• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

Keluarga Miskin Patuh Prokes Tapi Paling Terdampak Pandemi

04/05/2021
in Unggulan
Keluarga Miskin Patuh Prokes Tapi Paling Terdampak Pandemi

Keluarga Miskin Patuh Prokes Tapi Paling Terdampak Pandemi Foto: IDEAS

79
SHARES
607
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Survei Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menunjukkan bahwa kelompok keluarga miskin sangat patuh terhadap protokol kesehatan namun merekalah pihak yang paling keras terdampak krisis akibat adanya pandemi.

Survei tersebut digelar di lima wilayah aglomerasi utama di Indonesia yaitu Jakarta Raya (Jabodetabek), Semarang Raya, Surabaya Raya, Medan Raya dan Makassar Raya.

Survei dilakukan kepada 1.013 kepala keluarga miskin secara tatap muka sepanjang 7 Januari sampai 11 Februari 2021.

Baca Juga : IDEAS Launching Hasil Riset Ketahanan Keluarga Miskin

97.6 % Keluarga miskin patuh protokol kesehatan tapi paling terdampak pandemi

Pada survei tersebut secara menarik, keluarga miskin tidak banyak terpengaruh langsung oleh pandemi. Sebesar

99,4% responden menyatakan tidak ada satupun anggota keluarga mereka yang terinfeksi Covid-19 dan secara

mengejutkan 97,6% mengaku mematuhi protokol kesehatan.

“Temuan ini cukup mengejutkan, mengindikasikan kesadaran dan kepatuhan protokol kesehatan yang sangat

baik di keluarga miskin, meski secara umum kita melihat masih banyak masyarakat di kawasan metropolitan yang

abai dan tidak mematuhi protokol kesehatan,” kata Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS dalam keterangan tertulisnya pada Senin (03/05/2021).

Dia menambahkan bahwa secara medis pandemi Covid-19 tidak terlalu berpengaruh kepada keluarga miskin, hal justru keras menghantam adalah krisis akibat dari pandemi.

Keluarga miskin mengaku ekonominya sangat terdampak pandemi

“97,9% yang mengaku ekonominya terdampak merasakan berbagai masalah ekonomi yang mereka hadapi mulai dari turunnya penghasilan keluarga, kehilangan pekerjaan hingga pendidikan anak mereka terlantar,” tuturnya.

Dalam penjabaranya Yusuf menjelaskan Sebesar 84,6% responden menyatakan pekerjaan atau usahanya terdampak oleh pandemi,

dengan dampak paling banyak dirasakan adalah usaha sepi pembeli, jam kerja dan gaji dipotong hingga mengalami PHK, sulit mencari pekerjaan baru dan menganggur.

Terdapat Sebanyak 77,2% mengaku turunnya penghasilan keluarga, 76,9% mengaku kebutuhan pangan keluarga mereka terganggu, dan 32,6% kehilangan pekerjaan.

“Responden yang mengaku menganggur melonjak dari 8,3% sebelum pandemi menjadi 14,3% setelah pandemi. Dari 85,7% responden yang masih bekerja setelah pandemi, 17,5% diantaranya mengaku harus beralih profesi untuk dapat terus bekerja,” ungkap Yusuf.

Profesi utama keluarga miskin yang menurun paling banyak karena pandemi adalah buruh pabrik, sopir, penjaga

toko/warung, petugas keamanan, petugas kebersihan, karyawan, buruh bangunan hingga asisten rumah tangga.

“Sedangkan profesi keluarga miskin yang meningkat paling banyak setelah pandemi adalah bekerja serabutan, diikuti buruh lepas/harian, buruh tani, pemulung dan berdagang/ usaha mandiri,”ujar Yusuf.

Disrupsi pada usaha dan pekerjaan keluarga miskin, membuat penghasilan mereka merosot tajam. Penghasilan

responden jatuh dari rata-rata Rp 2,1 juta per bulan sebelum pandemi menjadi rata-rata Rp 1,3 juta per bulan saat pandemi.

“Jatuhnya penghasilan keluarga miskin ini diikuti dengan jatuhnya pengeluaran mereka, dari rata-rata Rp 1,7 juta per bulan sebelum pandemi menjadi rata-rata Rp 1,4 juta per bulan saat pandemi,” ungkap Yusuf.

IDEAS menyarankan pihak terkait untuk mengoptimalkan ruang-ruang intervensi

Dalam rangka meminimalkan beban yang dihadapi keluarga miskin IDEAS menyaranan pihak untuk mengoptimlakan ruang-ruang intervensi agar mereka dapat melewati krisis.

“Pertama, mengintensifkan bantuan sosial dan membuatnya menjadi regular dan permanen selama pandemi

belum berakhir. Beban berat yang telah menyentuh kebutuhan paling dasar yaitu pangan, membuat bantuan

sosial menjadi krusial,” paparnya.

Kedua, intervensi non bansos yang sangat bagi keluarga miskin, terutama intervensi terkait dengan ketahanan pangan dan ketahanan psikologis keluarga miskin.

“Intervensi yang mempromosikan pertanian tanpa lahan atau urban farming terutama untuk keluarga miskin

perkotaan berpotensi besar menopang ketahanan pangan dan bahkan ketahanan ekonomi keluarga miskin,” tutupnya.[Ind/Wld].

Tags: Keluarga Miskin Patuh Prokes Tapi Paling Terdampak Pandemi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Resep Tauto, Taucho Soto Khas Pekalongan

Next Post

Empat Cara Menjaga Amanah Membela Palestina

Next Post
Empat Cara Menjaga Amanah Membela Palestina

Empat Cara Menjaga Amanah Membela Palestina

paket lebaran

Paket Lebaran di ASTON

5 Manfaat Coklat Bubuk untuk Kecantikan Wajah

5 Manfaat Coklat Bubuk untuk Kecantikan Wajah

  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    498 shares
    Share 199 Tweet 125
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3438 shares
    Share 1375 Tweet 860
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6707 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    402 shares
    Share 161 Tweet 101
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7903 shares
    Share 3161 Tweet 1976
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4098 shares
    Share 1639 Tweet 1025
  • Outfit Aurelie Hermansyah saat Datangi Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kebiasaan Pagi yang bisa Menjaga Otak agar Tetap Sehat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga