan tetap di dalam rumah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Selanjutnya, masyarakat Kuwait juga memiliki tradisi Ghabqa, yaitu bersantap makanan ringan bersama keluarga atau teman setelah shalat tarawih.

Ghabqa dilakukan di dalam lingkungan rumah masing-masing, dan di dalam ruangan khusus yang biasa disebut Diwaniyah, sebuah tempat berkumpul terpisah dari bangunan utama sebuah rumah dan biasanya difungsikan untuk menerima tamu dan acara silaturahmi mingguan.

Di negara itu, ada juga tradisi Qirqi’an, sebuah tradisi di mana anak-anak, memakai baju adat khas Kuwaiti, kemudian berkeliling ke rumah tetangga, dan mendapat suvenir dari para tetangga.

Tradisi tersebut biasa dilakukan pada pertengahan Ramadhan, dan dijalankan dalam suasana yang syahdu, di mana anak-anak dan remaja biasanya membawa kantong-kantong kecil dan berkeliling rumah untuk mendapat uang, atau hadiah kecil lain.

Di Kuwait, tradisi mudik menjelang Lebaran jarang terjadi karena Kuwait merupakan negara kecil berpenduduk sekitar 4,4 juta jiwa, dengan mayoritas di antaranya adalah warga pendatang, sehingga pergerakan masyarakat banyak dilakukan oleh warga pendatang yang mudik ke negaranya masing-masing saat Hari Raya Lebaran. [Din]

Tags: Ketahui Tradisi Ibadah Puasa di Kuwait
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hadis 10 Hari Terakhir Ramadan

Next Post

Hukum Mandi Siang saat Puasa

Next Post
Hukum Mandi Siang saat Puasa

Hukum Mandi Siang saat Puasa

Raja' bin Haiwah, Guru Spiritual Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Persiapan Menjemput Lailatul Qadar

Jemaah Muslim yang Berada di Mekkah Dilaporkan dalam Kondisi Aman

Jemaah Muslim yang Berada di Mekkah Dilaporkan dalam Kondisi Aman

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8228 shares
    Share 3291 Tweet 2057
  • Wisuda Perdana Sekolah Lansia Salimah Bogor, 52 Lansia Tampil Aktif, Sehat, dan Menginspirasi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11259 shares
    Share 4504 Tweet 2815
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    751 shares
    Share 300 Tweet 188
  • Aisyiyah Denasri Batang Gelar Pelatihan Keamanan Digital untuk Pelaku Usaha, Gandeng PPSW Jakarta

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3684 shares
    Share 1474 Tweet 921
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2054 shares
    Share 822 Tweet 514
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4217 shares
    Share 1687 Tweet 1054
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2195 shares
    Share 878 Tweet 549
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3295 shares
    Share 1318 Tweet 824
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga