• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 8 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Mengakhirkan Shalat Isya Dengan Mendekatkan Diri Pada Allah

05/01/2022
in Ustazah
Mengakhirkan Shalat Isya Dengan Mendekatkan Diri Pada Allah

Foto: Pexels

76
SHARES
582
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Chanelmuslim.com – Mengakhirkan Shalat Isya Dengan Mendekatkan Diri Pada Allah

Mengerjakan shalat fardhu tepat waktu adalah salah satu amal yang paling utama, yang tentu saja besar pahalanya. Namun untuk shalat isya, beliau lebih senang mengakhirkannya dan biasa melakukannya agak malam berjamaah bersama para sahabat.

Baca Juga: Tidur Setelah Shalat Maghrib

Mengakhirkan Shalat Isya Dengan Mendekatkan Diri Pada Allah

Abu Barzah ra. meriwayatkan,

“Sesungguhnya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam suka mengakhirkan shalat isya yang biasa disebut para sahabat sebagai al-atamah.” (HR. Al-Jama’ah)

Al-atamah, adalah istilah yang biasa digunakan para sahabat untuk menyebut waktu selepas isya’ hingga tengah malam. Sebagaimana mereka juga biasa menyebut waktu masuk subuh hingga pagi hari sebelum matahari terbit sebagai al-ghadah. Sedangkan waktu setelah terbitnya matahari hingga beberapa saat menjelang masuk dzuhur, mereka menyebutnya sebagai ad-dhuha.

Mengakhirkan waktu pelaksanaan shalat isya adalah salah satu kebiasaan Rasulullah. Meski demikian, kita tidak bisa mencontohnya secara parsial atau sepotong-sepotong. Sebab dalam mengakhirkan pelaksanaan shalat isya, beliau menggunakan waktunya untuk hal-hal yang berguna, seperti berdzikir, berdoa dan membaca Al Quran. Demikian pula yang dilakukan para sahabat. Mereka menanti kedatangan Nabi di masjid seraya berdzikir, berdoa, membaca Al Quran atau mengerjakan shalat sunnah. Intinya, Nabi dan para sahabat menghabiskan waktunya dalam menanti shalat isya untuk lebih mendekatkan kepada Allah Sibhanahu wa Ta’ala.

Berbeda dengan yang biasa dilakukan oleh sebagian kaum muslimin saat ini, banyak diantara mereka yang mengakhirkan pelaksanaan shalat isya karena malas. Kebanyakan ketika waktu shalat isya tiba kita menunda-nunda karena tengah asik menonton televisi, mengobrol, jalan-jalan, pekerjaan atau lainnya. Sekalipun sama-sama mengakhirkan shalat isya, kedua hal ini tentu jauh berbeda nilainya baik dari sisi sunnah, syariat maupun manfaat.

Rasulullah bersabda,

“Sekiranya tidak memberatkan umatku, niscaya akan aku perintahkan mereka mengakhirkan shalat isya hingga sepertiga malam atau separuhnya.” (HR. At-Thirmidzi)

Sepertiga malam yang disebutkan dalam hadis adalah sepertiga malam pertama, bukan sepertiga malam terakhir. Menurut Imam An-Nawawi, tidak boleh mengakhirkan shalat isya hingga lebih dari pertengahan malam, karena tidak ada satupun ulama yang menyatakan bahwa mengakhirkan shalat isya setelah pertengahan malam lebih baik daripada sebelumnya. Meskipun shalat isya seseorang tetap sah jika mengerjakannya disepertiga malam terakhir.

Dalam hadis riwayat Anas bin Malik ra. disebutkan,

“Rasulullah saw mengakhirkan shalat isya hingga pertengahan malam.” (HR. Al-Bukhari)

Sedikit catatan dari Dr. musthafa Dieb Al-Bugha, beliau berkata, “Boleh mengakhirkan shalat isya hingga pertengahan malam. Dan pahala orang yang menunggu di masjid untuk shalat berjamaah lebih baik daripada orang yang mendahului shalat isya dan shalat sendirian. Kemudian, orang yang melaksanakan shalat dalam jamaah di awal waktunya lebih baik daripada orang yang mengakhirkannya. Karena shalat di awal waktunya adalah rutin dikerjakan oleh Rasulullah semasa hidupnya, dan hanya sekali-kali beliau mengakhirkannya. Namun demikian, orang yang berada di masjid seraya menanti shalat jamaah, ia mendapat pahala penantian shalat. Karena menanti shalat adalah ibadah dan orang yang melakukannya mendapatkan pahala seperti orang yang shalat.

Ibnu Umar ra. menceritakan pengalamannya bersama Nabi ketika beliau mengakhirkan shalat isya dikarenakan suatu keperluan dan apa yang dilakukan para sahabat kala menunggu kedatangan Nabi dalam hadis berikut;

“Bahwasanya Rasulullah disibukkan oleh suatu urusan pada suatu malam dan terlambat shalat isya, sehingga kami tertidur di masjid, kemudian bangun, dan tertidur lagi lalu bangun lagi. Sesudah itu Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam keluat menemui dan bersabda, ‘Tidak seorang pun penduduk bumi yang menanti-nanti shalat selain kalian’.” (Muttafaq Alaih)

 

Sumber : 165 Kebiasaan Nabi, Abduh Zulfidar Akaha, Pustaka Alkautsar

Tags: Mengakhirkan Shalat Isya Dengan Mendekatkan Diri Pada Allah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Uthman Ibn Affan RA

Next Post

Alhamdulillah, Alyssa Soebandono Melahirkan Bayi Laki-Laki

Next Post

Alhamdulillah, Alyssa Soebandono Melahirkan Bayi Laki-Laki

Pembangunan Masjid Agung di Marseille Prancis Masih Tertunda

Ini Jadwal Acara IBF 2015 di Panggung KidZone"

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1871 shares
    Share 748 Tweet 468
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3553 shares
    Share 1421 Tweet 888
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8048 shares
    Share 3219 Tweet 2012
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11195 shares
    Share 4478 Tweet 2799
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1173 shares
    Share 469 Tweet 293
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4487 shares
    Share 1795 Tweet 1122
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1702 shares
    Share 681 Tweet 426
  • 15 Hadits tentang Ramadan yang Perlu Diketahui Umat Muslim

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Link Koleksi Murottal Terbaik Sepanjang Masa

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga