JAKARTA Utara tidak hanya dikenal sebagai kawasan pelabuhan dan pusat bisnis. Di balik hiruk-pikuk aktivitasnya, wilayah ini menyimpan banyak destinasi bersejarah yang menjadi saksi perjalanan panjang Kota Jakarta sejak masa Kerajaan Sunda, kolonial Belanda, hingga masa kemerdekaan Indonesia.
Bagi pencinta wisata edukasi, mengunjungi tempat-tempat bersejarah ini bisa menjadi pengalaman yang menarik sekaligus menambah wawasan.
Baca Juga: Cara Memilih Buah Durian yang Tepat dan Bagus
5 Tempat Wisata Bersejarah di Jakarta Utara yang Wajib Masuk Daftar Liburan
Berikut lima destinasi wisata bersejarah di Jakarta Utara yang layak kamu kunjungi.
1. Pelabuhan Sunda Kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah satu ikon sejarah Jakarta yang masih aktif hingga sekarang. Sebelum Jakarta berkembang menjadi kota metropolitan, kawasan ini sudah menjadi pelabuhan penting sejak masa Kerajaan Sunda pada abad ke-5.
Di sinilah para pedagang dari berbagai negara pernah singgah untuk melakukan aktivitas perdagangan rempah-rempah dan hasil bumi Nusantara. Hingga kini, wisatawan masih dapat melihat kapal-kapal kayu pinisi yang bersandar di dermaga, memberikan nuansa klasik yang sulit ditemukan di tempat lain.
Selain menikmati suasana pelabuhan tradisional, pengunjung juga dapat mengabadikan momen dengan latar kapal-kapal kayu yang berjajar rapi. Tempat ini sangat cocok bagi pecinta fotografi maupun sejarah maritim Indonesia.
2. Museum Bahari
Tidak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa berdiri Museum Bahari yang menempati bekas gudang penyimpanan rempah-rempah milik VOC pada abad ke-17.
Museum ini menyimpan berbagai koleksi mengenai sejarah pelayaran Indonesia, kapal tradisional, alat navigasi, hingga peta-peta kuno. Pengunjung juga dapat melihat perkembangan dunia maritim Nusantara dari masa ke masa.
Bangunan museum yang masih mempertahankan arsitektur kolonial menjadi daya tarik tersendiri. Berkunjung ke Museum Bahari akan memberikan pengalaman belajar sejarah dalam suasana yang autentik.
3. Menara Syahbandar
Masih berada di kawasan yang sama, Menara Syahbandar merupakan bangunan peninggalan VOC yang dahulu digunakan untuk mengawasi lalu lintas kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa.
Dibangun pada abad ke-19, menara ini menjadi salah satu simbol penting perkembangan perdagangan di Batavia. Dari bagian atas menara, petugas pelabuhan pada masa itu memantau aktivitas kapal yang keluar masuk pelabuhan.
Kini Menara Syahbandar menjadi salah satu objek wisata sejarah yang sering dikunjungi wisatawan bersamaan dengan Museum Bahari.
4. Gereja Tugu
Bergeser ke wilayah Cilincing, terdapat Gereja Tugu yang dikenal sebagai salah satu gereja tertua di Indonesia. Bangunan ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan komunitas keturunan Portugis atau Mardijkers yang menetap di Batavia.
Arsitekturnya masih mempertahankan nuansa kolonial dengan warna putih yang khas. Selain menjadi tempat ibadah, Gereja Tugu juga menjadi destinasi wisata sejarah karena menyimpan berbagai peninggalan masa lampau yang masih terawat hingga sekarang.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
5. Rumah Si Pitung
Rumah Si Pitung berada di kawasan Marunda dan menjadi salah satu destinasi sejarah yang populer di Jakarta Utara. Tempat ini dipercaya berkaitan dengan sosok Si Pitung, tokoh legendaris Betawi yang dikenal sebagai pejuang rakyat melawan penjajah.
Bangunan rumah panggung bergaya Betawi ini kini difungsikan sebagai museum yang menyimpan berbagai informasi mengenai kehidupan masyarakat Betawi tempo dulu. Selain melihat koleksi benda-benda tradisional, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat budaya Betawi melalui berbagai kegiatan edukatif yang sering diadakan di kawasan tersebut.
Rumah Si Pitung menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mempelajari sejarah lokal Jakarta sekaligus mengenal budaya Betawi secara lebih mendalam. [DW]



