• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 21 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Saat Dokter Mendiagnosis Anak Mengalami Stunting

18/07/2022
in Tumbuh Kembang, Unggulan
Saat Dokter Mendiagnosis Anak Mengalami Stunting

Foto: Pixabay

80
SHARES
616
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAAT dokter telah mendiagonisis anak mengalami stunting, ada dua kemungkinan penyebabnya. Yang pertama, nutrisi yang tidak adekuat dan yang kedua ada faktor infeksi kronis.

Menurut dr. Lucia Nauli Simbolan, setelah dokter mendiagnosis anak mengalami stunting yang  disebabkan faktor nutrisi yang tidak adekuat, ia akan memberikan langkah-langkah perbaikan nutrisi pada anak.

Mulai dari perhitungan kalorinya, pemberian jadwal makan, hingga volume sekali makan.

Baca Juga: Bedanya Stunting dan Gizi Buruk

Setelah langkah-langka tersebut dilakukan, maka dokter akan mengevaluasi seminggu sampai dua minggu berikutnya.

Dokter akan melihat adakah peningkatan berat badan, jika ada maka untuk jangka panjangnya akan ada kenaikan tinggi badan.

Namun jika stunting pada anak disebabkan oleh infeksi kronis, maka infeksi tersebut harus ditangani terlebih dahulu.

Ingat ya Bunda, stunting ini perlu diagnosis dokter tentang tinggi badan dan berat badan anak yang di bawah grafik normal.

Berbeda dengan anak short stature, mereka memiliki badan yang pendek namun jika ia cerdas, sehat, tidak memiliki infeksi serta tidak ada kesalahan pemberian makan atau tidak kekurangan nutrisi yang adekuat maka tidak bisa disebut mengalami stunting.

Untuk menentukan tinggi badan anak akan dihitung tinggi potensial genetik melalui perhitungan tinggi badan ayah dan ibunya.

Saat bayi kontrol untuk vaksinasi setiap bulannya, dokter akan mengukur tinggi dan berat badan anak pada curva grafik.

Jika naik sesuai grafik maka seharusnya tinggi badan anak juga ikut naik, demikian dengan berat badan anak.

Namun, jika berat badan anak cenderung datar maka ini juga berdampak pada tinggi badan anak yang tidak bertambah secara signifikan.

Anak yang mengalami stunting juga akan berdampak pada pertumbuhan otaknya, selain menggangu pertumbuhan badannya. [Ln]

 

 

Tags: Saat Dokter Mendiagnosis Anak Mengalami Stunting
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Betapa Tingginya Nilai Kejujuran

Next Post

Kisah Abu Bakar yang Takut Dihisab padahal Sudah Dijamin Surga

Next Post
Wasiat Nabi Ibrahim dan Ya`qub kepada Anak-anaknya

Kisah Abu Bakar yang Takut Dihisab padahal Sudah Dijamin Surga

Jangan Biarkan Hasrat Mengalahkan Taat

Jangan Biarkan Hasrat Mengalahkan Taat

Kondisi Masyarakat Sebelum Nabi Nuh Diutus

Kondisi Masyarakat Sebelum Nabi Nuh Diutus

  • Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    Pengguna Tranjateng bisa Masuk Wisata Dusun Semilir Kabupaten Semarang Secara Gratis

    123 shares
    Share 49 Tweet 31
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8694 shares
    Share 3478 Tweet 2174
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    355 shares
    Share 142 Tweet 89
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11479 shares
    Share 4592 Tweet 2870
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    242 shares
    Share 97 Tweet 61
  • Konsolidasi bersama Mitra, Ketua KPIPA: Membela Palestina Bukan Pekerjaan Pribadi

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4443 shares
    Share 1777 Tweet 1111
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    258 shares
    Share 103 Tweet 65
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3912 shares
    Share 1565 Tweet 978
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga