• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 26 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Jangan Mudah Tersandera oleh Kesedihan

16/07/2026
in Ustazah
Jangan Mudah Tersandera oleh Kesedihan

Sumber: Pixabay

68
SHARES
522
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT
KEHIDUPAN dunia bagi manusia sejatinya adalah ruang untuk menguji seberapa mereka kokoh menjaga iman.
Dari lahir sudah digambarkan bahwa menangisnya sang bayi lantaran kekhawatirannya menapaki perjalanan.
Walaupun itu bisa jadi hanya sekedar isyarat namun banyak hikmah yang bisa jadikan pelajaran.

‎لو لم تكن الحياة صعبة لما خرجنا من بطون امهاتنا نبكي

” Seandainya hidup ini tidak sulit , maka kita tidak keluar dari perut ibu kita dalam keadaan menangis ”

Mental perjuangan sudah diberikan oleh Allah swt. Perjuangan apa saja yang sudah dilakukan ketika bayi baru lahir? Mereka berjuang untuk bagaimana bisa menerima ASI dari sang ibu, belajar tengkurap, belajar duduk, belajar jalan semua sudah diperjuangkan bahkan ketika baru berjalan berapa kali terjatuh pun akan berulang pula untuk bangkit. Sang bayi tak pernah takut jatuh karena tahu caranya untuk bangkit. Begitu Allah sudah ciptakan sunnatullah begitu menakjubkan.

Baca Juga: Berbagai Kiat Mengajarkan Islam pada Anak Sejak Dini

Jangan Mudah Tersandera oleh Kesedihan

Jadi ketika sudah menjadi manusia seutuhnya yang seharusnya mampu mengarungi medan ujian. Setiap saat yang kita tak tahu kapan datangnya Allah sudah siapkan yang namanya ujian. Kesulitan, keburukan, rasa sakit, kepedihan banyak rasa yang secara hati nurani kita enggan menerima. Namun apapun kenyataannya kita harus siap menerima.

Sebenarnya jika kita melihat dari sudut pandang yang berbeda tentu akan menjadi beda pula reaksi dan dampaknya. Apalagi kaitannya dengan takaran keimanan seseorang. Kita ingat firman Allah tentang hal itu. ”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-ankabut :2 ) Jika demikian maka kita akan menikmati setiap episode yang menjadi bagian dari cerita hidup kita.

Firman Allah : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (Albaqarah 214).

Keimanan yang membuat kita tetap tegar untuk melangkah, walau kadang tertatih namun nur Ilahi senantiasa membimbing kita hingga akhirnya kekuatan kembali hadir dan menjadikan kita bisa bangkit untuk melanjutkan perjalanan dengan kaki yang menderap karena semakin sadar bahwa dirinya sedang menuju Allah dan cinta Nya.

Menghibur hati agar tak tersandera oleh kesedihan sudah seharusnya kita lakukan. Sehingga ketika kesulitan datang ada penguat jiwa kita yakni:

1. Menyadari bahwa sesudah kesulitan Allah datangkan kemudahan. Seperti halnya dalam QS Al Insyiroh, Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman,

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 5)

Ayat ini pun diulang setelah itu,
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

“Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah: 6)

Dua kali diulang pernyataan bahwa setelah kesulitan Allah datangkan kemudahan menanda bahwa perkataan Allah itu benar dan tidak ada keraguan lagi. Maka yakinlah bila saat ini sedang mengalami kesulitan Allah akan siapkan kemudahan setelahnya.

2. Menyadari bahwa setiap kesulitan yang melingkupi hidup kita akan mendatangkan pahala yang berlipat. Dalam Al-Quran disebutkan, “Dan sungguh kamu berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, kehilangan jiwa (kematian) dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqarah, 155). Dan kabar gembira tak lain adalah pahala dan karunia yang tiada terkira.

3. Menyadari bahwa kesulitan sebagai sarana penghapus dosa. Ini seperti disebutkan di dalam hadits:
مَا يُصِيبُ المُسْلِمَ، مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ، وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَ

Jangan berlarut dalam kesedihan, karena setelah kesedihan pasti akan ada kebahagiaan. [DW]

Sumber: Kajian telegram Ustadzah Rochma Yulika
Tags: Jangan Mudah Tersandera oleh Kesedihan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Mengatasi Bahaya Polusi Udara Bagi Kulit Wajah

Next Post

Sahabat Muslimah, Ini Pentingnya Mengganti Pembalut setiap 3 Jam Sekali saat Menstruasi

Next Post
Sahabat Muslimah, Ini Pentingnya Mengganti Pembalut setiap 3 Jam Sekali saat Menstruasi

Sahabat Muslimah, Ini Pentingnya Mengganti Pembalut setiap 3 Jam Sekali saat Menstruasi

Tips Memilih Sepatu yang Baik untuk Mendaki Gunung

Tips Memilih Sepatu yang Baik untuk Mendaki Gunung

Saat Istri Belum Bisa Menerima Kenyataan Ditinggal Suami Menikah Lagi

Biarkan Aku Berkhidmat Kepada Istriku

  • Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    Cetak Rekor, Wahdah Islamiyah Jadi Ormas Pertama yang Gelar Sertifikasi Dai Massal Bersama MUI Pusat

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1953 shares
    Share 781 Tweet 488
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9182 shares
    Share 3673 Tweet 2296
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    724 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Kisah Hasan bin Tsabit Dibayar Mahal untuk Menjelekkan Rasulullah, Tapi ini yang Terjadi

    633 shares
    Share 253 Tweet 158
  • Siswa JISc, Ainun Nadhifia Jalil Torehkan Prestasi Taekwondo, Siap Berlaga di Kejuaraan Dunia Korea

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Tips Sukses Memelihara Ikan Koi bagi Pemula

    165 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1363 shares
    Share 545 Tweet 341
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    380 shares
    Share 152 Tweet 95
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11713 shares
    Share 4685 Tweet 2928
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga