• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Ustazah

Belajar Membalas Keburukan dengan Kebaikan

08/09/2026
in Ustazah
Belajar Membalas Keburukan dengan Kebaikan

Sumber: Pixabay

69
SHARES
532
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

TIDAK semua orang yang kita temui akan memperlakukan kita dengan baik. Ada kalanya kita berhadapan dengan seseorang yang ucapannya menyakitkan, sikapnya membuat kecewa, atau perbuatannya meninggalkan luka di hati. Dalam keadaan seperti itu, wajar jika muncul keinginan untuk membalas. Kita ingin memberikan perlakuan yang sama agar orang tersebut merasakan apa yang telah kita rasakan.

Namun, sebagai seorang Muslim, kita diajarkan untuk tidak mudah mengikuti dorongan hati ketika sedang terluka. Rasulullah memberikan contoh akhlak yang begitu indah dalam menghadapi orang-orang yang menyakiti beliau. Beliau tidak menjadikan keburukan orang lain sebagai alasan untuk ikut berbuat buruk.

Baca Juga: Pantai Widarapayung yang Memesona Berada di Cilacap

Belajar Membalas Keburukan dengan Kebaikan

Membalas keburukan dengan kebaikan memang bukan perkara mudah. Diperlukan hati yang lapang dan kesabaran yang besar. Ketika seseorang merendahkan kita, mungkin rasanya ingin segera membalas dengan perkataan yang lebih tajam. Ketika ada yang memperlakukan kita dengan tidak adil, rasanya sulit untuk tetap bersikap lembut. Tetapi justru di situlah akhlak kita diuji.

Menahan diri bukan berarti kita lemah. Tidak membalas bukan berarti kita tidak mampu. Terkadang, memilih diam dan tetap menjaga ucapan adalah bentuk kekuatan yang jauh lebih besar daripada memenangkan sebuah pertengkaran.

Jika belum mampu membalas keburukan dengan kebaikan, setidaknya jangan membalasnya dengan keburukan yang sama. Kita bisa memilih untuk menahan lisan, menjauh sementara, atau menyerahkan urusan tersebut kepada Allah. Jangan biarkan perlakuan buruk seseorang membuat hati kita dipenuhi kebencian.

Sebab, ketika kebencian terus dipelihara, yang paling lelah sering kali justru diri sendiri. Kita terus mengingat perkataan yang menyakitkan, memikirkan perlakuan orang lain, bahkan membawa kemarahan itu ke dalam aktivitas sehari-hari. Padahal, belum tentu orang yang menyakiti kita terus memikirkan apa yang telah dilakukannya.

Menjaga hati dari kebencian bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain. Kita tetap boleh merasa kecewa dan mengambil jarak dari orang yang menyakiti. Namun, jangan sampai rasa sakit tersebut mengubah kita menjadi pribadi yang sama buruknya.

Belajarlah seperti akhlak Rasulullah. Ketika disakiti, tetap berusaha menjaga kebaikan. Ketika dikecewakan, tetap memilih kesabaran. Dan ketika belum mampu membalas dengan kebaikan, tahanlah diri agar tidak membalas dengan keburukan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Semoga Allah melembutkan hati kita, menguatkan kesabaran kita, dan menjaga lisan serta perbuatan kita. Karena salah satu kemenangan terbesar bukanlah ketika kita berhasil membalas seseorang, melainkan ketika kita mampu tetap menjadi orang baik meskipun pernah diperlakukan dengan buruk.

Sumber: Ustadzah Aisyah Farid

Tags: Belajar Membalas Keburukan dengan Kebaikan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kemenag Perluas Kolaborasi Kompetensi dan Sertifikasi Profesi SDM Bidang Zakat

Next Post

Orang tua Meminta Uang Penitipan Anak

Next Post
7 Tahun Pertama Manusia Akan Mempengaruhi Karakternya di Masa Depan

Orang tua Meminta Uang Penitipan Anak

Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan dalam Pengembangan Wisata Religi dan Konektivitas

Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan dalam Pengembangan Wisata Religi dan Konektivitas

Memaafkan Adalah Cara Menenangkan Hati

Memaafkan Adalah Cara Menenangkan Hati

  • Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    Orasi Fathimah Az-Zahra BEM UI di Tugu Tani

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9576 shares
    Share 3830 Tweet 2394
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2534 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Baterai HP Lebih Tahan Lama dengan 5 Kebiasaan Sederhana Ini

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1383 shares
    Share 553 Tweet 346
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    300 shares
    Share 120 Tweet 75
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11859 shares
    Share 4744 Tweet 2965
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Ini Manfaat Kurma Ajwa untuk Menjaga Kesehatan Tubuh

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Anak Yatim Korban Covid-19 Punya Masa Depan

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga