ORANG tua dalam mendidik anak harus bersikap sama, sehingga mereka benar-benar kompak dan lebih mudah dalam menjalankan proses pendidikan anak.
Ustazah Aan Rohanah menjelaskan bahwa jika hal itu terjadi akan menghadirkan keharmonisan, komunikasi yang efektif, kerja sama yang baik, saling menghargai, saling mendukung dan saling meringankan beban untuk keberhasilan pendidikan anak.
Sikap yang sama dan kompak ini akan membuat anak memiliki pesan yang sama secara berulang kali, sehingga dapat memperkuat nilai-nilai yang diajarkan dan diterapkan serta memudahkan untuk menjadi karakternya.
Selain itu, orang tua yang bersikap sama dalam mendidik anak akan membuat mereka saling memperkuat dan menyempurnakan sehingga anak mudah memahami nilai dan aturan yang harus diberlakukan.
Sebaliknya jika orang tua berbeda sikap antara boleh dengan tidak boleh dalam pendidikan anak, maka mereka sulit untuk kompak, tidak bisa saling mendukung dan bekerjasama.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
View this post on Instagram
Bahkan mereka sering konflik, sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman, dan berdampak buruk kepada psikhis dan mental anak, serta hilang rasa hormat anak kepada orang tua.
Lebih dari itu, anak merasa respek kepada orang tua yang selalu membolehkan pelanggaran, meringankan aturan dan berpihak kepada pilihan anak walaupun salah.
Seperti anak lebih memilih pendapat ibu yang membolehkan main game dibandingkan ayah yang tegas melarangnya.
Sikap orang tua yang berbeda akan mempersulit pembentukan karakter anak dan sulit membuat anak bermental sehat.
Bersikap Sama dan Saling Mendukung
Baca juga: Saling Terbuka Suami Istri Menjadi Saling Percaya
Orang tua yang bersikap berbeda, tetap harus berusaha untuk bersikap sama dan kompak untuk kesuksesan pendidikan anak. Adapun caranya sebagai berikut:
1. Bersama-sama membuat visi dan misi pendidikan anak.
2. Merinci lebih detail nilai-nilai dan aturan yang ditetapkan kepada anak.
3. Menyepakati bersama strategi menerapkan nilai dan aturan.
4. Mengilangkan ego pribadi masing- masing.
5. Saling mendukupung dan tidak saling menjatuhkan.
6. Menghindari perbedaan pendapat dan perdebatan di hadapan anak.
7. Menambah ilmu dan pengalaman mendidik anak agar bisa menjadi satu frekwensi.
8. Menjalin komunikasi yang baik.
9. Banyak berdoa kepada Allah.[Sdz]